BA/87

20.5K 1.6K 184
                                        

“ Yang sepatu Icel mana ? .” Tanya Renan pada Anin yang sedang mencuci piring  .

“ Kaya nya di dekat sofa ada  , kamu mau kemana ? .” Tanya Anin. 

“ Mau ke rumah Papa  , mumpung masih pagi sekalian jalan jalan keliling kompleks sama Icel gendut .” Ucap Renan sambil mencium Michelle di gendongan dia  .

“ Owh  , ada di sofa ambil aja .” Ucap Anin  .

“ Oke  , dadah sama Mama ." Ucap Renan pada Michelle  .

“ Dadadada .” Ucap Michelle sambil melambaikan tangan .

“ Bye  .” Ucap Anin  .

Renan lantas melangkah ke arah ruang televisi  , karna ini masih pagi jadi ia akan ajak Michelle jalan jalan di pagi hari sekalian ke rumah Mama Nanda  dan Al pun masih tidur , Al sempat bangun karna nangis secara tiba tiba membuat Renan semalam harus tidurin Al lagi dan sampai sekarang belum bangun  .

Ia membuka pintu pagar rumah nya lalu menutup kembali  , Michelle ia turunkan lalu ia tuntun agar jalan saja kalau di gendong terus bisa pegal.

“ Puhpuhpuh  .” Celoteh Michelle yang menunjuk ke arah kucing oren jalan disamping mereka  .

“ Kucing oyen  , Icel gak boleh pegang .” Ucap Renan .

“ Yehyehyeh  .” Celoteh Michelle yang ingin menghampiri kucing itu tapi di tahan sama Renan .

“ No No  , main puh puh nya Ante Cici ya  .” Ucap Renan yang kembali melangkah bersama Michelle .

“ Aduhhh ada Si cantik  .” Ucap Pak Burhan tetangga samping rumah Renan  .

“ Pagi Pak .” Ucap Renan  .

“ Pagi  , Si Cantik lagi di jalan jalan pagi  , kakak nya kemana kok gak ikut ?.” Tanya Pak Burhan  .

“ Kakak nya masih tidur , Pak Burhan masih kerja atau udah pensiun  ? ” Tanya Renan .

“ Saya udah pensiun  , jadi udah di rumah terus supaya bisa main sama cucu , ” Ucap Pak Burhan  .

“ Cucu nya umur berapa tahun ? ” Tanya Renan  .

“ Ada yang 5 bulan  , ada yang 4 tahun  ,” Ucap Pak Burhan  .

“ Papapaaaaaaa uuuuuuu ,” Celoteh Michelle melihat anjing kompleks sedang di ajak main sama pemilik nya  .

“ Pak Burhan saya tinggal dulu  , mau ke rumah Papa yang di belakang rumah  ,” Ucap Renan pada Pak Burhan  .

“ Owh iya silahkan  , salam buat Pak Reihan semalam kita ketemu di restoran Papa kamu lagi makan sama kamu kaya nya deh  ,” Ucap Pak Burhan dengan wajah bingung .

“ Sama adik saya  , kita kembar jadi mirip  ,” Ucap Renan .

“ Oh gitu  ,  saya mau metik jambu pohon nya ada di belakang runah nanti saya bagi kamu sama Papa kamu itu  ,” Ucap Pak Burhan  .

“ Terima kasih banyak Pak  , saya permisi Pak  ,” Ucap Renan sambil mengambil tangan Michelle yang sejak tadi asik jongkok sambil bermain debu jalanan  .

“ Iya Renan  ” Ucap Pak Burhan.

Renan menuntun Michelle yang kini asik berbicara sendiri sambil melambaikan tangan pada orang yang lewat  , efek gak pernah di ajak keluar jadi Michelle merasa senang bisa jalan jalan bebas tidak seperti di rumah suka naik meja  , lemari  , bahkan pernah dulu ingin menjatuhkan televisi tapi untung nya ada Renan coba kalau tidak ada sudah pasti hancur  .

BABY ALDRICH (Sequel Renandika ) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang