Part 11 - Hal Menyakitkan

12.1K 647 3
                                        

Laura pov
Beberapa lama diperjalanan, akhirnya aku dan adikku sampai dirumah Rian, kulihat rumah begitu sepi, apa mereka sudah pindah, tapi tidak mungkin karna mereka sudah menetap disini.

"Assalamualaikum" ucap adikku, kami berdiri didepan pagar dan kulihat pagar rumah ini terkunci.

"Kak kayaknya ga ada orang"

"Iya sih, coba bentar deh kakak tanya sama tetangganya.

"Assalamualaikum, permisi bu mau numpang tanya" tanyaku pada seseorang yg rumahnya berada disamping rumah Rian.

"Walaikumsalam, mau tanya apa ya?"

"Ehm, rumah disamping itu apa bener rumahnya Rian?"

"Oh itu, iya itu rumahnya Rian"

"Tapi keliatannya sepi, tadi saya panggil ga ada yg jawab, mereka kemana ya?"

"Memangnya adik ini siapanya? Kok ga tau mereka kemana?"

"Oh saya temen lamanya Rian bu, kebetulan saya baru aja balik ke bandung jadi mau mampir kesini"

"Oh pantesan ga tau, Rian kan hari ini menikah, jadi ga ada orang dirumahnya, mereka semua pergi ke pernikahan Rian"

Deg!!!
Jantungku terasa seperti berhenti, benarkah semua ini, sungguh sangat sakit, Rian sudah menikah, dia mengingkari janjinya, dia tak benar benar menungguku.

"Adik ga apa apa?"

"Oh ya saya ga apa apa, kalo gitu saya permisi bu"

"Oh ya tunggu sebentar" kulihat wanita itu masuk ke dalam rumah, aku masih sibuk dengan fikiranku, hatiku mendadak sakit.

"Ini undangan pernikahan Rian, kalo adik mau kesana" aku mengambil ungdangan yg diberikan olehnya, aku memandangi kertas itu, tiba tiba saja mataku terasa panas dan air mataku menetes.

Aku berlari meninggalkan wanita itu yg mungkin melihatku menangis, aku langsung masuk kedalam mobil, kulihat adikku masih diluar melihatku, dan dia pun langsung menghampiriku masuk kedalam mobil.

"Kakak kenapa kok nangis? Ada apa? Mas Rian kenapa?"

"Dia ga kenapa kenapa, dia udah bahagia, mungkin sangat bahagia"

"Maksud kakak?"

Aku memberikan undangan pernikahan yg diberikan oleh wanita itu tadi pada adikku.

"Ini apa?"

"Kita kesana"

Adikku hanya mengangguk dan langsung menjalankan mobilnya.

Vella pov
Aku mencari keberadaan Daniel yg entah pergi kemana, sudah kutelusuri hotel ini namun tak menemukannya, namun aku teringat satu tempat yg belum aku lihat, taman dibelakang hotel ini.

Aku berlari menuju taman, aku berhenti dan tersenyum karna kulihat Daniel sedang duduk disana sendiri menundukkan kepalanya, terasa hatiku begitu sedih melihat keadaannya.

Aku berjalan pelan menuju tempat duduknya, namun saat sudah dekat pandanganku tertuju pada tangannya yg memegang sebuah...tasbih, bukankah itu milik orang muslim, mengapa Daniel mempunyai itu.

"Daniel" panggilku pelan, kulihat dia tetap menunduk.

"Daniel kau mendengarku?"

"Ya"

"Kau sedang apa? Tak masuk kedalam?"

"Sudah"

"Boleh aku duduk disampingmu?"

"Duduklah" saat aku duduk kulihat dia berdiri dan berjalan pergi meninggalkanku, hatiku terasa sedikit sakit, airmataku menetes, salah apa aku padanya hingga dia seperti itu, apa karna dia sedang sakit hati karna Zahra menikah.

Salah Apa ?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang