DIEGO IRSYAD(2)

139 5 0
                                        

AUTHOR POV

Clara masuk kedalam cafe nostalgia tempat dia bertemu diego dia menyebar pandangan nya keseluruh cafe itu namun tidak dia lihat juga diego ..

Clara dengan t-shirt hitam dan celana jeans navy, apalagi clara memakai parfum coco chanel dan rambut terurai berhasil membuat seluruh pengunjung cafe itu tertuju clara saat masuk ke cafe itu ..

"Mana sih diego " gumam clara sambil mencari-cari tempat duduk kosong .

"Permisi mba ada yg bisa saya bantu ?" Waiter menghampiri clara karna lebih dari 15 menit clara berdiri sambil celingak celinguk mencari tempat duduk karna suasana dicafe itu sangat ramai saat ini

"Emm saya cari teman saya mba .. " ucap clara

"Oh iya mba silahkan mba duduk dulu kebetulan ada yang baru keluar disana .. " sahut waiter sambil berjalan menuju meja kosong dicafe itu ..

Clara pun mengikuti waiters itu dan langsung duduk yg kebetulan meja nya hanya untuk 2 orang

"Terimakasih .." ucap clara

Waiters itu mengangguk dan berlalu dari meja tersebut

"Diego awas aja lo bohong sama gue!!!" Batin clara sambil mengambil handphone dari tas nya dan berusaha menghubungi diego

"Clara darmawan .." bisik seseorang disamping telinga clara dan refleks membuat clara menoleh

"Diego .. lo apa apaan sihh gak lucu !!? " pekik clara dan diego hanya bisa tertawa kecil karna itu berhasil membuat clara terkejut dan agak marah dengan diego ..

"Jadi apa tujuan lo mau ketemu gue ?" Ucap diego sambil duduk dikursi depan clara

"Dari mana lo kenal raja ? " tanya clara to the point

"Raja kaka tiri gue .. " ucap diego yang berhasil membuat clara terkejut

"Papah raja ninggalin gue sama ibu gue .. mereka hidup bahagia berkecukupan sedangkan gue ? Bekerja keras agar gue sama ibu bisa bahagia! "

Clara terdiam dan masih ingin terus mendengar cerita diego

"Sampai ibu gue sakit sakitan dan dia meninggal.. gak pernah Dia ada disamping gue sama ibu!? Jadi raja harus merasakan penderitaan yg telah dilakuin papah nya sama gue dan ibu .."

"Lo tau diego karna keegoisan lo gue menderita! Gue kehilangan raja!! " ucap clara dengan nada agak tinggi sambil menatap tajam diego

"Mana gue tau .. klien gue adalah pacar raja yg ingin gue hancurin gue kira bisa sekali dayung 2pulau terlampaui .." sahut diego santai sambil meangkat kedua bahunya

Clara mengatur nafasnya karna saat ini dia sangat ingin meledak ledak karna rencana diego yang sangat tidak memikirkan sisi clara

"lo harus lakuin sesuatu ke raja putri dan bayinya itu gakkan pernah bisa bahagia sama raja.. gakkan pernah diego!! .." ucap clara sambil menatap diego dengan penuh kebencian

Diego sebenarnya sudah berjanji pada dirinya agar tidak mengambil job seperti ini lagi pasca dia keluar penjara, tapi imbalan yg diberikan clara sangat besar dan dia bisa menggahancurkan raja dalam waktu bersamaan

"Diegoo .." isak clara sambil menggenggam tangan diego membuat diego terbuyar dari lamunan nya

"Oke gue ada rencana .." ucap diego

"Apa itu diego?"

Diego pun mendekati telinga clara dan membisikkan rencananya ke clara ..

Clara tersenyum lebar menurut pemikiran nya saat ini diego benar benar bisa diandalkan..

"Tapi ada syarat " ucap diego sambil kembali duduk ke kursi seberang clara

"Masalah uang sebut aja nominal nya .. " sahut clara santai karna uang bagi clara darmawan sangat mudah untuk nya anak pengusaha property yang sangat kaya raya

"Gue minta imbalan gak sekarang .. suatu saat gue akan minta imbalan apapun itu tanpa lo harus tunda atau menolak .." sahut diego

Clara menaikkan alisnya dia tidak mengerti apa maksud diego tapi dia tidak perdulikan karna saat ini dia ingin raja HANCUR

"Deal.." clara langsung mengulurkan tangan nya kepada diego

"Oke deal.." sahut diego dan meraih tangan clara untuk berjabat tangan

●●●●●●●●●

RAJA POV

"TINN..TINN"

Klakson mobil ku tekan itu tanda dari ku bahwa aku sdh pulang dan langsung dibuka oleh para satpam rumah ..

Kalo orang kebanyakan satpam rumah memakai seragam yang pada umumnya kalau satpam dirumah ku pak edrees dan kawan kawan nya tidak .. aku menyuruh mereka pakaian preman dan senjata lengkap aku sdh mengurus ijin senjata itu agar legal untuk mereka gunakan .. aku tidak ingin putri dan bayi kami kenapa kenapa mungkin ini lah salah satu usaha ku agar mendapatkan hatinya

"Tumben pulang awal pak.. kangen istri ya he" canda pak edrees sambil membukakan pintu mobil

"Ahh pak edreess ini maklum lah pengantin baru .." ucap ku sambil menepuk pundak edrees dan berlalu

Aku masuk kerumah  sambil melonggarkan dasi ku ..aku tersontak terkejut karna putri tertidur disofa ruang tamu .. aku menghampiri nya dduk disamping dia tidur

"Istriku..kamu pasti berat untuk hidup bersamaku " batin ku dan membelai rambut hitam panjang nya

"Ra..ja"

Putri terbangun dan langsung dduk disamping ku sambil mengucek matanya .. betapa manisnya bibirnya saat dia tersenyum kecil padaku

"Astaga apa yang aku pikirkan!!" gumam ku dan tidak kusadari  putri mendengarnya

"Ada apa raja ? " tanya putri

"Gak..kamu kenapa jdi tidur disini ? " elak ku mealihkan pembicaraan

"Aku cuma kecapean .." sahut putri

Entah mengapa aku rasa putri menyembunyikan sesuatu matanya agak bengkak ... mungkin dia habis nangis? Tapi kenapa ? Apa yang terjadi Semua ada didalam otak ku tp hanya bisa kusimpan dalam hati

"Raja .. kamu boleh ko tidur dikamar malam ini " ucap putri yang membuat aku terkejut mungkin ini adalah pertama kali nya setelah menikah aku dan putri berbicara tanpa adanya pertikaian

"Aku istirahat dlu ya.." ucap putri lagi dia pun berlalu menuju kamar

"Yess .." gumam ku senang putri sudah bisa menerima aku sebagai suaminya ..

●●●●●●●

Hati yang memilih Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang