Sebuah tamparan kembali mendarat di pipi Edward. " Ikuti aku sekarang, kita harus menyelesaikan masalah ini sekarang juga ! " Tegas raja lalu menarik tangan Edward secara paksa menuju ruangannya. " Setelah ini kita akan bicara Roseline ! "
👑👑👑👑👑
Raja membawa Edward kedalam ruangan Edward yang sudah lama tidak terpakai. Edward menatap ruangannya itu dengan sedih, kenangannya dengan Bella kembali terputar di pikirannya seperti sebuah film yang terputar kembali.
" Jangan di ruangan ini ayah, aku mohon. " Pinta Edward sambil menundukkan kepalanya. Ia tidak sanggup mengingat semua kenangan-kenangan Bella, ia tidak sanggup.
" Aku membawamu ke sini untuk membuatmu memikirkan kesalahanmu Edward. " Ucap raja lalu mendudukkan tubuh Edward keatas ranjang.
Edward menjambak rambutnya frustasi, ini adalah hukuman yang paling besar dari semua hukuman yang pernah ia terima. " Maafkan aku ayah, aku tahu aku salah. "
Raja menghembuskan nafas kasar lalu memegang kedua pundak Edward." Jelaskan padaku Edward, kenapa kau melakukan semua ini ? Aku tahu kau tidak mungkin melakukan kesalahan ini tanpa alasan yang kuat. "
Edward mengangguk. " Ayah tahu kan tentang aku yang sedang mencari rekarnasinya Bella ? Dan aku sudah menemukannya, dia adalah seorang gadis yang terlahir dari kerajaan Born—namanya Putri Clara Ulfa. "
" Jadi, kenapa kau bisa mengatakan bahwa ia adalah istrimu ? " Tanya raja bingung.
" Jadi pada suatu hari, raja iblis menyerang High School untuk mendapatkan Clara. Clara terluka, dan kehilangan darahnya. Tanpa berpikir panjang, aku memberikan darahku kepadanya—dan semuanya terjadi. " Jelas Edward sambil terus menunduk.
" Apa hubungannya dengan ibumu Edward ? "
Edward menggepalkan tangannya marah. " Dia bukan ibuku ayah, ibuku hanya satu. Nama ibuku adalah Eliana George, bukan Roseline George ! "
Raja mendesah kesal. " Baiklah, aku tahu kau tidak pernah menganggap Roseline sebagai ibumu. Tapi bisakah kau mengatakan kenapa kau mengaitkan Roseline dengan Clara ? "
Edward mengeluarkan sebuah surat yang mereka dapatkan dari ruangan Clara tadi pagi. " Bacalah ayah, bukannya itu tulisan tangannya ? "
Raja menaikkan sebelah alisnya bingung. " Iya, tapi apa kau yakin ? "
" Tentu, bukannya dia tidak pernah suka denganku. Jadi, bukanlah hal yang mustahil jika ialah yang melakukannya. "
Raja mengangguk. " Tunggu sampai aku bicara dengan Roseline. Kontrol emosimu. "
Edward mengangguk paham, lalu menunduk hormat sebelum pergi.
👑👑👑👑👑
Roseline berjalan menyelusuri ruang bawah tanah dengan sebuah lentera di tangan sebelah kanannya—dan sebuah nampan di tangan sebelah kirinya. Tidak ada seorang pun di ruangan bawah tanah itu, karena memang tidak ada yang tahu tentang ruangan bawah tanah itu.
Kini Roseline sudah berdiri di depan seorang gadis yang sedang terduduk lemah di atas lantai pualam. Tubuhnya telah di hiasi dengan luka-luka, rambutnya acak-acakan, dan tubuhnya diikat dengan rantai.
Roseline menaruh nampan yang ia bawa tadi ke depan gadis itu." Makanlah, aku tidak mau kau mati sebelum aku mendapatkan apa yang aku inginkan. "
KAMU SEDANG MEMBACA
Adventure Of Witches Element
FantasyUlfa adalah seorang gadis yang bersekolah di sekolah sihir. Tanpa dia sadari ternyata ia mempunyai saudara laki-laki. Setelah bertemu dengan kakaknya, Ulfa bersama teman-teman nya berencana untuk mencari orang tuanya. Di saat ingin mencari keberadaa...
