Mermaid

2.7K 208 13
                                        

" Clara ! Benarkah itu kau Clara ? " Terdengar sebuah suara dari belakang Clara, jika ia tidak salah suara itu adalah suara pangeran Akbar Luke Ferguson.

Clara membalikkan badannya untuk menghadap ke sumber suara, dan benar seperti dugaannya. Pangeran Akbar Luke Ferguson sedang berjalan kearahnya sambil tersenyum senang. " Luke, seharusnya kau sedang berada di High School kan ? "

Luke mengangguk pelan. " Iya, tapi aku harus kembali ke kerajaan. Ada sedikit bencana di sana. "

" Boleh aku tahu bencana apa ? "

" Seperti yang pernah terjadi, raja iblis kembali menyerang beberapa kerajaan untuk memperluas daerah kekuasaannya. "

Clara mengangguk paham, lalu mengambil pedang yang berada di bawah kakinya dan menatap ke arah Luke sambil tersenyum. " Mau ikut bersama kami ? Setahuku​, perjalanan kami melewati kerajaanmu kan ? "

Luke mengangguk. " Tentu aku mau, mungkin aku bisa sedikit membantu kalian nanti. " Kata Luke lalu tersenyum. " Sepertinya kita kedatangan tamu. "

Clara langsung membalikkan badannya dan mendapatkan Edward, Niora, Rian, Carlos dan Keyla yang sedang berjalan kearahnya sambil tersenyum. " Dari mana saja kalian ? Dan kau Keyla, mengapa kau meninggalkan pedang ini disini ? "

Edward langsung memeluk Clara, membuat Clara terkejut. " Aku sangat menghawatirkanmu Clara, aku bisa bernapas lega melihatmu baik-baik saja. "

" Baiklah, maafkan aku yang telah membuatmu khawatir. Tapi bisakah kau melepaskan pelukanmu ? Aku tidak bisa bernapas. " Kata Clara yang sudah hampir kehabisan napas karena Edward memeluknya sangat erat.

Edward melepaskan pelukannya lalu tersenyum senang, tanpa sengaja tatapannya bertemu dengan tatapan Luke. " Luke, kau ada disini ? "

Luke mengangguk pelan, " Aku harus balik ke kerajaan, karena ada sedikit bencana di sana. " Ucap Luke.

Edward mengangguk. " Kau bisa ikut bersama kami, lagi pula kita satu arah. " Ujar Edward yang dibalas dengan anggukan dari Luke.

Clara kembali menatap kearah Keyla sambil tersenyum, sedangkan Keyla hanya menatap kearah Clara dengan tatapan tidak suka. " Ini pedangmu, jaga ini baik-baik. "

Keyla langsung menyambar pedang yang ada di tangan Clara lalu menatap ke arah lain, ia tidak mau menatap ke arah Clara apalagi untuk bicara dengannya.

Clara menghembuskan napas berat, ia tidak suka jika harus terus-menerus​ bermusuhan dengan Keyla. Clara ingin masalah ini terselesaikan, tapi sepertinya tidak dengan Keyla. " Terserah apa yang kau lakukan kepadaku Keyla, aku tidak peduli. Kau adalah sahabatku, dan tetap akan tetap menjadi sahabatku. "

Keyla tidak peduli dengan perkataan Clara, sedangkan Niora hanya menatap Clara dengan sedih. Niora berjalan kearah Clara lalu menarik tangan Clara untuk pergi mengikuti Edward dan Luke yang sudah berjalan.

" Aku tahu kalau Keyla tidak akan sanggup marah denganmu lebih lama, " gumam Niora seraya berjalan di samping Clara. " Bersabarlah, Keyla hanya perlu menenangkan pikirannya. "

Clara hanya mengangguk pelan sebagai jawaban atas pertanyaan Niora, dan terus berjalan mengikuti Edward, Luke, dan Rian, sedangkan Carlos dan Keyla berjalan dibelakang mereka.

Adventure Of Witches ElementCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang