Tiga

5.2K 222 1
                                        

Lenata pulang kerumahnya,tapi bukan ke rumah hardikusuma melainkan kerumah yang dia beli sendiri dengan hasil jerih payah nya sendiri

lenata mengetuk gerbangnya dan setelah menunggu selama 1 menit akhirnya satpam yang menjaga rumahnya membuka gerbang dan alangkah kagetnya pak rahmat selaku salah satu satpam yang bertugas dirumah mewah itu tidak lain adalah rumah Lenata

Pak rahmat segera membuka gerbang dan setelah itu menunduk hormat dan bertanya pada majikannya itu
"selamat siang nona,mengapa nona tidak memakai mobil nona?kenapa nona memakai sepeda yang tidak layak nona pakai?"

lenata hanya terkekeh karna satpamnya itu memberikan banyak sekali pertanyaan padanya sedangkan satpam itu terlihat salah tingkah karna majikannya itu malah terkekeh bukan menjawab pertanyaannya

"kenapa nona?ada yang salah yah?"satpam itu bertanya

"nggak kok pak,oh iya Bi wati di dalam?"lesya bertanya

"iya nona,Bibi di dalam"pak rahmat membalas

"yaudah pak,saya masuk kedalam dulu yah"pak ramhat menganggukan kepalanya

Lenata masuk kedalam rumahnya,sudah seminggu dia tidak datang disini..
Lenata berjalan ke lantai 2 untuk beristirahat di kamarnya tapi langkahnya terhenti ketika mendengar seseorang memanggilnya
"Non,kenapa non jarang sekali datang kemari?nona sedang sibuk yah?"bi wati menanya,lenata bisa melihat wajah khawatir dari bi wati yang sudah dia anggap sebagai ibunya,dia berbalik dan berjalan mendekati bi wati
"Bi,sudah berapa kali lena bilang jangan memanggil lena dengan embel-embel nona,bibi sudah lena bilang berapa kali kalo bibi itu sudah lena anggap ibu lena sendiri,jadi bibi cukup beri lena kasih sayang dan menjaga rumah ini selagi lena nggak ada dirumah"lena tersenyum seraya memeluk bi wati
Bi wati membalas pelukan majikannya yang sudah dia anggap sebagai ibunya sendiri,Lena?kenapa dirumah lenata dia dipanggil lena?karna itu kemauannya
"oh iya bi,bang nanta belum pulang?"lenata bertanya
bi wati tersenyum sambil mengelus rambu panjang lenata dan berkata
"dia masih dikantor,kamu memberikan banyak sekali pekerjaan padanya sampai-sampai dia sibuk sekali"bi wati memasang wajah pura-pura ngambeknya
Lenata terkekeh"Aduh bi,maafkan lena yah..lena kan masih sekolah jadi lena harus urus sekolah lena dulu setelah lena lulus,lena akan menggantikan bang nanta"lena bangkit dari duduknya dan berkata lagi pada bi wati "Bi,lena ke atas dulu yah lena mau istirahat..sebentar lagi lena mau berangkat ke kantor untuk mengecek perkembangannya disana,sekalian menyuruh bang nanta untuk segera pulang dan beristirahat"Bi wati mengangguk

kamu kuat sekali nak,keluarga mu akan menyesal suatu saat nanti.batin bi wati

LENATATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang