BA/58

22.1K 1.6K 78
                                        



Allahuakbar~~ Allahuakbar ~~ Allahuakbar ~~~

Suara takbir mengema dari masjid dekat rumah Renan , tak terasa kini sudah tiba Idul Adha dan kini di rumah Renan semua keluarga sedang ngumpul karna tadi mereka buka puasa bersama serta Kakek Ahmed yang dari Turki ingin merayakan lebaran Idul Adha sama mereka semua .

" Eyang kata Abi Becok capi Al di potong ya ? " Tanya Al pada Eyang Zaenal yang duduk di samping Al .

" Iya , sapi sama kambing yang kemarin harus di potong besok " Ucap Eyang Zaenal .

" Tapi Al Ndak mau capi Al di potong , Al mau nya di pelihala aja " Ucap Al

" Gak boleh dong , sapi kan besar gak bisa kalau Al pelihara " Ucap Eyang Zaenal .

" Ihhh Al Ndak mau capi Al di potong " Ucap Al sambil memasang wajah cemberut .

Renan yang baru saja habis dari taman belakang kini langsung duduk di sofa single dekat Al yang lagi duduk bersama Opa nya .

" Kenapa cemberut ? " Tanya Renan .

" Jangan potong capi Al " Ucap Al pada Renan .

" Harus dong , kalau gak di potong Al gak dapat pahala " Ucap Renan sambil meminum Air di meja .

" Jangan di potong , Al Ndak mau capi Al di potong " Ucap Al bernada ingin nangis bahkan mata nya Al sudah berlinang air mata .

" Uuuuu jangan nangis dong " Ucap Eyang Zaenal sambil memeluk Al agar tak nangis .

" Tapi capi Al jangan di potong hiks " Ucap Al yang kini sudah menangis di pelukan Eyang nya .

" Hahaha nangis , kenapa nih ? " Tanya Revan yang baru datang bersama Zidan di belakang nya .

" Drama sapi " Ucap Renan pada Revan .

" Yah kasihan sapi nya di potong " Ledek Revan pada Al yang di peluk Opa nya .

" Gak bisa lihat sapi lagi " Ucap Zidan yang duduk di karpet sambil memakan keripik di meja .

" Belicik , Al tendang nih hiks hiks " Ucap Al dengan nada kesal serta sambil menangis sesegukan .

" Iya gak di potong kok , jangan nangis yah " Ucap Eyang Zaenal sambil mengusap pungung Al .

" Yuk yuk potong sapi yuk " Ledek Revan .

"AAAAAAAAAAA " Teriak Al

Renan membulatkan mata nya ke arah Al yang lagi menatap Renan untuk memberi tahu agar anak nya diam dan tidak berisik .

👼🏻👼🏻👼🏻👼🏻👼🏻

Kini sudah tengah malam dan Renan bangun dari tidur nya karna ia ingin ke kamar mandi , Di ranjang hanya ada Anin dan diri nya sedangkan Al tidur bersama Zidan di kamar nya ya tadi mungkin Al dan Zidan bermain lama jadi mereka tidur bareng .

Renan bangkit dari ranjang lalu pergi ke kamar mandi dan Anin tadi masih tidur sedangkan Michelle tadi tidur jam 12 malam karna di ajak main sama para tante nya .

Setelah itu Renan keluar dari kamar mandi dan melangkah ke arah meja untuk mengambil minum saat sedang minum air tiba tiba saja ia mendengar suara seperti orang melempar batu kecil dari arah balkon langsung saja Renan menaruh gelas itu dan melangkah ke balkon yang terdapat kaca .

Renan membuka gorden kamar nya untuk melihat ada apa disana dan ia lihat tak ada apa apa malah gelap serta ada lampu taman yang menyala . Renan berusaha berpikir positif mungkin saja angin lewat bawa batu .

BABY ALDRICH (Sequel Renandika ) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang