36. Apa Adanya

1.1K 46 0
                                        

LORD REEGAN

Tubuh ku menegang mendengar penuturan nicca, sakit rasanya mendengar tubuh itu sudah di jamah oleh pria lain. Aku kecewa sungguh tapi mau apa? semuanya sudah terlanjur terjadi. Semuanya juga salah ku, aku memberi harapan pada nicca, nicca tidak akan pergi ke london jika aku tidak memilih tania. Dan sekarang aku harus menanggung semuanya.

Saat aku hendak beranjak tiba tiba zacky mencekal pergelangan lengan ku

"Lo gak bakalan ninggalin ade gue kan?" Tanya zacky langsung

"Gue.. gatau" jawab ku pelan

"Gue mohon, lo jangan tinggalin ade gue lagi. Dia baru saja habis terpuruk kemarin, dan gue gak mau liat dia terpuruk lagi apalagi sampe depresi. Gue tau ini berat buat lo apa lagi nicca, wanita yang menjaga sekali kehormatanya. Tapi mau gimana lagi keadaan harus merenggutnya. Gue mohon terima nicca apa adanya. Baru pertama kali dalam sejarah hidup gue, gue memohon selain pada Tuhan dan orang tua gue" zacky terkekeh lalu tersenyum miris.

"Kalau lo mau nerima ade gue kejar ke kamarnya. Tapi kalo ngga lo boleh pergi ke pintu utama"

Aku tidak tahu harus memilih yang mana. Dan pilihan ku adalah, berlari menuju..

"Gue kesana dulu" ucapku yakin

Menaiki anak tangga lalu mendorong pintu kamar dengan kasar. Disana terlihat nicca yang tengah berbaring sambil menangis kencang. Aku langsung berlari ke arah nya dan merengkuhnya ke pelukan ku

"Queen tenang lah. Tidak apa apa, ada gue di sini" bisik ku pelan

"Reegan, hiks.. lo gak benci gue?" Tanya nicca langsung

"Kenapa?" Tanya ku

"Karena gue udah--

"Ssttt, gue menerima lo apa adanya" jelas ku lalu mengecup keningnya lembut

"Terima kasih" bisiknya lalu mengerat kan pelukannya.

Akh, aku tidak sabar lagi menginginkan seperti ini selamanya

"Queen, memang semuanya sudah terenggut?" Tanya ku sambil melepas pelukan, membuat nicca menyerit

"Maksudmu?"

"Um itu, apa lo udah tidak virgin?" Tanya ku hati hati

Nicca tersenyum pahit lalu menggeleng gelengkan kepalanya.

Kenapa--

"Gue masih virgin kok" ucapnya lantang sambil tersenyum manis.
Aku tersenyum lebar lalu kembali memeluk nicca. Aku sangat bersyukur aset ku masih utuh, eh? HA

Nicca kembali memberenggut sedih sambil menunduk

"Tapi ini?" Tunjuknya pada dadanya

Aku tersenyum

"Tidak apa, gue bisa bersihkan ini semua" bisik ku sambil tersenyum miring

Nicca menegang, lalu dengan cepat aku membaringkannya lalu menindihnya. Ia terkekeh di bawah ku

"Gue gatau kenapa kalau sama lo gue gak pernah nyesel, but don't s*x before marriage" ucap nicca lalu tersenyum

Aku hanya tersenyum miring lalu mencium bibirnya brutal, oh jangan di tanya tangan ku tidak tinggal diam. Hehe

"REEGAN JANGAN KE SITU !!" Pekik nicca

BUGH !

"AAAAAWWWW !!"

"Oh maaf" celutuk nicca tanpa dosa

"KENAPA LO TENDANG DICK GUE NICCA !!" bentak ku kesal sambil mengusap usap dick ku, oh kasihan sekali adik kecil ku ini

"Lo sih main grepe grepe gue aja!" Ucap nicca kesal lalu beranjak

"Lo mau kemana? Tanggung jawab! " ucap ku sambil mencekal lengannya

"Lah, gue harus ngapain?" Tanya nicca polos

"Pokoknya tanggung jawab ! Aw ah aw aw anjir sakit banget! Gue tau lo jago karate buat lindungin diri lo tapi gak gini juga. Gue ini calon suami lo jadi suka suka gue lah mau ngapain" cerocos ku yang masih mengelus elus nya dan tangan satunya mencekal lengan nicca

"Hehe, itu reflek bang. Baru juga calon suami" nicca memutar bola matanya malas

"Udah dong, geli gue liatnya." Kata nicca sambil mengalihkan pandangannya

"Ini juga gara gara lo!" Ketus ku

"ANJIR KO BANGUN SIH !! PERGI SANA KE KAMAR MANDI !!" pekik nicca sambil menunjuk pintu kamar mandi

"Gamau, gue pengennya masuk" rengek ku

"Ke kamar mandi !" Ulangnya lagi

"Gak--

"SEKARANG REEGAN !!!" Teriak nicca lagi

Cup

"Udah dong jangan teriak teriak terus, nanti pita suara lo putus" ucap ku setelah mengecup pipinya

"Gue gak peduli" ketus nicca

"Ya ya ya, asal jangan hubungan kita yang putus" goda ku sambil menoel noel pipinya

"Ish! Malah nggombal ! sana!" Ketus nya lagi

"Sayang, mandi bareng yuk" bisik ku lalu melenggang pergi menuju kamar mandi

"SHUT UP REEGAN !" Pekiknya keras

"I LOVE YOU TOO, QUEEN. HAHAHAHAHAA"

_____ _

ZACKY

"ANJIR KO BANGUN SIH !! PERGI SANA KE KAMAR MANDI !!"

Aku tergelak ketika mendengar teriakan nicca dari dalam kamarnya saat aku hendak turun. Padahal kedap suara tapi pintunya terbuka, mungkin reegan lupa menutup pintunya

"HAHAHAHAHAA" teriak ku mengelegar saat sudah di lantai dasar

"Lo kenapa?" Tanya zac singkat

"Itu, calon pengantin baru lagi berantem pake ngomongin bangun bangun lagi, hahaha" jelas ku sambil tertawa

"Haha, nicca aja udah mau nikah kita kapan?" Celutuk zac

"Gue mah udah punya calon wlee" jawab ku sambil memeletkan lidah

"Yah, gue yang kakak tertua masa belum sih" gerutu zac

"Lo sih betah melajang sono ambil salah satu maid di sana" tunjuk ku pada maid yang tengah membersihkan meja menggunakan dagu

"Sialan lo" ketus zac lalu menjitak kepalaku

"Jones lu ka!" Ucap ku lalu melenggang peri

"Jones apaan?" Tanya zac polos

"JOMBLO NGENES ! HAHAHAHA"

"SHUT UP YOUR F*KING MOUNTH ZACKY !!" Teriak zac yang masih mematung di sana. Hahaha

.

.

~Lord & Queen Ice __ 612~

Thank You
To Be Continued
Ig : Anggunika_12

Lord And Queen IceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang