My prince

1.6K 39 0
                                        


Sebelumnya aku tidak begitu yakin tentang cinta, mungkin ini cinta pertama yang aku bangun dengan membubuhkan nuansa romantis didalamnya.

Galang Aditya.
di Bandung 2010.

DUA BULAN KEMUDIAN...


"Kak" ucap Shenna dan langsung membuat Galang menghentikan pergerakannya.

"Aku rindu" ucap Shenna memeluk Galang dari belakang. Kala itu mereka berdua sedang bertemu mesra di halaman rumah Shenna. Galang yang menyempatkan waktunya untuk membawakan Shenna makanan. Soto ayam Pak Sugeng. Galang akhir-akhir ini sibuk, tak meninggalkan pesan singkat sebagai penenang hati, tak menemui jumpa yang melegakan hati. Galang terlalu sibuk dengan tugas semester akhirnya, yaitu Skripsi.

"Sama kok" ucap Galang berbalik dan membalas pelukan Shenna dengan erat.

Seperti kata Shenna.
Rindulah, karna rindu sepihak itu menyakitkan. Ayo bertemu.

Sudah hampir tiga bulan pacaran. Galang sangat menjaga Shenna, sentuh area terlarang saja, tak ada niat. Dia menjaga wanitanya seperti adiknya sendiri. Ada banyak lelaki diluar sana yang ngaku sayang tapi ngehancurin masa depan pacarnya sendiri, Galang sudah dewasa, hanya satu tujuan Galang saat ini. Selesai, dapat kerja yang bagus dan langsung melamar Shenna.

"Jangan rindu-rindu gih, ntar kalo ujian kamu ngisi LJK bukan bulat hitam, tapi love hitam" tawa Galang membuat Shenna tersenyum teduh.

"Aku balik dulu" pinta Galang, sebelum pergi ia menyempatkan mengelus rambut Shenna sekilas lalu menjauh dengan lambaian tangan. Shenna hanya menatapnya sampai menghilang.
Ada sedikit perasaan lega malam ini.

**

David kini tak lagi menganggu Shenna. Dia hanya asik dengan dunianya sekarang, lebih fokus dibanding dulu yang brutal dan hal yang paling ia terpaksa melakukannya adalah masuk kelas. David paling suka guru yang tak masuk, David paling benci kalau ulangan. Sekarang bukanlah David yang dulu.

"Shenna" ucap Siska membangunkan pikiran Shenna yang mengingat sikap David sekarang.

"Kenapa? kenapa?" tanya Shenna terbata-bata, kaget.

"Aku udah jadian sama Marco" ucap Siska dengan senyuman tiada taranya, sambil mengintai keseluruh ruangan melihat jika ada yang dengar pernyataannya barusan.

"Serius kamu?" tanya Shenna kaget lalu menutup mulutnya kaget.

"Iya, kemarin. Tanggal 25 maret, aku dan Marco resmi berpacaran" penjelasan Siska membuat Shenna tersenyum. Bagaimana tidak, Siska berhasil mendapatkan pujaan hatinya. Marco adalah pria yang baik, tak seberengsek David, tapi tak seromantis Galang. Marco bisa dibilang biasa-biasa saja, tapi sudah sempurnalah di mata Siska. Orang yang selalu ada dan nggak macam-macam apalagi selingkuh, akan tetapi tidak ada yang tau seiring waktu berjalan manusia bisa berubah kapan saja.

Kring kring kring....

Bel pulang telah dibunyikan, bergema sampai disetiap sudut ruangan.

"Shenna aku balik bareng Marco, kamu nggak papakan?" tanya Siska memegang pundak Shenna yang sedang membereskan bukunya.

"Santai aja" ucap Shenna tersenyum.

Shenna berjalan di koridor sekolah, tak asing baginya jika hari ini dia menemukan hal yang janggal, ia biasanya nempel terus sama Siska. Shennapun mengendus sambil mengecek arloji purplenya.

Tiba-tiba suara hentakan kaki berjalan mendekati Shenna. Semakin dekat.

"Oy" ucap David menepuk pundak Shenna.

"Oh kamu" ucap Shenna biasa-biasa saja, yang ia kenal sekarang bukan David yang dulu. David yang kasar. Mereka memulai pertemanan yang baik hari ini. David yang mulai menerima kenyataan bahwa Shenna sudah milik Galang.

"Kamu pulang sama siapa?" tanya David saat mereka telah sampai di tempat parkiran.

"Sendiri, kayanya naik angkot deh"

"Sama aku aja" ajak David. Shenna berfikir panjang dan mengecek arlojinya, jika ia pulang naik angkot bisa berlumut kakinya jalan dari depan kompleks.

"Oke deh" ucap Shenna. Merekapun langsung menghilang.

Di perjalanan Shenna hanya asik memainkan handphonenya dengan santai. Tak ada percakapan.

"Kamu masih sama Galang" tanya David tiba-tiba membuka mulutnya melontarkan kata-kata.

"Iya masih" ucap Shenna, tergambar jelas ekspresi David yang tak bisa di baca oleh indera. Bisa dibilang kesal namun tersenyum.











Jangan lupa vote and comment.
Thankyou.

Galang dan Shenna [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang