ZACQUEEN
Entah mengapa sekarang aku berada di danau bersama reegan. Ia tiba tiba saja menariku dengan kasar hingga pergelangan tanganku memerah ke dalam mobilnya lalu membawaku ke danau tak di kenal ini. Awalnya aku di buat bingung oleh sikapnya yang tiba tiba marah padaku lalu membawaku seenak jidatnya tapi setelah mendengar pengakuannya aku jadi melow gitu dan tidak tahu apa yang aku rasakan sekarang.
Posisi kami sekarang tengah perpelukan di tepi danau. Gak usah iri! Hehe. Jujur saja ini sangat nyaman, aku enggan melepasnya. Ia terkikik geli saat hendak melepas pelukannya tapi aku menahanya. Aku merindukan ini.
"Queen sudah peluknya" ia masih terkikik "naik perahu yuk" aku mengangguk sebagai jawabannya. Ia mencium keningku dalam, uh aku meleleh di buatnya.
Reegan mengiringku ke perahu tanpa melepaskan pendangannya dari ku. Aku malu
"Gak usah blusing gitu queen, aku jadi ingin mencium mu" ucapnya yang membuatku melotot padanya dan ia tertawa terbahak bahak.
"Sebagai lelaki yang baik, aku tidak ingin menodai dengan mencium gad--"
"Tadi kau menciumku" potong ku cepat
"Itu kan di kening queen, sebagai wujud rasa sayangku. Kalau ini dan ini" reegan mengusap pipi dan bibir ku "itu kalau sudah sah" ujarnya tulus
Wajah ku matang sekarang
Tanpa ku sadari sekarang aku sudah di tengah danau bersama reegan yang sedari tadi mendayung perahunya. Bayangkan, reegan lengkap dengan stelan jasnya dan aku lengkap dengan rok span dan blezer serta highheels yang sedari tadi menempel di kaki ku berada di atas perahu. Padahal niat ku keluar untuk memesan kue ke aunt milley.
Tunggu, kue?!
KUE ULANG TAHUNKU!!
Parahnya aku melupakannya
Gara gara lelaki di hadapanku ini
"Reegan aku ingin pulang" kataku cepat. Ia menyerit bingung
"Kenapa?" Tanya nya
"Mau memesan kue"
"Untuk?"
"Untuk ulang tahun ku lusa"
"Ha?!" Reegan memicingkan matanya
"Kau tidak mengundangku?"
Aku memutat bola mata ku
"Yeah, datang lah" ujarku malas.
___ _
"Lo mau kemana?" Tanya ku saat melihat reegan terus mengikutiku
"Menemanimu?"
Apa dia bertanya balik?
"Lo pulang aja" balasku lalu pergi begitu saja. Namun tangan besar mencekalku
"Gue temenin" ucapnya tanpa bantahan. Aku mengangguk malas
Akhirnya sampai juga di toko Milley Bakery. Kedatangan ku di sambut ramah oleh para pegawai, mereka sudah mengenaliku sejak dulu sebagai langganan toko aunt milley
"Hallo nicca, gimana kabar mu sayang? Pasti kau ingin memesan kue ulang tahun mu hm?" Tanya aunt milley bertubi tubi lalu cipika cipiki.
Aku hanya tersenyum menanggapinya
"Kabarku baik aunt, aunt tahu saja"
KAMU SEDANG MEMBACA
Lord And Queen Ice
RomancePerubahan sikap karena suatu akibat membuat keduanya menjalani kehidupan yang berbalik 180 derajat. Sifat dingin dalam diri mereka sangat kental hingga siapapun tak mampu menyentuhnya. Akan kah ada seseorang yang berhasil melelehkan nya ?? "Tidak pe...
