High rank
#1 in genderswich
#1 in taekookgs
#1 in vkookgs
#1 in btsgs
#7 in marriage
#49 in gs
Ini ff pertama chimol mian klo jelek
Gak bisa ngdeskripsibaca
WARNING!!! GS!
typo di mana mana
Jeon jungkook(gs)
Kim taehyung
Min yoongi(gs)
Park jimi...
Kini mereka berdua sudah berada di dalam mobil, suasana di dalam mobil pun begitu hening. Jungkook yang lebih memilih melihat ke luar jendela, begitu pun dengan Taehyung yang lebih memilih fokus menyetir.
"Jungkook.. "Panggil Taehyung.
Jungkook menoleh.
"Tae, aku mau pulang. "Ujar Jungkook tiba-tiba.
"Ne, kita akan pulang ke rumah. "Jawab Taehyung tanpa mengalihkan perhatiannya.
"Bukan ke rumah, tapi kerumah orangtuaku. "
"Jungkook jangan keras kepala, kita pulang ke rumah! "Ucap Taehyung.
"Aku tidak mau tau, aku ingin pulang ke rumah orangtuaku! "Mutlak Jungkook.
Taehyung menghelan nafasnya kasar, mengangguk dan membalikan mobilnya ke arah rumah orangtua Jungkook kembali. Lebih baik dia menuruti perkataan Jungkook terlebih dahulu, dari pada mereka harus ribut kembali pikir Taehyung.
Walaupun Taehyung masih merasa heran dengan Jungkook, entahlah Jungkook selalu emosian balakangan ini membuatnya bingun sendiri. Walaupun dirinya sendiri juga sering emosi menanggapi Jungkook.
Keduanya pun masih enggan mengeluarkan suaranya, sampai ponsel Jungkook berdering menghilangkan kesunyian di antara keduanya.
Jungkook pun meraih ponsel yang sedari tadi berada di saku bajunya, menggeser icon hijau untuk mengangkat telpon lalu menempelkannya di telinga.
"Ne, ada Apa eon--"
Ucapan Jungkook di potong dengan cepat oleh seseorang di sebrang sana yang menelpon.
"-- eonnijangan bercanda! "
Jungkook terdiam dengan liquid beninga yang mengalir dari sudut matanya. Taehyung menoleh ke arah Jungkook, terkejut saat mendapati sang istri yang tiba-tiba menangis.
"Jungkook, kenapa kau menangis? "Tanya Taehyung yang masih fokus menyetir sesekali menoleh ke arah Jungkook.
Jungkook tidak menjawab namun tangisannya semakin menjadi, membuat Taehyung bingung sekaligus khawatir.
Taehyung menepikan mobilnya di pinggir jalan, lalu memegang bahu Jungkook dengan kedua tangannya. "Jungkook bicaralah, jangan membuatku khawatir! "Ucap Taehyung kembali.
"Tae hisk.. Ta-taera hilang hiks.. "Jawab Jungkook di sela tangisnya.
Taehyung terdiam masih mencerna perkataan dari Jungkook, tiba-tiba saja matanya membulat kaget.
"Jangan becanda Jungkook..! "
"Aku tidak becanda, Tae. Tadi eonniku yang menelpon dan mengatakan hisk.. Taera hilang hiks.. "
Taehyung menarik Jungkook dalam pelukannya. "sst.. Tenanglah kita akan mencarinya.. "Taehyung berusaha menenangkan Jungkook walaupun dirinya sendiri khawatir akan keadaan Tara putrinya.
"Tae.. kumohon hiks... temukan Taera.."
"Ya.. Aku pasti akan menemukannya, kau tenangnlah. Sekarang kita kembali ke rumah eomma ne? "Ujar Taehyung.
Jungkook mengangguk dalam pelukan Taehyung. Taehyung melepaskan pelukannya dari Jungkook, kembali melajukan mobilnya ke rumah mertuanya. Pikirannya masih tertuju pada hilangnya Taera, tapi dia juga harus terlihat tenang di depan Jungkook agar Jungkook tidak terlalu khawatir.
Tidak lama mereka pun sampai di rumah orangtua Jungkook. Segera mereka keluar dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumah.
Saat masuk ke dalam rumah, Taehyung dan Jungkook dapat melihat Wonwoo eonni Jungkook yang tengah menangis. Eomma Jungkook juga terlihat sedang menangis dan appa Jungkook yang terlihat begitu khawatir.
Jungkook berjalan cepat menghampiri keluarganya. "Eomma, bagaimana bisa Taera hilang? "Tanya Jungkook berusaha menahan liqid bening itu mengalir kembali dari sudut matanya.
"Eomma juga tidak tahu, saat eomma memanggilnya dia tidak menjawab panggilan eomma, dan saat kita mencarinya, dia tidak ada di mana-mana. "Jelas Luhan.
Jungkol kembali menganis, Luhan berusaha menenangkan Jungkook namun Jungkook malah semakin terisak.
Taehyung menatap Jungkook sedih, dadanya terasa di remat melihat Jungkook yang begitu kacau. Lalu dirinya mengambil handphonenya yang sedari tadi berada di dalam saku jasnya.
"Hallo? "
"....."
"Aku butuh bantuan kalian, "
"....."
"Bantu aku mencari putriku! "
"....."
Tuuutt..
Setelah sambungan telpon di putus oleh Taehyung, Taehyung berjalan menuju Jungkook yang sedari tadi terus menangis di pelukan eommanya.
Luhan yang melihat Taehyung mendekat ke arahnya, melepaskan pelukannya dari Jungkook. Lalu Taehyung pun mencium kening Jungkook lembut, memeluk tubuh Jungkook erat sambil membisikan sesuatu.
"Sstt.. Telanglah, kau tinggalah di sini aku akan mencari keberadaan Taera. "Bisik Taehyung menenangkan Jungkook.
Jungkook mengangguk, berhenti menangis walau sesekali masih sesegukan.
"Tinggalah di sini sementara, aku akan mencari keberadaan Taera. "Ujar Taehyung lalu kbali mengecup kening Jungkook.
Setelahnya Taehyung pergi meninggalkan Jungkook dan keluarganya, Taehyung kembali menelpon seseorang.
"Temukan putriku secepatnya, bagaimanapun caranya! "Perintah Taehyung lalu memutuskan sambungan telpon.
.....🌹🌹🐰🌹🌹.....
Sementara di sebuah mobil terlihat seorang wanita cantik yang sedang mengendarai mobil dengan seorang gadis kecil yang terus menangis.
Tangannya terulur ke dashboard dimana handphonenya terletak, menghubungi seseorang dengan senyum yang tidak pernah luntur dari wajahnya.
"Hallo appa, kita berhasil membawa bocah sialan ini! "ujarnya kepada seseorang di sebrang sana sambil melirik gadis kecil yang masih menangis.
Tbc
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Akhirnya up juga.. Mian lama upnya dan makin gaje mohon dimaklum.
Sempet kehilangan ide juga sih, jafi upnya lama wk..
Oh iya, karna besok udal lebaran, chim sekalian mau minta maaf ka sama kalian, baik itu yang di sengaja maupun engga. Terus maaf kalo chim ada salah kata sama nyinggung kalian chim minta maaf ya.
Intinya minal aidzin walfaidzin Mohon maaf lahir dan batin buat kalian yang pernah chim sakitin