🐾 12

18.3K 1.3K 141
                                        

- Sadewa -

🌟🌟🌟

Kodim Malang mengadakan acara Color Fun Run dan aku termasuk prajurit aktif yang ikut bersama Arjuna dan Praka Indra.

Sedang dari sipil ada Papa, Dek Rahil dan Dek Rene. Dan dari ketiga orang ini, hanya Dek Rene yang memasang target. Sedang Papa katanya hanya untuk nostalgia saja. Nostalgia kok marathon...

Pagi-pagi sekali kami sudah berkumpul di Lapangan Brawijaya Rampal tempat start dan finish marathon. Kusempatkan mencari keluargaku. Sekitar lima belas menit barulah ketemu mereka.

Tampak Papa tengah ngobrol dengan beberapa orang. Yah...tidak heran sih kan memang bekas 'wilayah' Papa. Apalagi Papa termasuk yang disegani dan dihormati.

Kecuali Dek Ai dan Dek Mia, semua pakai baju olah raga. Tapi dari ketiga anak kecil yang ikut hanya Bianca yang paling antusias. Dia loncat-loncat sambil tepuk tangan. Sedang Abhi dan Garin antusiasmenya beda. Lebih ke banyaknya orang yang belum pernah dia lihat.

"Papa, anti Papa layi-layi? Adek ikut boweh?" Tanya Bianca sambil menarik-narik tangan Dek Rahil.

"Jauh, Adek. Kita ndak boleh ikut. No. Tu fal." Garin menggoyang telunjuknya.

Rahil tersenyum lalu jongkok. "Iya, Sayang. Jauh. Nanti aja kalau libur kita lari-lari sendiri ya?" Bujuknya.

"Adek sama Mas Abhi dan Mbak Galin aja ya? Papa, Papa Lai, Papa De sama Glenpa lalinya jauuuh...nanti capek." Hibur Abhi sambil menepuk-nepuk kepala Bianca sayang.

Bianca tampak cemberut.

Aku ikut jongkok. "Lihat...semua yang ikut orang besar."

"Adek dak boweh ikut?" Pintanya memelas.

Ingin kutertawa. Lima kilometer...tak terbayangkan kalau sampai Bianca ikut. Rasanya seperti lomba lari antara kura-kura dan kelinci sih ini.

"Adek makan-makan aja ya?" Bujukku. "Disana banyak orang jual makanan atau Adek ajak Mama lari sendiri..."

"Nanti Papa sini lagi?" Tanya Bianca masih melas.

Haduuuh...

Dek Rahil mengangguk. "Nanti semua kesini lagi. Adek tunggu sama Mas Abhi, Mbak Garin, Mama, Mama Ai, Grandma...ya?"

Bianca mengangguk dengan tidak ikhlas. Ya Allah, sungguh aku ingin tertawa. Tapi terharu karena si kembar menepuk lembut kepala Bianca untuk menghiburnya.

Tak lama semua peserta berkumpul di garis start. Marathon akan segera dimulai.

Aku mulai peregangan sedikit lagi. Marathon ini hanya akan seperti lari rutin saja.

Dan sepuluh menit kemudian marathon pun dimulai. Sekilas di barisan penonton kulihat Bulan bersama Savita.

Jadi dia nonton juga? Kasih semangat Arjuna atau menemani Savita yang tengah dekat dengan Bang Indra?

🐾🐾🐾

Saat finish aku bersyukur sepertinya waktuku lebih cepat dari biasanya. Dan aku cukup salut Papa masih bisa mengimbangi kami. Memang ya kakek satu itu selalu bugar! Membuat iri yang muda saja duuuh...Eh, tapi apa kabar Papi ya? Akhir-akhir ini kan daya saing Papi ke Papa itu tinggi. Papi tidak mau kalah bugar sama Papa...hadeeeh...

Dan namanya juga Color Fun Run jadi ada taburan serbuk warna-warni.

Tapi aku tidak ikut berkumpul dengan yang lain di tengah-tengah lautan manusia yang asyik menikmati suguhan musik. Aku memilih mencari keluargaku.

Sadewa & Rembulan [SUDAH TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang