Happy reading
Jangan lupa vote & coment sebanyak-banyaknya oke.
Salam autor:-)******
Akhirnya 30 menit gadis itu sampai didepan...
Mansion besar bertuliskan "Kediaman Atalarik".
Yang diisi hanya ibu dan 2 anak. Mungkin bagi pandangan orang lain hidup mereka harmonis dan bahagia. Tapi nyatanya hanya kehancuran yang gadis ini rasakan.Key menghembuskan nafas kasar dan mulai membuka pintu utama ia mulai berjalan masuk.
Di ruang tamu.....
Disana terdapat mama, abangnya dan siapa itu... Seorang laki-laki paruh baya mungkin teman mamanya.
Mereka sedang bergurau sampai kedatangan key saja mereka tidak tau ya memang kadang key merasa bahwa dirinya tak perna dianggapKey tak perduli ia memutuskan untuk menuju kamar, belum beberapa langkah tiba-tiba mamanya memanggil.
"key sini sayang" ucap sila
Key pun berbalik dan mulai mendekat kearah mamanya berada.
" key kenalin ini om wira, dia teman mama."
" key om." ucapnya sambil bersalaman.
" sil anak mu cantik seperti dirimu." ucap laki-laki tersebut
" ah mas... Bisa aja."Key mendengarnya saja jijik.
" key masuk dulu" ucapnya dengan nada dingin.
" bentar key" ucap sila membuat key mengurung niatnya untuk pergi
" gini key mama mau minta ijin sama kamu, mama udah lama kenal sama om wira dan kami sepakat untuk menikah. Apakah kamu setuju?" ucap sila begitu lantang.Jederr....
Bagai tersambar petir, hatinya benar-benar hancur.
Matanya kini mulai memanas."mama mau nikah." ucap key dengan lirih
" iya kamu setuju bukan."
" nggk, key nggk setuju." ucap key dengan tegas.
" kenapa om wira juga baik kepada kita, dan kami sama-sama sudah merasa cocok?"
" terserah."" key tolong kali ini ngertiin mama." mohon sila
" ngertiin mama, mama yang nggk perna ngertiin key, mama selalu mentingin kesenangan mama daripada key. Mama yang nggk perna ngerti keadaan key
mama rebut kebahagiaan, kesenangan,kasih sayang semuanya. Apa mama kurang puas." ucap dengan nada emosi, kini matanya sudah tak sanggup untuk menahan cairan bening itu agar tak keluar.Sedangkan sila kini sudah terduduk lemas, apakah ia sejahat itu kepada putinya. Bahkan sila kini terisak hebat.
" key jaga bicara mu" kini abangnya yang mulai angkat bicara
" kenapa abang mau ikut-ikutan belain mama, bela aja terus wanita pereb....."
Belum selesai bicara tamparan keras sudah mendarat di pipi mulus gadis itu.Plak....
" Rey..." teriak sila.
Perih, hancur, kecewa itu yang dirasakannya.
Bukan mamanya tapi rey yang menampar gadis itu.
" jaga ucapanmu, bagaimanapun keadaanya dia tetap mamamu bagaimana kamu bisa mengucapkan hal semenjijikan itu, Apakah hatimu sudah tertutup oleh kebencian hah jawab, apakah dengan kau berkata seperti itu tak akan melukai hati bunda jawab." ucap rey dengan emosi yang sudah meluap-luap.Key hanya diam.....
" kau tau perempuan yang kau hina sebagai wanita perebut dia yang selalu ada untukmu, dia yang selalu berjuang agar hubungan keluarga kita kembali utuh. Tapi apa kau hanya menilai tentang keburukannya."
"abang benar- benar kecewa sama kamu." ucap rey dan memilih pergi entah kemana.
Sedangkan key hanya tertunduk dan terisak. Ia tak bisa melakukan apa- apa pikiran dan hatinya kini tak bisa berkompromi.Sedangkan wira hanya bisa menyaksikan perdebatan antar keluarga tersebut. Baginya cukup banyak kehancuran dikeluarga ini, ia memutuskan untuk pergi biarkan sila yang memutuskan segalanya.
Key pun berlari keluar rumah.
Ia ingin pergi sejauh- jauhnya kini Ia sudah lelah dengan semuanya. Ia tak perduli mamanya berkali- kali memanggilnya.****
Key berlari menerobos derasnya hujan yang mengguyur ibukota jakarta. Ia tak memperdulikan lagi baju dan tasnya sudah basah kuyup, yang sekarang ia butuhkan adalah sandaran. Kecewa itu yang ia rasakan, terluka itu yang dia alami. Semua terjadi bersamaan, ia tidak bisa menerima ini bagaimana seseorang yang selama ini menjadi sandarannya kini berani menampar dirinya. Ia terus berlari tak perduli lagi bagaimana sekarang keadaanya.
Hingga...Tin...tin...tin..
Sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi.Aaa..... Teriak key..
Citt...
"Ouh shit" umpat sipengendara tersebut.
Sedangkan key hanya diam tak berkutik sama sekali tubuhnya benar- benar kaku jantungnya kini benar- benar ingin keluar dari tempatnya."Woi gila lo... Mau mati lo kalau mau bunuh diri jangan disini. " si pengendara tersebut turun dan memastikan siapa yang hampir ditabraknya tadi.
Dan blummm....
"Key.. Ngapain lo disini." ucap sam ya dia sam.
Key hanya terdiam, wajahnya sangat pucat dan tentu tubuhnya benar- benar bergetar.
" key jawab gue.. Jangan diem aja."
" Bawa guee.. Pergi sam..." ucapnya lirih.
" Lo kenapa.. Pliss jawab gue." belum sempat menjawab....Plukkk..
Key terjatuh kedalam pelukan sam dalam ketidaksadaran. Tanpa membuang waktu sam menggendong key ala brydel style kedalam mobilnya.
****
Next part....
Gimana ngena nggk
See you♡

KAMU SEDANG MEMBACA
Found You (Slow Update)
Teen Fiction√Follow dulu baru baca oke!!. "Tinggal hitungan waktu dan semuanya akan usai... Mungkin setelah ini semuanya akan berbeda kembali. Diriku tak tau apakah kita akan disatukan lagi oleh takdir atau mungkin sebaliknya, bolehkah aku egois dalam ha...