Part 3

24 4 0
                                        

Happy reading.

.

*****

Kring... Bel pulang pun berbunyi.

Semua murid SMA angkasa mulai berhamburan untuk pulang kerumah masing- masing. Dikelas 11 ipa 2 hanya terdapat beberapa siswa yang masih tinggal di kelas dan termasuk key beserta sahabatnya.

" Key lo dijemput." tanya rahma
" iya kayaknya.." jawab key sambil memasukkan semua buku- bukunya.
" ya udah gue duluan ya.. Udah dijemput. Bye.." ucapnya sambil melambaikan tangan.
Key pun hanya menggeleng- gelengkan kepanya sambil terkekeh pelan.

Ia pun berjalan keluar kelas. Sambil mendengarkan lagu dari Alan walker alone.
Ya sesuai dengan isi hati sendiri hehe.
Yea sae ae lo tor:-)

Hingga sampai dikoridor lapangan basket. Ia melihat di sekeliling lapangan, matanya tak sengaja melihat sam, ia pun menghentikan langkahnya dan mulai menaik i tribun lapangan basket, matanya tak perna lepas melihat sam yang sangat lihai bermain basket. Seperti sam kecilnya yang sangat senang jika sudah menyangkut bermain basket.

Ia terus mengontrol bola basketnya hingga sampai pada titik tujuan ia melempar bola basket tersebut di sebuah ring dan yess tepat sasaran. Ia pun tersenyum

Key pun ikut tersenyum simpul, entah rasanya saat sam bahagia mengapa dirinya sangat senang.
Aneh...

   Hari semakin sore jam sudah menunjukan pukul 17.00 sore.
" ouh shit." umpatnya dan segera beranjak dari tribun dan melangkah menuju gerbang sekolah. Bahkan ia sampai lupa untuk menghubungi abangnya, memang tadi berangkat key diantar supir tapi karena paksaan abangnya itu akhirnya rey yang ingin menjemput dirinya. Ia segera mengambil ponselnya, mengotak atik mencari kontak yang akan dihubunginya.

" kok nggk aktif sih... Ini udah 3 kali...., Lagian kalau nggk niat jemput ya nggk usah jemput." Gerutu key.

Hari sudah semakin sore bahkan untuk menunggu taksi atau bus mungkin sudah tidak ada.
Ia sangat takut sekali. Jika nanti ada penjahat, penculik, atau apapun.

siapa yang akan menyelamatkannya.
Ouh kenapa dirinya jadi bingung sendiri.

Tiba- tiba.. Ada yang menepuk pundaknya.

"ouh tidak atau jangan- jangan yang menyentuh pundaknya penjahat atau seorang mafia ouh tidak- tidak ." Batin key
Ia mengambil gunting yang ada di dalam saku rok perlahan tanpa menoleh sedikitpun. Ia mulai menghitung dalam hati .
1...

2...

3...

Hap ia langsung menyodorkan gunting tersebut di depan muka seseorang yang berani menyentuh pundaknya tadi, dan...

Degg

"sam?"
" Lo mau bunuh gue?." ucap sam
Ya benar dia sam.
" eh ngapain lo disini." tanya key
" ini wilayah sekolah, gue sekolah disini emang ada yang ngelarang gue ada disini?." jawab sam

Skakmat

Key pun terdiam bagaimana bisa ia berbicara tersebut..
" goblok key... Goblok." Batinnya  mengrutui dirinya sendiri betapa bodohnya ia.
" lo belum pulang." tanya sam
" ehh... Belum lo sendiri."
" kalau gue udah pulang ngapain gue disini, dasar...."
Key hanya tersenyum simpul...
Bagaimana bisa ia bodoh dihadapan sam.

Found You (Slow Update)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang