ASALAMUALAIKUM,,,,, 🙏😇😇😇
VOTE AND COMMENT KAKAK,,,,CIA CUMA MINTA ITU NGGAK LEBIH KOK!!!
HAPPY READING!!!!
❄❄❄
Malam ini hotel milik keluarga Mahda terlihat ramai oleh orang-orang berpakaian mewah.
Hari ini merupakan acara pernikahan Furqon dan Zevana,jika mengingat perjalanan kisah cinta mereka yang penuh dengan lika-liku.
Kita seperti melihat takdir Tuhan yang seakan menunjukkan kuasanya.
Tanpa diragukan lagi kuasa sang pencipta memanglah sangat luar biasa.
Di wajah kedua mempelai,terpancar kebahagiaan yang tiada terukur.
Wajah tegang Furqon yang terlihat saat pengucapan ijab Qobul tadi siang,hilang seketika.
Satu persatu tamu undangan naik ke pelaminan untuk berfoto dan memberi selamat kepada pengantin baru tersebut.
“Akhirnya keinginan aku terwujud, Zevana jadi kakak ipar aku”Ujar Revy sambil menjabat tangan Zevana dengan erat kemudian,memeluknya tanda ia sangat senang dengan pernikahan kakak dan sahabatnya itu.
Lana maju untuk memberi selamat dan mengambil ancang-ancang untuk memeluk Zevana tapi,dihalangi oleh jitakan yang berasal dari Furqon.
“Begini ni kalau punya suami posesif kaya Furqon,Kalau kamu bosen sama Furqon nanti gua cariin yang lebih ganteng”Ujar Lana yang lansung mendapat tatapan tajam dari Furqon sedang kedua perempuan di dekat mereka hanya terkekeh kecil melihat perdebatan kedua sahabat itu.
“Coba saja lakukan itu maka,aku juga akan memperkenalkan Revy dengan salah satu sahabatku saat masih berada di Amerika. Yang pasti dia lebih tampan dan waras ketimbang dengan seorang Maulana”Ujar Furqon dengan nada sadisnya yang lansung membuat Lana ciut dan merangkul pinggang Revy posesif sembari turun dari pelaminan dengan wajah datarnya.
“Dasar sahabat p’a,kalau bukan ipar udah gua hajar dia”Gerutu Lana saat turun dari pelaminan tersebut.
Saatnya Astria dan Juli yang naik untuk memberikan ucapan selamat tapi,mereka lansung mencibir saat mendengar kata sindiran yang berasal dari furqon.
“Kalau J.O.M.B.L.O mah datangnya pasti sama sahabatnya karena nggak punya gandengan”Ujar Furqon dan dibalas cubitan oleh Zevana,
“Setiap Muslim itu saudara bagi muslim yang lain. Dia tidak akan menzhaliminya,menghinakannya,dan tidak pula meremehkannya. Keburukan seseorang diukur dari sejauh mana dia meremehkan saudaranya.(H.R.Muslim)”
“Kita ini bersaudara,tidak baik jika kita saling menghina yang lainnya meskipun kamu hanya bercanda. Kalau itu bisa menyakiti hati saudara kita maka,hentikanlah”Ujar Zevana yang lansung mendapatkan senyum manis dari sahabatnya.
“Beruntunglah kau mendapatkan sahabatku dan jika kamu menyakitinya kami akan membawanya jauh darimu meskipun itu bukan kemauan Zevana maka,kami akan membawanya secara paksa.”Ujar Astria dengan mata melotot tajam.
“Aku kan sudah berjanji untuk menjaganya dan tak akan menyakitinya. Kenapa semua orang selalu mengancamku sih”Gerutu Furqon yang masih bisa didengar Zevana.
“Itu karena kami menyayangi malaikat kami”Ujar Juli yang sedari tadi diam.
“Terima kasih atas perhatiannya Mbak”Ujar Zevana.
“Akhirnya adik kecilku sudah dewasa dan mendapatkan pendamping. Sekali lagi aku ingatkan kepadamu Al-Furqon Jamal Mahda,jangan sakiti adikku”Ujar Juli.
“Siap !”ujar Furqon sembari melakukan penghormatan.
Meraka berfoto keluarga setelah para tamu mulai berkurang, Zevana sangat senang begitupun dengan Furqon.
Tapi,diwajah Revy tercetak wajah sendu meskipun tak begitu terlihat.
“Bagaimana kalau dia kembali?Apakah kebahagiaan ini akan hilang?Ya Allah engkaulah sang penulis skenario kehidupan jika,boleh kupinta. Kalau dia benar-benar kembali maka,jangan pernah hancurkan ikatan yang telah terjalin ini”Batin Revy.
***
Seminggu setelah mereka menikah,Furqon dan Zevana memilih membeli sebuah rumah baru yang berhadapan dengan rumah orang tua Zevana atau dapat dikatakan jika mereka sekeluarga membangus sebuah kompleks khusus untuk keluarga mereka.
Di dalam kompleks tersebut terdapat tiga rumah yaitu milik keluarga Ishaq,Mahda dan keluarga si pengantin baru.
Pagi ini sepasang anak Adam masih bergelut dengan nyaman dibalik selimut karena aktivitas mereka tadi malam.
Hingga pergerakan kecil terlihat dari wanita mungil yang sedang bergelut nyaman dipelukan suaminya.
“Akhhhh.... kamu ngapain di kamar aku?”Teriak Zevana sembari memukul Furqon.
Sedangkan Furqon hanya bisa memutar bola mata malas,bagaimana tidak? Sudah seminggu mereka berstatus suami-istri tapi,Zevana masih saja berteriak di pagi hari saat terbangun.
“Astagfirullahaladzim,Zevana. Sayang hey...dengerin aku,kita ini sudah menikah loh”Ujar Furqon lembut dan lansung mendapat tatapan memelas khas Zevana jika ia merasa bersalah.
“Aku lupa!”Zevana tertawa datar.
“Astagfirullahaladzim,aku lupa buatin makanan”Lanjut Zevana.
“Kamu lupa kalau kita tinggal sekomplek dengan keluarga besar dan jika kita ingin makan malam ataupun hal lain,bisa dilakukan di rumah bagian tengah.”Jelas Furqon sedangkan Zevana menepuk jidatnya.
Beberapa menit setelah mandi,mereka berdua berjalan beriringan menuju meja makan yang memang khusus untuk semua keluarga.
Furqon menggandeng pinggang Zevana dengan posesif.
“Aduh....nih pasangan satu selalu saja telat sarapan,ada apa ya?”ujar Lana yang membuat seisi meja makan tertawa kecuali,pasangan yang diledek.
“kamu kan juga bisa dibilang masih pengantin baru dan kamu pasti tau apa yang aku lakuin setiap malam”Ujar Furqon sembari menaik-turunkan alisnya dan sukses mendapat cubitan sayang dari Zevana.
“Kamu jangan cubit-cubit dong yang! Kalau masih mau nanti malam lagi ya!”Wajah Zevana merah padam mendengan ucapan Frontal dari Furqon.
“Omes”Zevana menghentakkan kakinya kesal menuju kursi kosong di sebelah kiri Asfar.
“Assalamualaikum Bunda,bagaimana keadaan Bunda?”Tanya Asfar yang memang tak hadir di pernikahan orang tuanya karena ia harus berangkat ke Arab untuk lomba debat bahasa.
“Waalaikumsalam anaknya Bunda,baikko sayang”Ujar Zevana sembari memeluk anaknya itu. Furqon menyusul duduk di sebelah kanan Asfar hingga mengapit Asfar ditengah-tengah mereka.
“Jadi Bunda doang yang dipeluk,Ayahnya tidak?”Ujar Furqon sembari memasang wajah sendu dibuat-buat dan hal itu sukses membuar Asfar berbalik memeluk Furqon.
“Keluarga bahagia mah mereka itu! Eh kak,udah liat wajahnya Zevana belum?Cantik nggak?”Tanya Revy dengan wajah menyebalkan bagi Zevana.
“Udah kok,jelek. Jadi jangan dekati istriku”Ujar Furqon yang sebenarnya hanya mengatakan hal sebaliknya.
“Nggak,Bunda Asfar itu cantik bahkan lebih cantik dari model-model diluaran sana”Potong Asfar dengan mata berkaca-kaca karena tak terima Bundanya tersayang dihina meskipun oleh Ayahnya sendiri.
❄❄❄
Sekian
Wassalamualaikum
😇😇😇
🙏🙏🙏
KAMU SEDANG MEMBACA
ZEVANA✔
Novela JuvenilPROSES REVISI TAPI BAB LENGKAP KOK YANG CHAPTER YANG BERCENTANG BIRU SUDAH DI REVISI Bukan cerita tentang cinta remaja semestinya tapi, cinta dalam diam yang harus dipendam oleh kedua insan yang tak berdosa. Yang dipisahkan oleh takdir dan disatukan...
