4 tahun lalu...
Seorang lelaki berumur 18 tahun sedang berada di dalam mobil, menatap langit sore yang indah dengan langit yang menjingga melalui kaca jendela mobilnya.
Satria menaiki mobilnya diantar oleh supirnya menuju salah satu rumah dimana dia akan menemukan gadisnya, 30 menit perjalanan akhirnya dia sampai dirumah tersebut.
Pagar tinggi berwarna putih menjulang tinggi menutupi sebagian rumah, satria turun dari mobilnya. Tanpa di sangka gerbang itu sudah di bukakan oleh seorang petugas keamanan rumah.
Satria melangkahkan kakinya kedalam rumah mewah itu, sepi hanya itu yang ia lihat hingga kakinya membawanya ke taman belakang rumah itu.
Senyumnya mengmbang setelah melihat seseorang yang duduk membelakanginya dengan rambut coklat sebahu yang ia gerai dan gaun biru laut yang ia kenakan.
Satria melangkahkan kakinya mendekati gadis itu lalu satria menutup mata gadis itu, gadis berumur 13 tahun itu terpekik kaget karna ulahnya dan langsung memegangi lengan satria yang menutupi matanya dengan lengannya .
"Kakak, irys tau itu kak!" ucap gadis itu.
Satria terkekeh dan segera melepaskan tangannya dan duduk di sebelah airys.
Senyumnya terus mengembang saat melihat senyum airys yang terukir di bibir mungilnya.
"Irys pikir kakak lupa!" airys mengerucutkan bibirnya.
"Tidak rys, kakak tidak akan lupa!" ucapnya sambil terus mengusap rambut coklat airys.
"Emangnya ada apa kak? Tumben kerumah?"
"Nggak ko, kakak kangen aja sama kamu. Arsya mamah sama papah kemana rys?"
"Ohh mereka lagi ke acaranya om sama tante kak, irys gak ikut karna kakak bilang mau ke rumah!" ucap airys.
Satria mengangguk, pantas saja ia memakai gaun cantik sore ini.
"Rys, mmmm sebenarnya kakak mau bilang sesuatu sama kamu!" ucap satria serius membuat airys pun serius menatap satria.
'Apa aku harus bicara ya? Tapi aku takut!' batin satria.
"Kak, kakak mau bilang apa?"
"Emmm sebenarnya kakak"
Airys diam mendengarkan kata demi kata yang satria ucapkan.
"Sebenarnya kakak sayang sama kamu!" satria memeluk airys erat.
Airys sempat terkesiap karna pelukan mendadak dari satria, tapi sedetik kudian airys membalas pelukannya.
"Irys juga sayang sama kakak!"
Dan rasanya satria tak ingin melepaskan pelukan itu tapi dia harus melakukannya.
"Kakak pulang dulu ya rys!" satria melepaskan pelukan itu walau berat.
"Yah ko cuma sebentar ka?"
"Ada urusan yang harus kakak selesaikan!" ucapnya seraya berdiri diikuti oleh airys.
"Yasudah irys antar ke depan!"
Satria mengangguk dan mendekap airys dari samping, berat memang tapi harus bagai mana lagi. Mungkin satria akan mengatakannya nanti setelah pemberangkatannya di tentukan karna ia tidak akan tega melihat gadisnya uring-uringan karna kepergiannya.
"Dah kakak, hati-hati!" airys melambailan tangan kearah mobil yang sudah melaju meninggalkannya.
Satria menatap gadis itu hingga ia hilang terhalang gerbang.
KAMU SEDANG MEMBACA
REGAL [SUDAH TERBIT]
Teen Fiction⚠️ Sudah Terbit 🛒 Tersedia di Gramedia dan TBO SEBAGIAN PART DI HAPUS Regal Deova Dirgama, si manusia es yang selalu bersikap dingin. Sikapnya itu membuat siapapun enggan bermasalah dengannya. Belum lagi geng motor yang ia ketuai membuat ia disega...
![REGAL [SUDAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/128994229-64-k860263.jpg)