24

4.6K 217 3
                                        

ASSALAMUALAIKUM,,,,, 🙏😇😇😇

VOTE AND COMMENT KAKAK,,,,CIA CUMA MINTA ITU NGGAK LEBIH KOK!!!

HAPPY READING!!!!

❄❄❄

Hari ini Zevana berada di kantin kampusnya bersama dua sahabatnya,Revy?kalau dia.

Ia memilih tak melanjutkan pendidikannya ke jenjang perkuliahan karena semenjak ia dan Lana serius ke jenjang pernikahan.

Revy ingin fokus mengurus rumah tangganya.

“Aku ingin cerita sesuatu sama kalian”Zevana menghembuskan nafas sebelum melanjutkan perkataannya.

“Cepetan jangan buat penasaran deh”Ujar Fatimah gemas dengan Zevana yang berucap seolah-olah menggantung rasa penasarannya.

“Kamu jangan nyela dong Fat,aku juga penasaran sama cerita baru dari Zevana”Ujar Astria sewot.

“Tapi,nih anak seolah-olah bikin kuis. Kamu pikir kita jemuran digantung-gantung”Ujar Fatimah melanjutkan perdebatan kecilnya.

“Sudah,jangan berdebat mulu. Kalian nggak mau denger kelanjutan ceritanya?”Ujar Zevana pada akhirnya,karena jengah dengan perdebatan keduanya.

Keduanya mingkem karena mendengar kalimat Zevana.

“Kemarin malam,Furqon datang kerumah untuk mengkhitbah aku”Ujar Zevana dan meneliti wajah sahabatnya untuk meminta pendapat.

Beberapa detik berlalu

Tik..tok..tik..tok..

“Alhamdulillah,akhirnya. Si Zevana mantan troublemaker akan insyaf dan menikah dengan anak ustad”Ujar Fatimah girang.

“Jadi,acaranya kapan?jang lupa ngundang ya!”Ujar Astria yang juga senang dengan kabar yang disampaikan sahabatnya.

“Tapi,aku masih belum ngasih jawaban”Ujar Zevana yang lansung mendapat tatapan horor dari dua wanita didepannya.

“Ya Allah.kenapa sih,kamu masih belum yakin dengannya. Dia itu tampan,soleh,tajir,perhatian dan...”

“Dan apa?”ujar suara dingin dibelakang Fatimah dan saat otaknya merespon,Fatimah tau kalau dia dalam masalah.

Sedangkan Zevana dan Astria sudah cekikikan tak jelas sembari menunjuk ke arah belakang Fatimah. Saat berbalik...

BOOM...

Wajah dingin Rafael menyambut Fatimah yang hanya memasang cengiran polos seakan tak bersalah.

“Ayo lanjutin! Puji laki-laki lain dibelakang aku.”Ujar Rafael lagi.

“Nggak kok yah,aku sedang membuat Zevana bisa nerima Furqon.Soalnya kemarin dia dilamar sama si Furqon”Jelas Fatimah kepada suaminya yang sedang dalam mode datarnya dan akhirnya ekspresi wajah Rafa mulai rileks.

“Oke,aku terima penjelasan kamu....”Ujar Rafa

“Terima kasih sa..”

“Tapi,tunggu hukumanmu di rumah ya bun?”Lanjut Rafa yang membuat wajah Fatimah pias dan akhirnya berubah menjadi merah padam karena tau hukuman yang akan diterimanya.

“Woy...kami disini jomblo.Berhenti tebar kemesraan disini”Astria menyela karena ia ikutan malu melihat kemesraan keduanya.

“jadi, masih bingung dengan jawaban apa yang akan kamu berikan?”Tanya Rafa.

“Aku meminta waktu kak,Zevana ingin salat istikhara terlebih dahulu”Ujar Zevana.

“Kalau menurut kakak,keputusan kamu sudah tepat.”Ujar Rafa menasehati.

“Aku juga setuju dengan Rafa,kamu juga harus memantapkan hati untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius. Karena pada tahap ini kamu akan mendapat tanggungjawab yang lebih besar dari sekarang”Ujar Astria.

Sore itu menjadi ajang curhat dan pemberian wejangan kepada Zevana karena kebimbangan hati Zevana terhadap pinangan Furqon.

Hari itu juga Zevana pulang ke rumah yang ia tempati dengan Juli dan mendapati Asfar sedang bermain di taman belakang.

“Assalamualaikum anaknya Bunda”Salam Zevana

“Waalaikumsalam,bunda”balas Furqon.

“Bagaimana sekolahnya?”Tanya Zevana yang sekarang sudah memangku Asfar.

“Baik bunda.Karena nasehat bunda,Asfar jadi punya banyak teman”Cerita Asfar terus mengalir hingga azan Magrib berkumandang. Mereka berdua bergegas mengambil wudhu untuk bersegera melaksanakan salat magrib.

“Kalau seandainya manusia mengetahui besarnya pahala yang ada pada panggilan(azan) dan shaf pertama,kemudian mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali dengan undian,maka pastilah mereka akan mengundinya.Dan kalaulah meeka mengetahui besarnya pahala yang akan didapatkan karena segera menuju shalat,maka mereka akan berlomba-lomba(untuk menghadirinya).Dan kalaulah seandainya mereka mengetahui besarnya pahala yang akan didapatkan dengan mengerjakan shalat isya dan subuh,maka pastilah mereka akan mendatanginya meskipun harus merangkak,”(HR.al-Bukhari no,69 dan Muslim no.437)

Asfar dan Zevana telah selesai melaksanakan shalat magrib,Asfar memulai kegiatan rutinnya yaitu menyetor hafalannya kepada Zevana. Setelah selesai dengan hafalan Asfar,mereka kemudian lanjut melaksanakan shalat isya.

Berhubung Juli akan pulang terlambat karena restoran mengalami masalah.

“Bunda,Asfar sangat bersyukur atas apa yang diberikan Allah dalam kehidupan ini”Ujar Asfar yang sekarang sudah berbaring di kasur bersama Zevana yang sekarang tengah mengusap puncak kepala Asfar dengan sayang.

“Apapun yang allah berikan kita harus syukuri.susah,senang,suka,duka semuanya harus di syukuri karena apapun yang Allah kirimkan untuk ummatnya,itulah yang terbaik”Nasehat Zevana kepada Asfar.

Zevana tersenyum melihat Asfar yang lama-kelamaan menutup mata menuju alam mimpi.

***
Di sepertiga malam, Zevana terbangun untuk melaksanakan shalat istikhara untuk sekedar bercerita dan meminta solusi kepada sang pencipta.

“Ya Allah,sang pemilik hati,sang penulis takdir. Hambamu ini kembali berkeluh kesah dihadapanmu,meminta pertolongan atas kebimbangan hati yang melanda. Engkau tau bahwa namanyalah yang selalu hamba pinjam dalam doa hamba tapi,kenapa hati ini merasa tak pantas mendapatkannya. Engkau sang penulis takdir skenario seluruh kehidupan,aku memohon agar kiranya engkau bisa memantapkan hatiku dalam satu pilihan saja. Aku tau tak boleh berharap kepada manusia karena hanya engkaulah sang pemberi harapan dan yang mengabulkan maka,malam ini aku meminta petunjukmu,Amin”-Doa Zevana dimalam yang sunyi nan gelap dimana belum ada yang terbangun.

Disuatu tempat yang berbeda,Furqon juga tengah melaksanakan salat malam karena ingin bercerita dengan penciptanya.

“Ya Allah,aku memohon kepadamu agar engkau meyakinkan hatinya untuk memilihku. Jika memang ia bukan cinta sejati untukku maka,tentulah dengan berbagai alasan ia akan pergi. Tapi,jikalau ia jodoh yang kau ciptakan untuk melengkapiku,menjadi tulang rusukku dan menjadi pakaianku maka dengan cara yang indahlah engkau menjalin benang takdir ini. Maka,berikanlah pilihan terbaikmu untuk kami,amin”-Doa Furqon

****

Sekian,,,, wassalamualaikum 😇🙏🙏

ZEVANA✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang