Kerajaan Ferguson

2.8K 190 3
                                        

Luke menghentikan langkahnya di sebuah gerbang besar yang di dalamnya terdapat sebuah kerajaan yang besar. " Selamat datang di kerajaan Ferguson. "

Semuanya menghentikan langkah mereka lalu mendongak untuk melihat istana milik Luke, tidak ada yang mengagumkannya kecuali Clara dan Rian. Semua penjaga dan pelayan istana membungkuk hormat kepada mereka, hingga mereka sampai di suatu tempat yang terdapat dua bangku singgasana yang besar. Di bangku itu sudah ada seorang wanita, dan pria paruh baya—yang Clara yakini bahwa mereka adalah raja dan ratu.

" Kau sudah kembali pangeran Luke, dan tampaknya kau juga membawa teman-temanmu. " Kata raja tersebut sambil tersenyum.

" Iya ayah. " Balas Luke sambil membungkuk hormat.

" Senang bisa bertemu denganmu lagi raja Edward George. " Ucap ratu sambil tersenyum kearah Edward.

" Senang juga bisa bertemu dengan anda ratu. " Balas Edward.

" Ayah, ibu, perkenalkan, mereka adalah teman-temanku. Yang ini raja Edward George, Putri Keyla Alcander, pangeran Carlos Curcio, Putri Niora Russell, pangeran Rian Born, dan putri Clara Born. "

Seketika itu raja dan ratu langsung terkejut, lalu menatap kearah Rian dan Clara. " Aku tidak menyangka akan bertemu dengan kalian disini. " Kata raja lalu kembali tersenyum.

Ratu bangkit dari singgasananya lalu berjalan kearah Rian. " Kau sangat mirip dengan pangeran Harry. " Ujar ratu lalu berpaling kearah Clara. " Tapi kau tidak mirip dengan mereka sayang, kau sangat mirip dengan ratu Bella, bukankah bergitu raja Edward George ? "

Edward hanya menatap Bella sesaat lalu kembali berpaling kearah ratu. " Hanya wajahnya yang mirip, tapi tidak dengan sikapnya. "

Ratu tertawa lalu berjalan ke arah Edward. " Itulah yang saya harapkan. Tidak ada yang menyukai sikap dari ratu Bella kecuali engkau raja Edward George, bukankah bergitu ? "

Edward mendecih kesal, kedua tangannya sudah menggepal karena marah. Clara yang tahu bahwa Edward sedang marah, langsung mencari alasan untuk pergi dari tempat itu secepatnya.

" Yang mulia ratu Ferguson, saya mohon izin untuk berjalan-jalan ke taman sebentar. Apakah Anda mengizinkannya ? " Tanya Clara dengan sopan.

Ratu kembali tertawa. " Tentu Putri Clara Born. "

Clara membungkuk hormat lalu menarik tangan Edward untuk pergi dari ruangan itu secepatnya. Edward hanya mengikuti Clara tanpa berbicara satu kata pun, karena ia sudah tahu dengan apa yang Clara pikirkan.

Clara melepaskan genggaman tangannya ketika mereka sudah sampai di sebuah taman yang terletak di belakang istana. " Aku tahu kalau kau sangat mencintai ratu Bella, tapi kau juga harus bisa menahan emosimu Edward. Orang bisa saja memanfaatkan kemarahanmu itu. "

Edward hanya melipat kedua tangannya di dada dan hanya diam tanpa mengatakan apapun.

" Kamu adalah seorang raja, jangan terpengaruh dengan perkataan orang lain. " Kata Clara lalu menarik napas panjang. " Aku sudah memikirkan tentang ini sebelumnya, dan sekarang aku ingin mengatakannya kepadamu. "

Edward tetap diam, tatapannya lurus menatap kearah Clara. Suaranya enggan untuk keluar.

" Aku tidak pantas menjadi pengganti ratu Bella, mungkin ada orang lain yang lebih pantas menggantikannya. " Ujar Clara lalu menatap kearah Edward sambil tersenyum kecil. " Bukankah bergitu raja Edward George ? "

Adventure Of Witches ElementTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang