26

162 19 0
                                        

‎Jisoo

Ibu Jennie membuka pintu dengan senyum di wajahnya.

"Kim Jisoo, Selamat pagi." Ucapnya.

"Selamat pagi, Eomma-nim." Jisoo tersenyum.

"Anak-anak masih tidur, bisakah kamu membangunkan mereka untuk sarapan?" tanyanya.

"Tentu saja." Jisoo mengangguk sebelum menuju ke kamar Lisa dan Chaeyoung. Dia membuka pintu dan langsung melompat-lompat di atas tempat tidur. "BANGUN, MAKNAE! SAATNYA SEKOLAH!"

‎"Ya ampun! Maafkan aku, Eomma! Aku mau bangun, jangan khawatir, aku akan sampai tepat waktu, aku janji!" Rose mengoceh sambil menyingkirkan selimut dan mencari celananya.

Jisoo jatuh ke tempat tidur sambil tertawa terbahak-bahak sementara Lisa mengerang keras. "Rosie, kembali ke tempat tidur. Kita tidak sekolah hari ini." Lisa bergumam.

"Oh." Rose berkata dengan mengantuk sambil terhuyung kembali ke tempat tidur.

"Kalian masih mabuk atau apa?" Jisoo tertawa.

"Bangun! Sarapan menunggumu di dapur!"

"Yah Lalisa, kita tidak boleh membiarkan sarapan menunggu. Dia mungkin akan marah." Rose berkata sambil mengguncang bahu Lisa.

‎"Ya Tuhan." Jisoo tertawa sambil berdiri.

"Rapikan rambutmu, ayo ambil makanan." Katanya sambil berjalan keluar kamar menuju kamar Seulgi dan Irene.

Ia merangkak ke tempat tidur dan berbaring di samping kakaknya yang
sedang meringkuk di sisi Seulgi. Irene pasti mengira dia Seulgi karena ia merangkulnya dan mencium kening Jisoo.

Jisoo meringis dan menyeka keningnya. "Yah Unnie! Bangun!" teriaknya.

"YA AMPUN JISOO!" teriak Irene sambil membuka matanya dan mendorong Jisoo menjauh darinya.

"BANGUN!!!!" teriak Jisoo sambil melompat ke tempat tidur. Seulgi mengerang dan melempar bantal ke arahnya, tetapi Jisoo hanya menangkapnya sebelum berbaring di antara pasangan yang lebih tua itu.

"OHHHH SEULGI UNNIE DAN JOOHYUN UNNIE BANGUN!" Jisoo bernyanyi.

‎"Baiklah, baiklah!" teriak Irene sambil duduk. "Lepaskan Jisoo." Dia mendesah sambil menggaruk kepalanya.

"Ahhhh!" Jisoo berteriak ketakutan dan Irene menutup mulutnya dengan tangannya.

"Rambutmu terlihat seperti monster." Dia bergumam dan Irene menatapnya tajam. Jisoo terbatuk di tangannya, membuat Irene berteriak dan melepaskannya.

"Yah Kim Jisoo!" teriak Irene saat Jisoo terkikik dan berlari keluar ruangan.

Setelah membangun semua orang, dia dengan tenang membuka pintu kamar Jennie. Gadis yang lebih muda itu masih tidur nyenyak, dan tidak terganggu.
.


.
.
.
.
.
.

‎Jennie

‎Mata Jennie terbuka karena merasakan Jisoo menyelinap ke tempat tidurnya. Ia segera bergerak lebih dekat, dan merayap ke atas gadis yang lebih tua itu.

If You (Jensoo)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang