"DASAR SAMPAH!"
"JAUH-JAUH LO SANA"
"DASAR VIRUS"
"JANGAN DEKET-DEKET GUE JIJIK"
Kata-Kata Cemooh seperti itu sudah biasa diterima oleh Clara Aunezya Egipta,itu sudah seperti makanan nya sehari-hari selama satu tahun lebih Ia berada di SMA Nusa bakti.
Clara pun langsung melewati orang-orang yang mencemooh nya.Dan langsung masuk ke kelasnya dan menyumpal telinga nya dengan earphone
"Eh si buluk dateng tuh"Ucap Seorang wanita,Evelyne.
Clara pun hanya berjalan menuju tempat duduknya di bagian belakang,dan di pojok kanan.
"Stop,siapa yang suruh lo pergi ketempat duduk lo Kuman?"Tahan Audrey,teman Evelyne.
"Gue cuma mau duduk,please jangan halangin gue"Ucap Clara lesu,tak mau berdebat.
"Wah si burik udah mulai berani ya?nantangin nih?"Tanya Regita,temannya Evelyne dan Audrey
"Salah gue apasih sama kalian semua,setiap hari gue di bully mulu!capek gue!"Ucap Clara frustasi
Evelyne dan teman-temannya hanya tertawa
"HAHAHAHA,Lo nanya salah lo?"Tanya Audrey
"Salah lo apa ya?gatau gue tapi lo emang harus di bully itu udah hobby kita"Sambung Regita
"Gue gak pernah salah sama kalian,tapi kalian selalu buat gue menderita"Ujar Clara menahan air matanya
"Gue bawaan nya stiap lihat lo,gue kesel pengen bejek-bejek lo"Ucap Evelyne sambil mendorong Clara ke lantai
bukk!
Clara terjatuh,kepalanya membentur lantai dan mengeluarkan darah.
Satu kelas menertawakan Clara yang terjatuh tanpa berniat menolongnya
Clara meringis menahan rasa sakit yang ia rasakan,seberusaha mungkin ia memahan tangisnya dan perihnya.Lalu segera meletakan tasnya ketempat duduk dan berlari menuju toilet.
"APA SALAH GUE?APA?GUE BERASA GAK PERNAH DAPETIN KEBAHAGIAAN MALAH DERITA YANG GUE DAPAT"Ucap Clara yang berdiri di depan cermin menatap pantulan dirinya.
Mata yang sembab,kepala yang terbentur telah di tutupi plester.
Clara pun langsung mencuci wajahnya di wastafel agar terlihat lebih frash.
Setelah itu Clara kembali ke kelasnya dan Bu Kristy Guru Matematika yang tergolong muda berumur kira-kira 20an masuk kekelas XI Mipa 4.
"Selamat Pagi anak-anak"Salam Bu Kristy
"Selamat Pagi Bu"Ucap murid-murid tersebut bersama.
"Baiklah,buka buku paket halaman 217,tentang Trigonometri kerjakan dari nomor 1 sampai 10 dalam waktu 15 menit, sekarang!"Ucap Bu Kristy membuat para siswa-siswi ingin complen bahwa mereka tak setuju dengan waktu yang diberikan.
Memang 10 nomor,tetapi setiap nomor ada 2 soal,jika 10 nomor berarti ada 20 soal dalam waktu 15 menit,Materi tersebut tergolong susah
Clara dengan tenang mengerjakan soal tersebut dan 10 menit kemudian Clara telah menyelesaikan tugas yang di berikan Bu Kristy,Saat Clara akan membawa buku nya,Kakinya di kait oleh Evelyne yang hampir membuat Clara jatuh.
"Mana buku lo?gue mau liat sekarang"Bisik Evelyne
"T,tapi kan g.."
"Ga usah tapi-tapi,lo pergi sana"Potong Evelyne sambil merampas buku milik Clara
"Ada apa Clara?"Tanya Bu Kristy yang melihat Clara berdiri.
Clara pun langsung melihat ke arah Evelyne dan Bu Kristy secara bergantian.Evelyne memberi kode agar Clara tak mengatakan bahwa ia telah mengambil buku milik Clara.
"Emp,gak kok Bu,saya tadi cuma mau ijin buang sampah saja"Alibi Clara
"Baik silahkan kamu keluar"
"Terima kasih Bu."Kata Clara sopan
***
Sore itu,saat Clara pulang kerumah,rumahnya tampak sepi,Orang tua Clara telah meninggal kecelakaan waktu Clara kelas 6,Clara pun hanya hidup dengan sisa harta milik orang tuanya.Orang tua Clara bisa dibilang cukup kaya mempunyai harta yang bergelimpang.
Clara pun hanya tinggal bersama adik dari Mamahnya,yaitu Tante Risa dan Bik Lili
Saat memasuki rumah yang cukup besar Clara melihat Risa sudah bersiap untuk pergi keluar
"Baru pulang lo?"Tanya Risa
"Iya tante"Balas Clara
"Lo jaga rumah,gue mau pergi,gak usah nungguin gue,gue pulang malem atau besok"Ucap Risa kemudian meninggalkan Clara
Clara menghembuskan nafasnya
"Emang gak ada yah 1 orang aja yang peduli sama gue gitu?"Tanya Clara pada dirinya sendiri sambil tertawa getir
"Gue gatau apa salah gue,sampe-sampe dunia membenci gue,apa Tuhan juga benci sama gue?"Tanya Clara lagi
"Tuhan gak pernah benci kok sama Neng,Bibi peduli banget sama Neng Rara sayang juga"Ucap Bi Lili dari dapur
"Makasi bi"Ucap Clara sambil memeluk Bi Lili yang sudah ia anggap sebagai orang tuanya dan telah bekerja dari Ia masih kecil.
"Iya neng,jadi jangan ngomong kalo Tuhan Benci sama Neng,Tuhan gak pernah ngasih cobaan lewat batas kemampuan umatnya neng"Ucap Bi Lili
Clara pun mengangguk dan langsung menaiki tangga memasuki kamarnya.
okeyyy?gimana ceritanya?maaf ya pendek cuma pengen tahu kesan kalian pas baca chap satu ini?comment and vote ya❤
KAMU SEDANG MEMBACA
Strong Girl [END]
RomanceCerita yang menceritakan bagaimana kehidupan dari seorang Clara Aunezya Egipta Yang bertahan atas kerapuhan hidupnya. Yang berjuang atas kesendirian hidupnya Merasa di abaikan,di benci,tak di Cintai Itulah yang dirasakan Clara selama ini. Di tingga...
![Strong Girl [END]](https://img.wattpad.com/cover/177100304-64-k751042.jpg)