BA/37

27.6K 1.5K 70
                                        

Warning !! Typo bertebaran !

Pagi hari nya Anin nampak sangat ribet dengan Renan , karena bangun kesiangan membuat Renan baru ingat kalau ada Meeting yang sangat penting pagi ini . Bahkan Jonas sudah menelfon Renan sejak tadi .

" Mamaaaaaa jas aku dimana ya ? " Tanya Renan sambil teriak dari kamar nya .

" DI LEMARI LAH MASA DI KEBUN SIH ." Balas Anin dengan teriak juga .

" ENGGAK ADA , CARIIN MAH ." Teriak Renan

Anin yang sedang menyiapkan bekal Al nanti ke sekolah harus ia hentikan , demi si bapak nya Al yang pagi ini sangat ribet . Anin pun pergi ke kamar nya untuk mengambil jas Renan , padahal tadi Anin sudah menyiapkan nya loh .

Sedangkan Al sedang menikmati susu nya sambil tiduran di sofa serta melihat televisi dan kini Al sudah rapih berpakaian serangam sekolah nya .

" Maaahh ." Seru Renan yang terdengar dari tangga .

" ABI BELICIK ." Seru Al yang mendengar suara Renan sejak tadi sangat menganggu nya .

" Al kamu habisin susu nya ." Suruh Anin sambil berjalan ke arah tangga intuk ke kamar nya .

Anin menaiki anak tangga satu persatu hingga sampai di lantai 2 ia langsung ke kamar nya yang terdapat pintu terbuka . Setelah itu ia masuk dan melihat suami nya yang sedang pakai kaos kaki .

" Lagian siapa suruh kemarin pulang malam , jadi kesiangan kan kamu ." Ucap Anin sambil berjalan ke Wall in closet untuk mengambil jas yang tadi ia gantung tapi kenapa si Renan tak melihat nya .

Setelah mengambil jas itu Anin kembali ke arah Renan yang duduk di sofa .

" nih , kamu aja yang gak liat  ." Ucap Anin sambil memberikan jas punya Renan .

" Tadi beneran aku gak liat " Ucap Renan sambil berdiri di dekat Anin .

" Yaudah sana berangkat , kasian Jonas nungguin kamu " Ucap Anin

" pasangin dasinya dulu " Ucap Renan sambil memberikan dasi nya .

Anin gak banyak omong langsung mengaitkan dasi pada leher Renan walaupun agak berjinjit karena tubuh Renan yang tinggi dan ia harus menjijit karena pendek . Gapapa lah yang penting Renan suka yeeekan .

" Nanti aku beliin susu ya , biar kamu tinggi " Ucap Renan

" gak usah , makasih atas saran nya . Wahai bapak Renan " Ucap Anin yang ia tau bahwa Reban mengejek nya secara halus .

Untung suami kalau bukan udah Anin pites kaya kutu .

" Dah rapih , sana kamu berangkat " suruh Anin

" Semangat nya mana ? " Tanya Renan sambil menaik turunkan alis nya .

" Gak ada , kamu udah kesiangan . Tuh Jonas telefon lagi ". Omel Anin sambil melihatkan nomer Jonas yang menelfon nya .

" sedikit aja yang " Ucap Renan

" Astaga buapak satu ini ya " Batin Anin

Anin menarik dasi Renan untuk mencium pipi kanan Renan , biar puas suami nya ini . Setelah mencium pipi Renan ia pun melepaskan nya .

" Ini enggak ? " Tanya Renan sambil menunjuk ke bibir nya . Menang banyak dong .

" ABIIIIIIIIIIIII AL TELAT NANTI " Teriak Al yang sangat dahsat terdengar sampai mereka .

" Udah sana berangkat , Al udah mau telat "Ucap Anin sambil mendorong Renan ..

" sebentar , aku cium Michelle dulu " Ucap Renan sambil berjalan ke arah ranjang yang ada Michelle sedang tidur pulas .

BABY ALDRICH (Sequel Renandika ) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang