Karena seseorang yang membuat nyaman bisa saja menjadi cinta yang baru. Mungkin.
Shenna Alive.
"Kita ngapain hari ini?" tanya David saat mama dan papa Shenna pamit untuk pergi ke Bandara.
"Nggak tau," Shenna memutar balik badannya menuju dapur untuk mengambil orange juice.
"Kamu mau minum apa?" tanya Shenna sebelum berhasil sampai di dapur.
"Orange juice aja," Shennapun membalikkan badannya lagi menatap David yang sudah duduk di sofa depan tv. "Kok sama?" tanya Shenna dalam hati.
"Nih," ucap Shenna dengan menyodorkan OJ tepat di atas meja tepat berhadapan dengan David.
"Thanks," David kembali mengalihkan pandangannya ke arah tv, berhubung pagi ini ada serial kartun "tom and jerry" itu favorit David banget.
Shenna hanya jutek melihat aksi David yang hanya sibuk menonton.
"Aku ke atas dulu, mau mandi," pinta Shenna, namun David bukan membalas dengan lisan. Ia hanya mengibaskan tangan kanannya seolah mengiyakan.
*
Hampir tiga jam David menunggu Shenna, tiba-tiba Shenna sudah siap dengan pakaiannya.
"Baru selesai?" tanya David yang langsung membuat Shenna terkejut.
"Iya, kenapa emang?" tanya Shenna sinis.
"Padahal aku baru mau hampir nemuin tujuh bola naga, ketemu songgokong dan jalan-jalan ke mekah," cibir David.
Shennapun tak menggubris David, lalu berjalan meninggalkan David.
"Mo kemana?" tanya David, sontak membuat Shenna menghentikan langkahnya.
"Jalan-jalan," ucap Shenna berbalik sekilas.
"Mau ikut nggak?" tanya Shenna lagi. Davidpun bergerak mengikuti gadis itu di belakangnya, tak lupa David membukakan pintu mobil sebelah kirinya.
"Sok romantis lagi," cibir Shenna, dan David mengubah ekspresinya, dan bertanya-tanya apakah yang ia lakukan adalah salah. David hanya menggelengkan kepalanya, padahal ia melakukan ritual sebelum naik mobil jika ia bersama cewek, siapapun itu termasuk Shenna.
**
"Kemana nih?" tanya David bingung.
"Ke Club," jawaban Shenna membuat ekspresi David berubah.
"Aku nggak pernah kesana," lanjutnya. David berdehem kaget, bagaimana anak pengusaha kaya Shenna tak pernah menginjakkan kakinya walau sekali di Club. David hampir tiap hari kesana, pikirnya.
"Okeh," David sangat antusias lalu menambah laju mobilnya.
**
Jam sebelas malam tampak pagi hari disini, orang-orang baru berdatangan. Shenna hanya memandang setiap sudut ruangan disana, ia pastinya tidak mau melewatkan kesan pertamanya itu. Shenna hanya mengikuti David dari belakang, karna David lebih tau dibanding dirinya sendiri. Istilahnya ahli lah.
"Kamu tunggu disini, aku pesan minum dulu. Mau minum apa?" tanya David sambil mendorong sedikit bahu Shenna yang hanya melihat kebingungan dari tadi untuk duduk manis di sofa merah disana.
"Em, Orange juice aja," David hanya berdehem menahan tawanya agar tidak pecah, David mengerti ini pertama kalinya Shenna kesini, yang ada kebanyakan orang pesen wine atau alkohol disini.
"Oke, tunggu," David menjauh, Shenna hanya fokus melihat orang-orang yang sedang bergoyang nggak jelas menurut Shenna, ada yang sedang bercumbu di sudut ruangan, dan ada yang di raba-raba. Shennapun menutup matanya tapi jarinya berhasil melebar menyisakan ruang kecil untuk melihat kejadian tadi lalu Shenna mengalihkan pandangannya lagi. Suara aransemen DJ Jokie hampir memenuhi setiap sudut ruangan. Tak lama kemudian David datang dengan OJ ditangan kirinya dan wine ditangan kanannya.
"Ini," ucap David lalu menyodorkan OJ.
"Apa seperti ini disini?" ucap Shenna menunjuk ke arah orang yang sedang bercumbu tak jauh dari tempatnya. David hanya tersenyum melihat kepolosan gadis yang ia bawa ini.
"Bahkan ada yang ML disini?" ucap David lalu ekspresi Shenna berubah seketika menatap David.
"ML?"
Please vote and comment.
Thankyou.
KAMU SEDANG MEMBACA
Galang dan Shenna [COMPLETED]
Teen FictionBercerita tentang sebuah kepercayaan yang harus di buat. tentang sakitnya sebuah penghianatan. tentang indahnya mencintai lalu berujung ke pernikahan. ** Dia mungkin awalnya kutub utara, sekarang dia hangat seperti asia timur. Dia suamiku yang terla...
![Galang dan Shenna [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/132884254-64-k229358.jpg)