eleventh

25K 1.4K 23
                                        

sudah 5 hari (Namakamu) berada di rumah, dan sekarang keadaannya semakin membaik

malam ini akan dilaksanakan sholat tarawih, dan besok pagi adalah sahur pertama.

Iqbaal dan (Namakamu) akan membeli bahan makanan untuk sahur nanti

mereka sudah berada di salah satu super market dekat dengan rumah

Iqbaal mendorong trolly dan (Namakamu) berada di samping nya

"mau sahur pake apa?" tanya (Namakamu)

"apa aja yang, tapi harus ada sayurnya" ucap Iqbaal

mereka berjalan menuju tempat sayuran dan juga buah-buah-an

"aku bikin sup ayam ya, nanti sama ikan salmon dipedesin" ucap (Namakamu)

Iqbaal mengangguk setuju "nanti malem kita teraweh ya"

(Namakamu) mengangguk, mereka sudah selesai berbelanja dan sekarang meraka berada di dalam mobil menuju rumah

"yang masih sakit?" tanya Iqbaal

"apaan?" tanya (Namakamu)

"ituu" ucap Iqbaal sambil menaik-turunkan alisnya

(Namakamu) melebarkan matanya "ish! gausa dibahas!"

semalam mereka memang melakukan ----- *sinyal ilang;v

Iqbaal tertawa "aku kan nanya doang yang"

"bawel ah! udah fokus nyetir aja nanti nabrak" omel (Namakamu)

Iqbaal tersenyum "cepet-cepet ada di perut bunda sayang" ucap Iqbaal sambil mengelus perut (Namakamu)

(Namakamu) tersenyum bahagia

🐣

Iqbaal dan (Namakamu) sedang menyiapkan mukena, sajadah, sarung dan lain lain untuk mereka terawih nanti sehabis sholat maghrib di masjid dekat rumah

"Iqbaal peci kamu ada di lemari bawah" ucap (Namakamu)

"gausah pake peci lah yang, gini aja" ucap Iqbaal

"kamu mau mamerin rambut kamu dan ngebuat cewek-cewek pada deketin kamu iya?! sok ganteng banget kamu, jangan geer deh" cerocos (Namakamu)

Iqbaal mengecup pipi istrinya "bilang aja cemburu susah banget sih yang"

"siapa yang cemburu? pede kamu ish!" ucap (Namakamu)

"ngaku aja kenapa sih? Kamu gamau kan rambut aku diliat banyak cewek-cewek karna nanti mereka naksir aku? Emang kalo liat rambut aku yang badhai ini kebanyakn langsung jatuh cinta gitu, kaya kamu iya gak?" ucap Iqbaal mencolek dagu (Namakamu) dan menaik turunkan alisnya

"serah lu bray!" balas (Namakamu) dan ia kembali fokus melipat

"neng akang mau minta maaf nih" ucap Iqbaal sambil duduk di atas kasur menghadap ke (Namakamu)

"jangan duduk disitu sarungnya berantakan lagi, cape ni gue" ucap (Namakamu)

"maafan dulu neng" ucap Iqbaal manja

[3] Life After MarriageCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang