Anin memarkirkan mobil nya lalu ia keluar dari mobil bersamaan dengan mobil suami nya yang baru saja sampai , Anin langsung masuk ke dalam ke rumah nya tanpa menunggu suami nya masuk sesampai nya di dalam ia melangkah ke arah dapur untuk meminum air karna perjalanan jauh membuat Anin haus .
Di tambah habis liat laki sama cewe mesra mesra di cafe sama tadi satu mobil mereka berdua bikin Anin emosi untung anak anak nginap di rumah Mama Nanda .
Anin kembali melangkah ke lift untuk ke kamar nya karna ia malas bertemu suami nya yang baru saja naik ke lantai 2 menggunakan tangga , sesampai nya di kamar Anin membuka hijab nya lalu melihat rambut cantik nya yang habis di potong .
Renan masuk ke dalam kamar dan ia terkejut melihat rambut Anin yang pendek sebahu dan ia bertanya tanya pada diri nya dari mana Anin ? kenapa bisa pulang secara bersamaan .
Anin melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya sedangkan Renan duduk di sofa membuka jas serta kemeja nya lalu bersandar pada kepala sofa .
Anin di kamar mandi menangis di dalam bathud , hati nya sangat sakit mengingat kejadian tadi sore ia benar benar tak habis fikir dengan akal sehat suami nya , apa yang membuat Renan sampai selingkuh dengan Jeslyn .
Apa yang di takutkan Anin benar terjadi , Anin bingung harus melakukan apa sekarang , bertahan atau mundur dalam permasalahan ini.
“ Kalau dulu lo masih sayang sama Jeslyn kenapa nikahin gue ! ,” Ucap Anin sambil meremas rambut nya .
“ Ini yang lo bilang udah gak cinta sama Jeslyn ! , hati lo sebenarnya buat siapa sih ? gue atau Jeslyn hiks hiks hiks ,” Tangis Anin sambil melihat ke arah cincin pernikahan nya , fikiran Anin sangat kalut ia melepas cincin pernikahan nya , hati nya benar benar sakit untuk kedua kali nya .
Tok tok
Anin memejamkan mata nya lalu ia membilas dirinya , mungkin saja Renan juga ingin membersihkan diri karna menunggu ia mandi tadi cukup lama .
Ia pun keluar dari kamar mandi sudah berpakaian dan Anin melirik ke arah suami nya yang kini sedang tiduran di ranjang tapi sepertinya ia lihat Renan sudah mandi .
“ Dari mana kamu ? ,” Tanya Renan sambil memejamkan mata nya .
“ Kenapa anak anak gak di jemput ? ,” Tanya Renan lagi .
Anin tak membalas satu ucapan pun karna diri nya sibuk memakai beberapa skincare sehabis mandi , jujur saja ia harus apa sekarang bersikap marah atau biasa saja jika Renan bertanya .
“ Kamu marah sama aku hanya karna masalah sepele ? hahaha so funny ,” Tawa Renan .
Anin hanya diam menatap suami nya nampak tertawa bahagia seolah masalah ini nampak sepele , mungkim fikir Renan ia tak tau apa yang sudah disembunyikan suami nya.
Ponsel Anin berdering lalu ia langsung mengangkatnya dengan hati yang amat senang .
“ Halo Kak Bima ,” Ucap Anin membuat Renan langsung membuka mata .
Anin melangkah keluar kamar sambil bertelefon dan seketika darah Renan langsung mendidih saat mendengar nama Bima , Bima adalah sosok laki laki yang dulu mencintai Anin saat masih di kampus dan Renan sering berantem sama Anin karna sosok Bima yang selalu melakukan hal layak nya orang pacaran walaupun menurut Anin biasa aja tapi tidak dengan Renan .
“ Kak Bima lagi sibuk apa ? ,” Tanya Anin yang kini sudah duduk di ruang keluarga yang berada di lantai 2 .
“ Aku lagi sibuk photoshot aja sih , kamu ? ,” Tanya Kak Bima .
KAMU SEDANG MEMBACA
BABY ALDRICH (Sequel Renandika )
Humor" Abiiiiiiiiiii ". Teriak Al " Kenapa Al ? ". Tanya Renan " Abi tuu mau matan ". Ucap Al " iya sebentar ". Ucap Renan " Abiiiiiiiiiii tu mau mandi ". Teriak Al " Ayokk mandi ". Ucap Renan Beginilah kehidupan seorang Renandika ketika mempunyai 2...
