Malam hari di pedesaan tersebut tidak ada satu pun yang keluar. Memang sudah menjadi kebiasaan orang-orang di sini untuk tidak keluar pada malam hari. Hal ini membuat Clara dan yang lainnya sedikit terhalang, pasalnya mereka setiap malam akan membahas rencana-rencana yang akan mereka lakukan besok pagi.
Clara yang sedang menemani Edward membersihkan pedangnya hanya diam tanpa bicara apapun. Pikiran Clara masih terus berpikir. Apakah ia harus menemui keluarganya dulu atau raja iblis terlebih dahulu ?
" Bukannya kamu sudah setuju untuk menemui keluargamu dulu ? " Tanya Edward setelah ia selesai membersihkan pedang kesayangannya.
Clara mengerutkan keningnya sambil menatap kearah Edward. " Kamu baca pikiranku ya ? "
Edward mengangguk sambil tersenyum. " Habis dari tadi kamu Hanya diam. "
Clara memutar bola matanya malas. " Sudah berapa kali aku peringatkan ? Jangan sembarangan membaca pikiran orang ! "
" Aku hanya penasaran. " Jawab Edward. " Kalau bisa keluar, aku ingin berkumpul bersama malam ini. "
Clara hanya mengangguk setuju dengan perkataan Edward.
Baru saja Edward ingin berucap, ketukan pintu membuat nya menunda perkataannya. Dengan malas Edward berjalan kearah pintu dan membukanya.
" Edward, beberapa warga di desa ini di serang ! " Ujar Carlos dengan raut wajah ketakutan. " Keyla tidak sadarkan diri dan Niora hilang ! "
" Ba... Bagaimana bisa ? " Tanya Edward bingung.
Carlos menggeleng. Ia juga tidak tahu bagaimana hal ini bisa terjadi. " Kita harus menyelesaikan masalah ini sekarang juga ! "
Edward mengangguk setuju kemudian kembali masuk ke dalam untuk mengambil pedang dan mengajak Clara untuk ikut. " Clara, kita ada masalah. "
" Masalah apa ? " Tanya Clara bingung.
Edward menarik tangan Clara untuk segera keluar. " Lihatlah sendiri nanti. "
Semua warga terlah berkumpul di luar dengan raut wajah ketakutan. Ada beberapa warga yang tidak sadarkan diri terbaring tak layak di atas tanah. Dan yang lainnya hanya berdiri tanpa melakukan apapun.
" Apa yang terjadi ? " Tanya Clara bingung.
" Kita di serang. " Jawab Rian. " Dan Niora hilang. "
" Keyla ? " Tanya Clara kepada Rian.
" Tidak sadarkan diri. "
Mendapat jawaban dari Rian, Clara langsung berlari untuk melihat keadaan Keyla. Benar apa yang di katakan Rian. Keyla sedang terbaring di atas ranjang dengan mata terpejam.
" Ada yang ingin kau katakan. " Ujar Carlos ketika melihat Clara yang berdiri mematung ketika melihat Keyla. " Menurutmu, siapa yang melakukan semua ini ? "
Clara menghembuskan napas kasar kemudian mendekat kepada Keyla. Tangannya yang putih menyentuh dahi Keyla dengan pelan.
Carlos yang berada di dekat Clara dan Keyla hanya memperhatikannya dengan diam. Carlos tahu kalau Clara menggunakan kekuatan segelnya untuk membuat Keyla kembali sadar.
Kedua mata indah milik Keyla pun kembali terbuka secara perlahan. Bukan senyuman yang di perlihatkan oleh Keyla, tetapi kegelisahan. " Kita harus segera membunuh raja iblis itu, tak ada kesempatan lagi untuk menemui kerajaan Born terlebih dahulu. "
Clara tersenyum manis seraya menggenggam tangan Keyla. " Akan kita laksanakan. "
Carlos berpikir keras akan hal ini. " Aku tidak habis pikir, apa tujuan raja iblis yang sebenarnya ? "
KAMU SEDANG MEMBACA
Adventure Of Witches Element
FantasíaUlfa adalah seorang gadis yang bersekolah di sekolah sihir. Tanpa dia sadari ternyata ia mempunyai saudara laki-laki. Setelah bertemu dengan kakaknya, Ulfa bersama teman-teman nya berencana untuk mencari orang tuanya. Di saat ingin mencari keberadaa...
