#26

6 3 0
                                        

Christian Harley

Meluluhkan hati perempuan adalah kelebihanku, dan tidak ada satu perempuan yang pernah luput dari ketampananku, termasuk Hanabi.

Meskipun dia mengatakan untuk tidak menghubungi dan menemuinya lagi, aku tidak akan melakukan hal itu.

Jangan panggil aku Harley kalau aku tidak bisa mendapatkan kata maaf dari mulutnya.

Aku hanya perlu menemuinya, bersikap seolah merasa bersalah, dan sedikit drama nantinya. Aku sudah memutuskan hubunganku lebih dahulu dengan Vexana sebelum aku menemui Hanabi.

Ketika sampai di rumah Hanabi, aku bertemu dengan orangtuanya dan mengatakan bahwa aku ingin menemui Hanabi.

Tidak berapa lama, Hanabi pun keluar dan aku harus memulai dramaku disini.

Aku meminta maaf, dan mengajak Hanabi untuk kembali kepadaku. Pertama-tama memang dia sudah memaafkanku tetapi tidak mau kembali padaku.

Tujuan awalku menemuinya adalah untuk mengajaknya balikan, dan aku harus berjuang sedikit keras untuk membuatnya berubah pikiran.

Beberapa menit kemudian, akhirnya Hanabi mau balikan denganku. Senang rasanya ketika usahaku membuahkan hasil yang maksimal, meskipun harus menunggu sedikit lama.

Setelah aku menerima kata maaf dan berpacaran lagi dengan Hanabi, aku pun segera pulang karena Hanabi yang memintanya.

Aku berjuang sekeras ini bukan semata-mata karena aku sangat mencintai Hanabi, tetapi karena di dalam hidupku tidak ada kata pacaran hanya sebulan, setidaknya enam bulan atau setahun lah paling lama.

Lima bulan kemudian, setelah aku balikan dengan Hanabi, aku merasakan kebosanan yang luar biasa, dan berkeinginan untuk memutuskan hubungan dengan Hanabi.

Selama beberapa hari aku tidak memberi kabar, tidak membalas chat atau bahkan tidak mengangkat telpon dari Hanabi.

Aku yakin kalau Hanabi saat ini sedang bingung, dan mencariku kemana saja.

Terakhir pernah sekali aku tidak sengaja mengangkat telpon Hanabi dan belum sempat aku berbicara, dia sudah menyambarku dengan berbagai macam pertanyaan yang tidak penting.

Mungkin ini saat yang tepat untuk memutuskan hubunganku dengan Hanabi dan segera mencari penggantinya.

Tidak perlu berlama-lama, ketika Hanabi selesai dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak penting itu, aku langsung mengatakan kepadanya bahwa dia tidak perlu menghubungi aku lagi.

Aku sudah bisa membayangkan ekspresi kesal yang terlihat jelas di wajahnya karena ucapanku itu.

Beberapa saat kemudian dia masih tetap diam, mungkin dia tidak percaya kalau aku mengatakan hal seperti itu kepadanya.

Untuk mengakhiri telpon ini, aku juga harus mengakhiri hubunganku dengan Hanabi.

Setelah aku memutuskan hubungan dengan Hanabi, dengan mudahnya dia menyetujui permintaanku.

Hanabi pun langsung menonaktifkan telponnya dan mengirimkan pesan kepadaku.

Kamu tak menyakiti, aku pun tak melukai. Kita dipaksa menyerah oleh keadaan. Dimana tak ada lagi jalan untuk saling membahagiakan, dan aku lelah untuk terus berpura-pura seakan semuanya baik-baik saja.

Kita membangun komitmen diawal hubungan, dan berakhir dengan omong kosong. Kita pernah saling membahagiakan walau akhirnya harus saling melupakan.

Hai semua 🙌 semoga suka dengan ceritanya ya 😉

Sampai bertemu di part berikutnya 😍😍

Story About Mantan (Selesai)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang