37. The Wedding (End)

1.8K 55 3
                                        

3 minggu kemudian

Resepsi pernikahan reegan dan nicca akan segera di laksanakan beberapa jam lagi, undangan mewah sudah di sebar luaskan. Banyak sekali jamuan makanan dan berbagai macam souvenir sudah berjejer rapih di sudut-sudut ruangan.

Tamu undangan sudah ada berdatangan, banyak sekali karyawan dan kolega bisnis datang memenuhi ballroom hotel milik Glorry ini. Semuanya menatap kagum akan dekorasi ruangan yang elegan dan mewah ini.

Zac dan zacky tengah sibuk menyapa para tamu sesekali mengobrol singkat sedangkan Nicca dan Reegan tengah berdebat masalah gaun di kamar hotel VVIP miliknya

"Queen, ganti gaun lo astaga itu terlalu terbuka" rengek reegan yang entah sudah ke berapa kali nya

"Terbuka apanya reegan, hanya menunjukan punggung, bahu dan leher saja apa salah?" Jawab nicca kesal

"Salah ! Salah besar queen. Nanti banyak pasang mata keranjang yang lirik lirik body lo. Gue aja yang suaminya belum merasakan" gerutu reegan sambil cemberut

"Ya tinggal merasakan" celutuk nicca polos

"Queen, bukan waktunya. Nanti abis resepsi gue makan lo!" Geram reegan

"Emang muat?" Tanya nicca bodoh

"Errr lepas gaunnya queen. Gue gak suka!"

"Tapi gue suka! Lo kenapa protektif gini sih?!"

"Lo kan istri gue!"

"Lah terus?"

"Ya lo sih pilih gaun yang kaya gitu."

"Lo aja yang gak--"

"Mr. Mrs Lord acara akan segera di mulai" potong seorang maid yang masih di ambang pintu lalu keluar begitu saja.

"Tuh kan acaranya udah mulai, ayo!" nicca menarik lengan reegan dengan paksa.

"Tapi-

"Gak ada tapi tapian reegan, nanti aja di lanjut ngomongin itunya" jelas nicca yang masih menarik reegan

"Yaudah iya iya" sahut reegan malas

"Tapi lo jangan narik narik gue kaya gini dong! Gue bukan kambing lo, gue suami lo astaga!" Gerutu reegan dengan suara yang cukup keras

"Hehe, iya maaf. Lo sih lama banget pake rengek rengekan segala. Gue pusing dengernya!"

"Kan semua--

"Udah diem, berjalan dengan anggun menuju kursi pengantin" tegas nicca kembali dingin

"Dasar tukang perintah! Ice queen" Gerutu reegan pelan tapi masih terdengar oleh telinga nicca.

____ _

"Tuh kan queen banyak yang liatin lo! Gue gak suka" gerutu reegan pelan sambil merangkul nicca posesif

"Lebih tepatnya liatin kita, kita kan pengantin nya" desis nicca.

"Ciee kita ciee" sahut reegan yang di balas cubitan di pinggangnya

"Berisik lo!" Desis nicca dingin.

Satu persatu tamu undangan menyalami pasangan pengantin itu. Zac dan zacky menghampiri kedua mempelai itu

"Selamat ya honey, akhirnya lo menemukan kebahagiaan lo juga" bisik zac sambil memeluk nicca

"Selamat ya ade gue tarzan, akhirnya lo gak jomblo lagi" bisik zacky sambil memeluk nicca

"Iya sama sama kak, udah ih geli gue. Foto aja yuk. Reegan fotoin ya?" Ucap nicca sambil menyodorkan SLR pada reegan

"Kok gue sih? Gue kan pengantin nya masa gue yang di suruh motoin. Yang ada gue ikut di foto" gerutu reegan yang di balas tatapan dingin ketiga kakak beradik itu.

Dengan hati dongkol sambil wajah di tekuk reegan menyahut kameranya lalu menjepret beberapa foto.

Setelah sesi foto memfoto itu zac dan zacky kembali menyapa tamu undangan. Dan max tiba tiba muncul entah dari mana lalu menghampiri mereka

"Selamat ya bro, akhirnya lo nikah dengan zacqueen dan bisa melupakan tania tania lo itu" celutuk max sambil menyalami reegan lalu berpelukan ala pria.

Saat max menyalami nicca dan hendak memeluknya, reegan memukul kepala max pelan

"Lo mau ngapain? Peluk peluk istri gue?" Tanya reegan garang.

"Elah, penganten prianya posesif banget sih. Gue cuma pengen peluk tanda selamat aja" ledek max sambil melirik lirik reegan

"Ya..tapi kan.. gak usah peluk peluk juga!" Gerutu reegan gelisah yang di sambut gelak tawa geli tamu undangan. Tanpa sadar reegan berbicara sangat keras.

Ia sangat malu sekarang !

saat aunt milley menyalaminya tiba tiba aunt milley memeluk nicca lalu menangis di pelukan nicca

"Maaf kan aunty honey, maafkan aunt. Aunt sama sekali tidak tahu kalau yang menganiaya kamu itu rey. Sebab rey kamu jadi menderita" jelas aunty miley sambil menangis tersedu sedu

"Tak apa aunty. Lagi pula aku baik baik saja kok" ucap nicca sambil mengelus elus punggung aunty milley

"Terima kasih. Selamat ya honey akhirnya kamu menikah juga. Sekali lagi maaf ya" ucap aunty milley sambil mengusap air matanya dan tersenyum lalu melenggang pergi.

Nicca tersenyum hangat ke arah aunty milley lalu kembali menatap reegan, namun reegan malah menatapnya datar

"Apa?" Tanya nicca

"Ugh, lo sih gampang banget maafin orang, baikin orang jadi ada yang jahatin lo! Seharusnya lo benci sam--

"Ssstttt" nicca menempelkan jari telunjuknya di bibir reegan

"Membenci seseorang dalam jangka waktu yang lama bisa jadi dendam bukan? Dan dendam pada seseorang bukan lah hal yang baik" jelas nicca lembut

"Ya tapi kan--

"Lo pernah denger gak pepatah yang katanya benci jadi cinta. Nah lo mau kalau gue terus terusan benci sama rey trus nantinya gue cinta sama rey? Ha!"

"Ya ng..gak lah! Fine lo benar. Oh istri gue emang cerdas. Love you more" ucap reegan lalu memeluk erat nicca tanpa sadar dirinya masih dalam acara resepsi.

"Reegan?"

"Hm"

"Gue pegel"

"Ck, kebiasaan lo" gerutu reegan sambil cemberut

Cup

Nicca mencium pipi kiri reegan

"Jangan ngambek, sayang" bisik nicca

"Iya iya" sahut reegan malas

"Ayo pergi dari sini, gue pegel reegan, semalaman berdiri terus! Gue pengen istirahat lalu tidur" ketus nicca lalu berbalik meninggalkan reegan

"Iya queen, astaga jangan ninggalin suami lo dong. Dan apa tadi tidur? Kita kan belum malam pertama" teriak reegan saat berhasil mensejajarkan langkahnya dengan nicca

"Gue cape, pengen tidur titik!"

"Tapi que--"

"Tidak ada bantahan!" Tegas nicca dingin lalu meninggalkan reegan, lagi

Dan

BLAM !!

pintu kamar hotel di tutup tepat di depan wajah reegan

"Yang sebenarnya jadi suami siapa sih!!" Gerutu reegan sambil mengacak acak rambutnya frustasi

.

.

.

Untuk part 38 aku private

~Lord & Queen Ice __ 612~

Thank You
To Be Continued
Ig : Anggunika_12

Lord And Queen IceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang