Part 7

1.2K 275 83
                                        

Hari ini hari pertama Yuki dan Aldo kencan. Yuki memakai dres satu-satunya yang dia punya. Itupun drenya saat SMA yang masih muat dia pakai. Rambutnya di biarkan tergerai, khusus permintaan Aldo.

"Kakak cantik. Apa kakak akan pergi ke suatu tempat?" tanya gadis kecil yang sedari tadi tiduran di atas ranjang.

Yuki menatap sang adik dan tersenyum. "Iya, kakak mau pergi sama temen kakak"

"Pacar kakak ya..." mendengar itu Yuki langsung menjatuhkan pantatnya di atas ranjang dan menarik hidung sang adik.

"Anak kecil kok ngomongnya udah pacar-pacaran sih..."

"Habisnya di kelas juga teman-teman pada bilang gitu kalo ada yang jalan sama anak laki-laki" cemberut sarah. Adik Yuki yang masih berusia 9tahun itu memang menggemaskan hingga Yuki kembali mencubut kedua pipi gembil sang adik.

Saat keduanya sedang asik bercanda terdengar beberapa kali ketukan di depan rumah, spontan keduanya menghentikan aksi mereka. Sang adik dengan cepat langsung meloncat dari ranjang dan berlari keluar.

"SARAHHH JANGAN LARIIII..." seru Yuki takut sang adik terjatuh.

Sarah terus berlari hingga ke depan rumah dan membuka pintu. Gadis kecil itu sedikit terkejut mendapati bonekah beruang besar berwarna pink di depannya. Yuki yang tadi mengejar Sarahpun sedikit terkejut.

"Hallooo..." wajah Aliando muncul dari balik bonekah itu. Sarah mengerutkan keningnya heran, dan Yuki tersenyum manis.

Aliando menyamakan posisinya dengan Sarah. "Apakah kamu yang bernama princces Sarah?" tanya Aldo pada Sarah. Sarah sedikit memiringkan kepalanya heran, tapi tetap saja gadis kecil itu mengangguk. Aldo tersenyum.

"Bonekah cantik untuk putri yang cantik" ucap Aldo sembari menyerahkan boneka yang di bawanya.

Walau ragu di terimanya juga boneka dari Aldo.

"Ayo bilang apa sama kak Aldo" ucap Yuki dari belakang Sarah.

Sarah berbalik ke belakang menatap Yuki sebelum kembali berbalik dan menatap Aldo"Makasih kak..."

Aldo tersenyum senang dan mengusap kepala Sarah lembut.

"Aku boleh menyimpannya di kamar?" tanya Sarah pada Yuki, Yuki mengangguk. Sarah terlihat senang walau nampak kesulitan membawa bonekah besar itu. Dia tidak pernah punya boneka sebesar itu sebelumnya.

"Makasih ya..." ucap Yuki pada Aldo setelah Sarah pergi ke kamarnya. Aldo masih terdiam menatap Yuki. Membuat gadis itu sedikit heran karna Aldo tidak menanggapi ucapannya.

"Aldo..." sapa Yuki mengoyangkan tangannya di depan wajah Aldo. Aldo langsung menangkap tangan gadis itu dan membuat Yuki sedikit terkejut.

Aldo nampak terpana dengan penampilan Yuki saat ini. Dia masih tidak percaya jika orang yang dia cintainya itu adalah seorang wanita, dan wanita itu sangat cantik.

"Kamu cantik banget" ucap Aldo. Yuki tersipu mendengar pujian Aldo.

"Apa kita akan pergi bersama Sarah juga?" tanya Aldo, Yuki langsung menggeleng.

"Tidak, sebentar lagi bibikku akan menjemputnya. Anaknya sangat suka bermain bersama dengan Sarah" jelas Yuki yang dibalas anggukan Aldo.

"Jadi kita bisa pergi sekarang?"

"Aku akan berpamitan sebentar denganya" ujar Yuki meninggalkan Aldo menuju kamar Sarah.



"Kamu yakin kita makan di sini?" bisik Yuki saat melihat harga pada menu makanan di tangannya. Karna satu menu makannan saja harganya sama dengan satu bulan gajinya. Entah setan apa yang merasuki Aldo hingga pria itu membawanya makan di tempat semewah ini. Sebuah restoran bintang lima bergaya prancis.

LINTASANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang