Author pov
Sofie duduk didepan teras rumah nya , dia meingat waktu umuran gadis yang ditolong nya tadi dia juga dibuang oleh keluarga nya , dan dia juga kehilangan anak nya akibat tekanan yang didapat nya dari semua pihak , apalagi suami nya berpaling dengan wanita kaya raya , dan menceraikan nya
"Tante ,"
Tiba tiba seseorang memanggil nya dan sofie pun terkejut ,
"Eh kamu ? ," sofie mendekati putri dan meraba jidat nya
"Yaampun nak kamu masih panas , mendingan ya kamu disini aja , sampai orang tua kamu jemput kamu ," ucap sofie
"Saya gak mau bikin repot tante , dan lagi pula saya gak mau bikin orang tua saya khwatir , "
"Ah gak papa kok kamu boleh tinggal disini , selama kamu mau ," ucap sofie seraya meeulus rambut putri
"Nama saya putri tante ," putri mengenalkan dirinya kepada sofie ,
"Nama tante sofie , kamu boleh panggil saya sofie atau ibu , anggap saja saya orang tua kamu ," sambung sofie
"Makasih ibu sudah mau menampung saya ," putri sangat bersyukur dia sangat bingung ingin kemana mungkin disini tidak ada satu orang pun yang mengenal nya ,
****
Dewa seharian keliling jakarta namun dia tidak juga menemukan putri dimana , dia sangat sedih wanita pujaan nya menghilang dan meninggalkan nya sendirian , tiba tiba handphone nya bergetar , dewa pun membuka notif ternyata pesan wa dari putri ,
Dewa kamu gak perlu khwatir , aku baik baik aja kok , jangan cari aku lagi ya aku gak mau kamu susah karena aku , "
Dewa tidak menyangka putri meanggap dirinya sendiri adalah beban semua orang , padahal itu sama sekali bukan kesalahan nya dia pun melanjutkan pencarian nya terhadap putri ,
Raja pov
Pranggg*
Aku menampar kaca dikamar mandi ku ,mungkin darah di tangan ku mengucur deras , dan sangat terlihat berceceran dimana mana
Ternyata benar gadis itu adalah anak tante sofie , aku yakin ini memang semua sudah takdir yang diatur allah untuk ku , menghancurkan anak dari wanita yang membunuh ibu ku , agar dia tau betapa sakit nya terbuang , teraniaya ,
Besok aku harus menemui sofie , dia harus tau betapa hancurnya hidup ku saat papah pergi dan memilih wanita murahan seperti dia , aku pun membersihkan darah ditangan ku dan , keluar dari kamar mandi , aku segera tidur karena besok adalah hari yang ku tunggu ,
Author pov
Dikediaman darmawan , citra,clara dan roy berkumpul di ruang tamu ,
"Clara ,mamah dan papah besok mau ke singapura tolong kamu baik baik disini ya , kamu jemput putri kasian dia ," ucap citra
"Eww udah susah susah ngejauhkan dia ,gak gak biarin aja dia jadi gembel gue gak peduli , " batin clara tanpa dia sadari dia menggelengkan kepala nya ,
"Clara? Kamu denger kan mamah ngomong ," roy mengejutkan clara
"Iy...ya pah denger kok iya nanti aku jemput kok ,"
"Yaudah papah mau packing dulu ,"
Roy dan citra pun meninggalkan clara diruang tamu sendiri ,
"Putri lagi , lihat aja lo put gue akan bikin lo tambah susah ," batin clara sambil meminum teh nya
***
Keesokan harinya
putri duduk di ruang tamu tiba tiba saja putri merasa mual dan ingin muntah
*hoekkk
Putri berlari kekamar mandi dan memuntahkan isi perutnya lagi , sofie datang dan memijat belakang putri
"Kamu gpp putri ? ," ucap sofie khwatir
"Putri gpp kok bu , " jawab putri sesekali dia terus mual mual
"Putri sebaiknya kamu kepuskesmas kampung sini , ibu takut kamu kenapa napa ?" Ucap sofie lagi dia terlihat sangat cemas kepada putri karena wajah nya putri yang sangat pucat ,
Sofie dan putri pun kepuskesmas disana mereka menunggu dipanggil suster jaga ,
"Putri " panggil suster
Putri pun masuk keruangan disusul sofie , setelah diperiksa dokter putri disuruh menunggu , tak lama kemudian dokter datang membawa hasil pemeriksaan
"Ibu putri , selamat anda fositiv hamil ," ucap dokter yang sentak mengejutkan putri dan sofie ,
"Apa dok ? Saya hamil ?" Ulang putri dengan nada terbata bata
"Saya harap ibu jangan terlalu strees , saya kasih vitamin agar kandungan ibu sehat terus ,"
"Makasih ya dok ," ucap sofie dan membopong putri keluar dari ruang periksa karena putri hanya terdiam sesekali mengeluarkan airmata nya ,
Sesampai dirumah sofie , putri sama sekali tidak mengeluarkan suara apapun ,
"Putri ada apa sebenarnya ? Kamu sdh menikah ? " ucap sofie lembut agar putri tidak terlalu tertekan oleh ucapan nya
Tapi putri hanya menggeleng kan kepala nya ,
"Sa..ya diperkosa bu dan sekarang saya hamil ," putri tampak sangat shock dan dia hanya menangis sejadi jadinya
"Siapa yang melakukan ini nak , apa kamu tau," sofie langsung memeluk putri ,
Putri hanya menangis tanpa menjawab pertanyaan dari sofie ,
"Sekarang kamu istirahat , kamu gak boleh kaya gini kasian kandungan kamu , dia gak tau apa apa ," sofie berusaha membujuk putri agar dia mau istirahat ,
Putri pun menurut dia pun tiduran di kamar sofie ,dan putri pun tertidur ....
Dewa pov
Putri kemana lagi gue harus cari lo , lo tega ninggalin gue sendiri , gue gak mau kehilangan lo
"Cekrek
Eh kok gue ngerasa diikutin ya , aku pun menengok kebelakang tapi memang tidak ada siapa siapa disana tapi perasaan gue ada suara kamera , aggh hanya halu gue aja kali karena mencari keberadaan putri . Aku pun tidak memperdulikan dan terus berjalan ...
♥️♥️♥️♥️♥️
KAMU SEDANG MEMBACA
Hati yang memilih
RomanceKetika diri tidak bisa berpikir logis biarkan hati yang berkata dan menentukan pilihan , "Putri darmawan " Putri adalah anak dari roy dan citra mempunyai perusahaan property yang terkenal dijakarta , dia bungsu dari 2 saudara ya dia mempunyai kaka...
