Sudah hampir 2 bulan, kehidupan Suga dan Bangtan kembali normal tanpa teror dan tanpa gangguan, entah kemana para haters itu hilang. Dan kehidupan anggota Velvet pun juga kembali normal tanpa gangguan twes, ataupun geng lain.
Semenjak ancaman Suho dan Baekhyun 2 bulan yang lalu mereka bahkan sudah jarang nunjukin batang hidung mereka di depan Velvet maupun Bangtan. Sekalinya mereka berpapasan dengan Velvet jangankan melihat, melirik Velvet pun tidak.
Btw, hari ini adalah hari terakhir UAS bagi kelas Suga saja, karena ketua kelas meminta ujiannya dimajukan dan mengkhianati jadwal ujian yang ditentukan pihak kampus, itu artinya hari ini adalah hari terakhir Suga masuk kuliah sebagai mahasiswa semester 4, dan libur panjang sudah ada didepan mata.
Jadwal ujian kelasnya hari ini adalah jam 7 pagi, jam 1 siang dan jam 3 sore. Suga sangat yakin 100% nilai ipk-nya kali ini bakal naik drastis karena semua soal ujiannya yang ngerjain Wendy, dan soal ujian lisan pak TOP kemarin, Wendy juga ikut andil membantu menjawab pertanyaan yang diberikan pak TOP dengan lancar dan Suga hanya mengulang jawaban yang Wendy ucapkan.
Setelah ujian pertama hari ini selesai, Suga mengajak Wendy pergi ke lapangan basket disamping gedung fakultas ekonomi. Tapi sebelum itu Wendy menampakkan diri terlebih dahulu sebelum pergi ke lapangan. Sedangkan Suga mengambil bola basket ke gudang fakultas.
Sesampainya di lapangan basket Suga segera meletakkan tasnya kemudian ia lari mendrible bola ke tengah dan meloncat memasukkan bola ke dalam ring.
Permainan Suga berhenti ketika matanya menemukan Wendy yang sudah duduk disamping tasnya. Entah kenapa lelaki itu semakin lengket dengan Wendy, pernah sesekali ia marah dan cuek selama dua hari ketika Wendy memilih pergi bertemu pak Minho daripada menemaninya pergi membeli kaset film.
"WEN" Suga melambaikan tangannya naik-turun, ia berniat mengajak Wendy main basket.
Dari kejauhan Wendy hanya menatap Suga dengan ekspresi bingung,
"Malah bengong? Sini main sama gue" teriak Suga.
"Aku nggak bisa main basket Gus"
"Gue ajarin, buruan! Gue nggak terima penolakan"
Dengan terpaksa Wendy beranjak dari duduknya lalu menghampiri Suga, untung saja hari ini Wendy memakai celana panjang dan sepatu sneakers.
"Aku nggak bisa mainnya Gus, kalo voly aku sedikit bisa" keluh Wendy.
"No problem, gue ajarin sampek lo bisa"
Itu adalah kalimat yang sering di ucapkan Suga saat Wendy tidak bisa memainkan apa yang ingin Suga lakukan. Seperti beberapa minggu yang lalu saat Suga bermain piano diruang musik yang ada di gedung rektorat. Lelaki itu juga mengucapkan hal yang sama bahwa ia akan mengajari Wendy sampai ia bisa.
"Yaudah, ayuk kalo gitu" ucap Wendy dengan senyum lebar ke arah Suga.
Lelaki itu tersenyum simpul lalu mengacak rambut Wendy,
"Lo liat apa yang gue lakuin, trus lo ikutin apa yang gue lakuin"
Wendy mengangguk.
Mereka berdua bermain basket dengan awur-awuran, Suga sempat naik pitam karena Wendy tidak bisa melempar bola masuk ke dalan ring, bukan masalah tidak masuknya, tapi Suganya yang capek mungutin bola yang dilempar oleh Wendy.
"Stop! Sampek lo berjenggot kalo lo lemparnya kek gitu nggak bakal masuk" sungut Suga.
"Emang ada yang salah? Kan aku udah ngikutin cara kamu"
"Salah! Nih gue contohin lagi"
Suga kembali menjelaskan kembali bagaimana cara menembak bola agar masuk kedalam ring.
KAMU SEDANG MEMBACA
GENIE [WENGA]✔
Random🚴[C O M P L E T E D]🏇 WARNING!! this is absurd area BTS•RV DLL Berawal seorang gadis berusia 20 tahun bernawa Son Seungwan yang bertemu dengan pangeran kerajaan bernama Min Yoongi, yang pada akhirnya membuat mereka berdua saling jatuh cinta dan me...
![GENIE [WENGA]✔](https://img.wattpad.com/cover/110496992-64-k907912.jpg)