Chapter 22 - Misery

2.6K 310 175
                                    

Author POV

Anna kini sedang berada di kamarnya bersama Sassy dan Olivia. Dia terdiam dan enggan berbicara. Dia masih ga percaya dengan apa yang dia lihat.

Sassy yang penasaran dengan apa yang terjadi pun bertanya kepada Olivia dengan suara pelan, "What happened?"

"Emm, Elly pulang bersama seseorang yang Anna kenal"

"Hah? Siapa?"

"Glen"

"Glen? Makhluk dari planet mana tuh?", tanya Sassy.

"Glen itu senior mereka di UKM Teater", Olivia pun menjelaskan.

"Ohh ya ya, gue inget. Anna pernah cerita ada senior yang suka sama Eliza di Teater. Jadi namanya Glen. Kok bisa sih?"

"Ceritanya panjang, intinya Glen ini ngejar-ngejar Eliza dari dulu tanpa sepengetahuan Anna, dan gue ga tau kenapa kok bisa Eliza pulang bersama Glen"

"Hmm, I see"

Tiba-tiba Anna bertanya ke Olivia, "Jadi loe tau ya Liv kalau Glen suka sama Eliza?"

"Iya, tapi gue ga ngira bakal begini jadinya Anne"

"Beritahu gue tentang mereka yang loe ketahui"

Lalu Olivia pun menceritakan apa saja yang dia ketahui tentang Glen dan Eliza, dari mereka bertemu pertama kali di ruang teater, pedekate dimanapun mereka bertemu, sampai pernah Glen membuntuti aka menguntit Eliza gitu sampai rumah.

"Wah, sumpah emang gila tuh orang, ga ada kerjaan lain apa!", komentar Sassy.

"Gimana kalau mereka dijodohkan?", Anna bertanya.

"I hope not. Sebaiknya kita tanya dulu Eliza besok biar kita tidak menebak-nebak", jawab Olivia.

"Setuju. How 'bout you Anne?", kata Sassy.

"Iyadeh, gue juga ga mau berpikir negatif dulu"

"Gitu donk. Udah jangan ketekuk gitu mukanya"

"I'll try you know", kata Anna.

"Okay, ya udah kita cabut yah? Kalo butuh apa-apa kontak gue", lanjut Sassy.

"Thanks kalian berdua"

"No prob", jawab Sassy dan Olivia bersamaan.

Sassy dan Olivia pun langsung pulang dari rumah Anna.

Anna yang capek berpikir langsung memilih tidur.

Eliza POV

Aku berada pada situasi sulit.

Aku ga mengira sama sekali kalau kak Glen bakal berbuat sejauh ini.

Waktu dia muncul pada malam itu, aku sudah tau bakal begini.

Flashback

Honestly, I kinda feel that something will happen this night!

Setelah makan malam, aku hanya memandangi meja, menunggu Papa berbicara.

"It's time", kata beliau akhirnya melihat jam tangannya.

Dan tak lama setelah itu pintu ruang makan terbuka.

Aku dan semuanya langsung menengok untuk melihat siapa yang datang.

Dan aku sungguh shock seketika.

"Kak Glen? What are you doing here?"

"Hello, night everyone. My name is Glen, nice to meet you all", katanya sedikit membungkuk memberi hormat ke semua anggota keluargaku. Dia tampil dengan setelan celana dan jas biru tua yang jauh berbeda dengan pakaiannya di kampus.

Roses and Butterflies (On Editing)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang