1 Tahun Kemudian.
Mata Jisoo terbuka perlahan dan ia menghela napas lega. Jennie berbaring di sampingnya, secantik biasanya. Sinar matahari masuk melalui jendela, membuat kulitnya yang halus bersinar dan rambutnya berkilau. Jisoo tersenyum dan mengusap rambut Jennie, mencium keningnya sebelum menariknya lebih dekat.
Jennie menghela napas mengantuk sambil melingkarkan lengannya di pinggang Jisoo. "Kau tidak akan bangun dalam waktu dekat, kan?" Jisoo berbisik di kepalanya.
"Tidak," gumam Jennie.
"Dan kau juga tidak," kata Jennie sambil memeluknya lebih erat.
Jisoo menghela napas dan mencium keningnya. "Aku mencintaimu." Dia tersenyum.
Jennie tersenyum di dadanya dengan mata tertutup. "Aku mencintaimu."
.
.
.
Mereka duduk di balkon apartemen sambil sarapan dan menikmati pemandangan kota. Jisoo tersenyum bodoh pada Jennie saat gadis yang lebih muda itu sarapan.
"Kenapa kau tersenyum padaku seperti itu?" kata Jennie malu-malu sambil makan buahnya.
"Karena kau cantik," Jisoo tersenyum, membuat Jennie tersipu.
"Makan sarapanmu." Jennie terkekeh.
"Aku tidak lapar." Jisoo tersenyum sambil meraih tangan Jennie di seberang meja.
"Apa yang ingin kau lakukan hari ini?"
"Aku tidak tahu," Jennie mengangkat bahu.
"Aku tidak bekerja hari ini." Dia tersenyum sambil meremas tangan Jisoo.
Keduanya telah berpacaran selama 2 tahun dan tinggal bersama di sebuah kondominium di Hongdae. Jennie bekerja di sebuah perusahaan musik dan sedang meniti karier, sementara Jisoo bekerja sebagai aktris untuk YG.
"Aku berpikir kita bisa jalan-jalan hari ini." Jisoo tersenyum sambil meremas tangannya.
"Mungkin pergi ke taman hiburan." Jennie mengangkat bahu.
"Hmm, apa yang harus kita lakukan pertama?" Jennie bertanya sambil memiringkan kepalanya dengan imut.
"Kurasa taman hiburan." Jisoo berkata.
"Oke, terserah kamu, Chu." Jennie tersenyum.
.
.
.
.
Jisoo tersenyum lebar saat Jennie menyeret tangannya ke wahana berikutnya. Mereka telah berlarian mencoba sebanyak mungkin wahana, sambil makan di sepanjang jalan.
Saat ini Jennie sedang menyeretnya ke wahana ayunan, yang membuat Jisoo sangat ragu untuk menaikinya. Mereka sudah mencoba bomper cars dan gokart, Jisoo yakin dia akan mengalami cedera leher akibat Jennie yang terus mengincarnya.
"Ayo Jisoo!" Jennie tersenyum sambil menariknya bersama.
Akhirnya mereka sampai di wahana dan diikat dengan aman bersama yang lain. Jisoo tidak sabar untuk mencoba wahana ini saat mulai beroperasi. Jennie mengayungkan kakinya dengan gembira dan memegang erat salah satu tangan Jisoo.
KAMU SEDANG MEMBACA
If You (Jensoo)
FanfictionTepat seminggu sejak Jennie mulai memperhatikan gadis itu. Pertama kali dia melihatnya, gadis misterius itu memakai kacamata, membaca buku, dan sesekali menggigit penanya dengan manis. Jennie dan Jisoo sama-sama mahasiswa di universitas YG. Apa yan...
