Disappointed

32.5K 1.5K 52
                                        

Aku melangkah gontai menuju kamar mandi, sudah 5 hari aku berada di tempat asing ini. Sendirian dan hanya ditemani oleh para pelayan yang tingkahnya sama seperti robot. Aku mendengus kesal mengapa William bisa mempekerjakan pelayan seperti itu. Pria itu tidak pernah datang setelah hari dimana kami pergi bersama.

"Nona, sarapan sudah siap," ucap seorang pelayan. "Ya aku akan segera turun," balasku sambil melepaskan pakaianku dan memulai kegiatan mandiku.

Setelah selesai aku segera turun ke lantai bawah dan menuju ke ruang makan. "William belum pulang?" Tanyaku sambil mengambil posisi di meja makan yang sudah dipenuhi banyak makanan.

"Semalam tuan pulang, tapi tadi pagi-pagi sekali tuan sudah berangkat," jawab sang pelayan sambil membantuku mengambilkan piring. "Duduklah Aline, aku bisa mengambil makananku sendiri," cegahku sambil merebut piringku.

"Tapi nona," ucapnya yang langsung aku pelototi. "Ayo makan," ucapku sambil menyendokkan nasi ke dalam piringku dan piringnya. Aku mengambil beberapa lauk dan mulai memakannya.

"Sejak kapan kamu bekerja di sini?" Tanyaku pada Aline. Dia pelayan wanita termuda di rumah ini, usianya sekitar 25 tahun. Namun dibanding pelayan yang lainnya, dia jauh lebih normal.

"Sekitar 5 tahun yang lalu, nona," jawab Aline gugup. "Panggil saja aku Sherley, lagipula usia kita tidak jauh berbeda," ujarku sambil memasukkan sesendok nasi ke dalam mulutku.

"Baik nona, eh Sherley," ujarnya dengan suara gemetar. "Kenapa kau setakut itu? Aku ini bukan Valak kok, bukan Diana juga, apalagi Anabelle," ucapku sambil memberinya tatapan horor.

Aline tertawa mendengar ucapanku, dia terlihat manis saat tersenyum. "Tidak ada yang pernah tersenyum di rumah ini," jawab Aline yang terlihat lebih bersahabat. "Memangnya kenapa? Apa jika kita tersenyum akan ada hantu yang datang?" Tanyaku sambil mengamati sekelilingku yang sepi. Pantas saja semalam aku merasa ada sesuatu yang bergerak di kamarku, walaupun aku tidak tahu itu apa.

"Tidak ada hantu Sher, yang ada hanya tuan William," balas Aline sambil terkikik. "Jadi William itu hantu? Pantas saja! Tingkahnya sangat aneh, tidak seperti manusia normal!" ucapku sedikit bersemangat.

"Bukan seperti itu Sherley.. Dia hanya kesepian," ucap Aline. "Itu karena kesalahannya sendiri, kenapa jadi orang kok dingin banget," keluhku membuat Aline geleng-geleng kepala.

"Dulu tuan William tidak seperti itu, tapi semua berubah sejak kehadiran nona Kezia," ujarnya membuat aku termenung. "Siapa Kezia?" Tanyaku penasaran.

"Maaf Sher, aku ga bisa ngasih tau kamu.. Aku yakin suatu saat nanti tuan William akan kasih tau kamu," ujar Aline sambil bangkit berdiri.

"Aku senang bisa bertemu denganmu.. Kamu orang yang baik," lanjutnya sambil tersenyum. Aku balas tersenyum. "Aku juga senang.. Setidaknya aku tahu kalau tidak semua pelayan di tempat ini satu spesies dengan robot," balasku sambil tertawa.

Dia tertawa lalu segera pergi meninggalkanku. Ini dia yang paling aku benci, keheningan. Bagaimana pria itu bisa tinggal di tempat sebesar ini hanya dengan beberapa pelayan? Pasti itu yang membuatnya kesepian. Tapi apa hubungannya dengan wanita bernama Kezia? Aku harus menyelidikinya. Aku segera melangkah dari ruang makan, dan berjalan-jalan mengelilingi rumah.

Aku tidak pernah berada di rumah semegah ini sebelumnya. Bahkan menginjakkan kakipun aku belum pernah, tapi saat ini aku malah tidur di tempat bak istana ini. Aku berjalan menuju sebuah pintu yang terpisah dari pintu lainnya. Pintu kamar itu berwarna hitam gelap dan terlihat sangat misterius.

Karena penasaran, aku segera membukanya dan mengintip ke dalam. Dapat aku lihat ranjang berukuran king size yang berada di tengah ruangan. Ruangan ini begitu besar dengan lantai yang di lapisi karpet berbahan lembut Aku melangkah masuk ke dalam. Aku terpesona dengan interior di ruangan ini, semuanya terlihat pas dan elegant. Aku melangkah menuju sebuah pintu di sisi kanan ruangan, aku membukanya dan segera masuk ke dalam.

Teacher In LOVE [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang