BA/2

61.5K 2.2K 57
                                        


Pagi hari nya Al sangat tak sabar untuk pergi bermain bola sama Renan apa yang semalam di janjikan oleh Renan . Tapi pagi ini Renan akan berangkat ke kantor nya padahal Renan sudah membujuk nya kalau pergi nya nanti sore saat ia pulang dari kantor . Dan kini Al sedang menangis melarang Renan ke kantor .

" Hiks Hiks Abi cekalang aja hiks ". Tangis Al yang mencegah Renan pergi ke kantor

" Abi harus kerja sayang ". Ucap Anin sambil menghapus Air mata Al

" hiks Abi ndak boleh kelja hiks ". Tangis Al yang masih memengangi tangan Renan

" Sayang , Kalo Abi gak kerja nanti Abi gak bisa beliin mainan Al dong ". Ucap Anin yang menenangkan Al

" Al kalau nangis Abi gak jadi Ajak Al kesana ". Ucap Renan dengan nada datar nya sedikit menyeramkan

Al masih sesegukan , Al takut kalau suara Renan sudah seperti ini tanda nya Abi sudah marah .

" Al Abi nanti pulang siang sekalian makan di rumah Habis itu kita berangkat , okey ". Ucap Renan pada Al lembut

Al malah membalikan tubuh nya dan menengelamkan wajah nya di kaki Anin ia takut dengan Abi nya .

" kamu sih , ngomong pakai nada yang baik dong ". Ucap Anin pada Renan

" Al , gak mau salim sama Abi ? ". Tanya Renan sambil berdiri menjajarkan tubuh nya pada Al

" Al salim dulu sama Abi ". Suruh Anin pada Al

" Nddaakkk ". Tolak Al

Renan pun bangkit dari jongkok nya lalu menatap Anin .

" yaudah yang Aku berangkat dulu , soal nya ada rapat ". Ucap Renan sambil mencium kening Anin .

" hati hati , fokus di jalan ". Ucap Anin sambil menyalimi tangan Renan

Al masih berada di kaki Anin , padahal Al ingin main sekarang di tempat yang Abi nya bilang , bahkan sampai Al kebawa mimpi .

" Al Abi berangkat ya ". Ucap Renan sambil mengusap kepala Al lalu pergi ke teras rumah yang ada mobil Renan

" Al yuk liat Abi berangkat kerja ". Ucap Anin sambil mengendong Al untuk melihat Renan berangkat kerja .

Anin sudah sampai di teras rumah nya Anin melambaikan tangan nya saat Renan membuka kaca mobil nya .

" Bye sama Abi ". Suruh Anin pada Al

Al mengeleng tak mau , ia masih marah dengan Abi nya tak mau berteman dulu sama Abi nya yang nakal .

" Al makan yu. Nanti ada Om Revan mau ke sini ". Ucap Anin sambil masuk ke dalam rumah nya .

Revan nanti akan ke rumah nya , karena akan memberikan Al baju yang di beli dari Bali . Revan sekarang tinggal di Bali sekaligus berkerja sebagai fotografer serta membuka beberapa restoran di sana .

.............

Tok tok

" Masuk ". Suruh Renan pada orang yang di depan , diri nya sedang sibuk dengan kertas kertas di tangan nya .

" pak ruang meating sudah siap ". Ucap Sekretaris Renan yang bernama Lia

Renan langsung bangkit dari kursi kebesaranya . Ia di kantor terkesan menyeramkan dan bersikap dingin , hampir setiap hari para karyawan divisi sering membicarakan diri nya karena sikap dingin nya dan menyeramkan nya membuat semua karyawan kalau masuk ke ruangan Renan menyebutkan nya NERAKA .

Renan sudah duduk di kursi yang biasa ia duduki , Renan mengeluarkan ponsel nya sedangkan sekretaris nya sedang berbicara presentasi di depan .

My wife ❤

BABY ALDRICH (Sequel Renandika ) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang