Ini hanyalah cerita seram yang menggunakan nama artis korea. Happy reading^^
Thank you @yoonha0504 for this beautiful cover^^
Start : 03/02/17
#12 in horror on 030717
@Iceuhyun story 2017
Seorang gadis kecil bernama Soyeon sedang sibuk melihat sebuah kedai. Sesampainya di bahagian rak yang paling hujung, terdapat sesuatu yang pelik. Dia memeriksanya dan mendapati sebuah boneka yang sangat cantik memakai gaun jingga gelap kebiruan dengan sarung tangannya yang tampak serasi. Soyeon memohon dan merengek pada ibunya untuk membelikan boneka tersebut, dan ibunya berkata,
“Mungkin ibu akan belikan jika kamu berkelakuan baik”
Pada hari yang sama, ibu Soyeon kembali ke kedai tersebut dan membeli boneka itu tanpa memberitahu Soyeon. Setelahnya ibu Soyeon menyempatkan diri untuk pergi ke rumah Encik Park dan Puan Park.
Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.
Ibu Soyeon menjemput Soyeon lebih awal dari biasa. Dengan wajah sembab Ibu Soyeon memberitahu,
"Hari ini Encik dan Puan Park meninggal sebab rumah mereka kebakaran."
Soyeon hendak mempertanyakan musibah itu namun ibunya segera berkata,
"Tapi hari ini ibu membelikan boneka ini untukmu."
Soyeon mengamati boneka itu dan melihat sesuatu yang aneh, "Ibu, kenapa boneka ni mengacungkan dua jari macam piece?"
Ibu Soyeon hanya mengangkat bahu dan terus memandu untuk pulang.
Jam 08:00 malam, Soyeon tidur, bonekanya di simpan di almari bawah supaya tidak rosak. Tengah malam, Soyeon mendengar suara,
“Soyeon, jomlah main dengan aku” Soyeon ingat itu hanya salah dengar lalu dia kembali tidur. Tapi kemudian suara itu terdengar lagi,
"Soyeon, aku ada pisau! Jomlah main dengan aku!" Soyeon tetap mengacuhkannya dan pura pura terlelap. Dan dia mendengarnya lagi, "Soyeon, aku naik ke atas ya!" Suara itu terdengar semakin jelas, dan Soyeon mulai gelisah. "Soyeon... Aku buka pintu bilik kau ya!"
Soyeon semakin takut sampai tubuhnya menggeletar. Dia segera bangkit dari tempat tidur lalu sembunyi di dalam almari.
"Soyeon... Kau tak bokeh sembunyi dariku!" Soyeon memelan deru nafasnya. Kemudian, sesuatu itu kembali mengatakan hal yang membuatnya merinding hebat, "Soyeon...! AKU DAH BUNUH ORANG TUA KAU!" Pintu almari bergoncang hebat, Soyeon berusaha menahannya sambil memejamkan mata dan menahan tangis.
Esok harinya :
Kawan-kawan Soyeon pergi ke rumahnya untuk mengajak Soyeon bermain. Namun berkali kali mereka mengetuk pintu, tak seorang pun menjawab, jadi mereka masuk dan memeriksa bilik Soyeon. Mereka mendapati sebuah boneka terbaring di katil dengan tangannya mengacungkan empat jari.