Perasaan tak bisa dipaksakan, aku paham bahkan sangat paham. Maka dari itu aku siap menunggu, mungkin hanya butuh waktu sedikit saja. Aku siap.
*****
Nirwana Cup! Acara yang begitu dinanti-nanti oleh siswa siswi SMA Nirwana, bagaimana tidak acara ini diadakan selama 4 hari berturut-turut tanpa ada jam pelajaran.
Hari ini adalah hari pembukaan Nirwana cup yang diadakan di lapangan SMA Nirwana. Pembukaan Nirwana cup ini sendiri turut dimeriahkan oleh beberapa ekstrakurikuler andalan dari SMA Nirwana, diantaranya, Paskibraka, marching band, tari tradisional dan tak lupa tim cheers tentunya.
Alenta menatap dirinya di depan cermin, tangannya berkacak pinggang sembari sesekali memiringkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri. Gadis itu memakai kostum merah dengan berbagai macam pernak pernik dan tak lupa selendang kuning yang telah terikat di pinggangnya. Make up-nya juga cukup tebal, ciri khas penari supaya karakter riasannya bisa terlihat dari kejauhan.
"Anak-anak ayo berkumpul, sebentar lagi kita tampil. Sebelum itu, kita berdoa terlebih dahulu supaya penampilan kalian berjalan dengan lancar." ucap Kak Uky menginterupsi.
Alenta berjalan mendekati Kak Uky, begitu pula dengan teman-temannya yang lain. Dipimpin oleh Kak Uky, mereka tampak berdoa dengan khusyu. Setelah itu, disambung dengan yel-yel andalan mereka agar jadi lebih bersemangat.
Alenta dan teman-temannya keluar dari base camp dan berjalan menuju lapangan. Suara gemericik dari pernak-pernik yang ada di tubuhnya pun turut mengiringi langkah kakinya.
Alenta mengedarkan pandangannya, ia melihat suasana sekolahnya benar-benar ramai. Pasalnya tidak hanya siswa-siswi SMA Nirwana saja yang turut hadir melainkan siswa siswi sekolah lainnya yang turut ikut memeriahkan Nirwana Cup. Terlihat banyak sekali stand jualan yang berdiri di pinggir lapangan.
"Pengumuman, upacara pembukan Nirwana Cup akan segera dimulai, diharapkan untuk seluruh siswa siswi SMA Nusantara dan para peserta Nirwana Cup untuk berkumpul di area lapangan utama serta untuk salah satu perwakilan tim yang ditunjuk segera memasuki barisan yang sudah ditentukan. Terimakasih."
Seketika itu juga, lapangan utama mendadak bising karna upacara akan segera dimulai.
Terlihat di depan sana, ekstrakurikuler marching band sudah siap untuk unjuk kebolehannya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, ekskul marching band akan berkolaborasi dengan tim paskibraka. Hanya ekskul tari saja yang bermain secara individu.
Suara dentuman musik pun mulai terdengar, hentakan kaki dari tim paskibaraka pun tak kalah menuai sorakan dari seisi SMA Nirwana. Sampai akhirnya mereka pun berdiri tepat di tengah-tengah lapangan utama. Terlihat tim paskribaka yang sibuk mengatur formasi
dan yak,
bendera merah putih beserta bendera logo dari SMA Nirwana telah berkibar dengan gagahnya pertanda telah dibukanya Nirwana Cup.
*****
Alenta kini sudah berganti baju dengan pakaian medisnya. Setelah menyimpan kembali kostumnya ke dalam lemari yang berada di base camp-nya dan membersihkan riasannya ia pun berlari menuju lapangan utama.
Alenta mengedarkan pandangannya, ia mencari-cari tenda medis yang telah disiapkan oleh panitia. Pandangannya terhenti ketika melihat seseorang yang memakai baju sama persis dengannya. Ia pun berlari menghampiri tenda tersebut.
"Santi" sapa Alenta kepada Santi, temannya yang juga tim medis. Santi pun membalas sapaan Alenta dengan senyumannya.
"Sini gue bantuin." ucap Alenta ketika melihat Santi yang sedang sibuk melipat mitela.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALENTARGA [REVISI]
Roman pour Adolescents"..., karna kamu dan aku menyakitkan."
![ALENTARGA [REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/168440065-64-k118454.jpg)