Dia di sini, di sebuah cafe yang belum memiliki banyak pengunjung. Namun, terasa sangat nyaman. Ini adalah kali pertama ia ke tempat itu. Seorang teman di kampus menyarankan cafe ini jika ia sedang ingin menikmati waktunya sendiri -me time-. Temannya berkata jika ia beruntung, ia bisa menikmati live music yang di sediakan oleh pihak cafe. Silih berganti nya waktu, tak terasa matahari telah kembali ketempatnya setelah seharian ia menyinari bumi. Dan sekarang waktunya bulan yang memberikan cahaya ke bumi.
Suara dentingan piano mulai memenuhi cafe ini. Terlihat seorang gadis dengan rambut panjangnya berada di depan piano besar itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Loving can hurt, loving can hurt sometimes But it's the only thing that I know When it gets hard, you know it can get hard sometimes It is the only thing makes us feel alive We keep this love in a photograph We made these memories for ourselves
Where our eyes are never closing Hearts are never broken And time's forever frozen still
So you can keep me Inside the pocket of your ripped jeans Holding me closer 'til our eyes meet You won't ever be alone, wait for me to come home Loving can heal, loving can mend your soul And it's the only thing that I know, know I swear it will get easier Remember that with every piece of you Hm, and it's the only thing we take with us when we die Hm, we keep this love in this photograph We made these memories for ourselves Where our eyes are never closing Hearts were never broken And time's forever frozen still So you can keep me Inside the pocket of your ripped jeans Holding me closer 'til our eyes meet You won't ever be alone And if you hurt me Well, that's okay baby, only words bleed Inside these pages you just hold me And I won't ever let you go When I'm away, I will remember how you kissed me Under the lamppost back on Sixth street Hearing you whisper through the phone "Wait for me to come home"
~kalau mau lebih menghayati, liat di atas ada mulmed nya. Bayangin kalo itu di sebuah cafe ya~
Suara tepuk tangan mengisi seluruh penjuru ruangan cafe ini, dia yang terhanyut dalam keindahan pertunjukan tersebut tidak menyadari jika saat ini cafe sudah terisi penuh oleh anak-anak muda. Mungkin usia mereka tak berbeda jauh dengannya, mereka yang datang membawa teman atau pacar membuat suasana cafe semakin ramai saja. Apalagi banyak pengunjung yang sengaja datang hanya untuk melihat pertunjukan seorang Lana, gadis itu memang sering tampil di cafe ini. Dengan kelihaiannya dalam bermain musik, suara yang bagus, dan paras yang cantik itu membuat banyak orang yang datang berbondong-bondong untuk menyaksikan pertunjukannya. Para pengunjung cafe sempat mencari info latar belakang seorang Lana, namun yang mereka dapatkan hanya fakta bahwa Lana adalah teman dari pemilik cafe ini.