2

1.9K 151 8
                                    

Jesssica masih membawa dua namja jangkung dengan jambakan yang ekstrim. Gadis itu uring-uringan tak tentu arah, seuring-uringan Kris dan Sehun yang kesakitan dijambaknya

"yaa, mengapa yeoja ini aneh sekali? Mau membawaku kemana, eoh?" ujar Sehun sudah tak tahan dijajah oleh Jessica seperti ini, Jessica mengacuhkan dan lagi-lagi berubah arah langkah

"oh wae wae? Aissh, ini sakit pabo! Arrrggh kau mau kemana sebenarnya?" kali ini Kris yng mengadu protes. Jesssica malah semakin uring-uringan

"apa yang terjadi pada gadis pendek ini?" timpal Kris

"arrgggh, kau berdua diamlah sebentar! Aku tidak tau dimana UKS!" jawab Jessica polos membuat Kris dan Sehun terhenyak sekaligus lega karena Jessica akhirnya melepas jambakannya

"kau tak tahu dimana UKS? Apa kau benar-benar murid sekolah ini? Yaa, miicchi!" celoteh Kris

"jangan sekolah! Tidak usah sekolah saja sana!" timpal Sehun tak sopan, membuat Jessica harus menjitak kepalnya keras

"kau ini hoobae! Jaga sikapmu Sehan-ssi!"

"omo? Siapa Sehan? Bagaimana bisa dia tidak tahu siapa aku? dasar otak burung!"

"yakk tidak sopan lagi! Jadi kau merasa pintar, begitu? Nilai dibawah 6 begitu saja kok sok sekali!" ujar Jessica dingin

"ah berisik! Aku tidak akan pergi. ke UKS ataupun kelas!" selah Kris mulai mengambil langkah meninggalkan Jessica dan Sehun. Tapi secepat kilat Jessica menahan orang itu agar tidak melancarkan aksi kaburnya. Jessica yang akhirnya sudah melihat atau tepatnya mengingat dimana letak gedung UKS sekolah itu, dengan sigap menyeret Kris dan Sehun ke tempat tersebut.

***

[kelas khusus]

Jung Yunho mulai gelisah menanti anak didiknya yang tak kunjung datang. Kai yang lebih suka tak belajar begini dengan leluasa bisa menonton video tarian break terbaru di Youtube silently, sedangkan Yoona mengusir kebosanan dengan mengecat kuku tangannya dengan kutek yang dibawakan eomma-nya dari Swiss kemarin. Lain lagi dengan Taeyeon yang asyik mencoret bukunya dengan rumus-rumus aneh. Tinggallah Luhan yang diam membisu nyaris mati bosan.

"Taeyeon-si! Tidak bisakah kau menghubungi Kris? Kukira kau dan dia sempat dekat. Masa iya kau tidak punya nomor kontaknya?" ujar Luhan pada Taeyeon pelan, Taeyeon  yang selalu sensitif ketika sudah membahas soal Kris kini memutar matanya kesal untuk Luhan

"tidak ada. Lagipula ada Kai yang bisa kau mintai id kontak Sehun, kan? Atau Jessica kepada Yoona mungkin?" jawab Taeyeon sarkastik membuat Luhan menjadi takut

"yah Taeyeon apa yang terjadi padamu? Kau mendadak jutek begitu!" adu Luhan, tapi sepertinya Taeyeon tidak ingin membahas apapun lagi menyangkut yang barusan. Merasa diabaikan, Luhan makin merasa mati bosan

"kenapa aku harus ikut kelas ini? Duhh!" dengan berbisik Luhan bergumam untuk nasibnya yang menurutnya sangat malang, Yoona yang mendengarnya tak mau tinggaal diam, merasa Luhan mengeluh karena dirinya dan keempat anak berandalan lain segera melakukan aksi protesnya

"cih! Keluarlah saja dari kelas ini!" Luhan terkejut dengan respon Yoona. Mengapa semua orang jadi judes kepadanya begini? Luhan bergidik ngeri.

"ah jeongmal! Kalaupun aku bisa keluar, aku akan keluar sejak beberapa jam yang lalu!" tegas Luhan

"namja sok pintar!" hardik Yoona

"sok? Kukira itu fakta !?" balas Luhan yang kini suasana hatinya sangat buruk

"Akkh Molla!" teriak Yoona dengan suara dalam memilih mengabaikan Luhan. Dalam hati Yoona mengeluh, bagaimana mungkin tadi ia sempat tertarik pada  namja se-menyebalkan ini?

BASTARD✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang