BA/60

23K 1.4K 75
                                        


" RENAN ALDRICH "

Seruan Anin membuat Renan dan Al menoleh ke arah Anin yang berdiri di tangga menatap mereka dengan wajah yang kesal .

Renan pun langsung berdiri dari sofa lalu menghadap ke arah Anin sedangkan Al sudah turun dari sepeda nya .

" Kalian bukan nya tidur malah main , kamu juga Ren ini udah malam bukan nya suruh Al tidur malah di biarin aja " Ucap Anin dengan nada kesal .

" Aku tadi udah suruh Al buat tidur , tapi Al yang main sepeda aku aja baru keluar dari ruang kerja " Ucap Renan yang melirik ke arah Anin .

Al tak mendengar perdebatan orang tua nya malah mengambil pecahan Gucci itu untuk Al buang nanti .

" Rapihin tuh , udah malam malah bikin kerjaan aja . Al jangan ambil beling itu nanti tangan nya berdarah " Ucap Anin pada Al yang sedang mengambil pecahan Gucci .

" Al kamu ke kamar , tidur " Suruh Renan sambil mendekati Al yang masih saja mengerjakan pecahan itu .

" Ndak mau " Ucap Al sambil mengambil pecahan Gucci .

" Al " Ucap Renan dengan nada galak sambil menatap Al .

" Ndak mau , Al mau lapihin . Al yang bikin ini mama pecah " Ucap Al sambil menatap Renan dengan wajah kesal .

Anin gak tau mau marah atau tidak , mendengar ucapan Al rasa nya kagum . Al bisa bertanggung jawab sama kesalahan nya yang di perbuat .

" Kamu tidur aja yang , aku yang bersihin semua " Ucap Renan pada Anin .

" Ya memang kerjaan kamu , salah sendiri bukan nya lihatin anak main " Ucap Anin sambil melangkah naik ke lantai dua .

Renan menghembuskan nafas nya dan menjongkokkan diri nya untuk merapihkan pecahan yang di akibatkan oleh Al .

" Al kamu udah sana ke kamar aja " Suruh Renan .

" Ndak mau " Ucap Al sambil mengambil semua pecahan yang ukuran besar lalu ingin Al buang ke tong sampah .

" Al taruh lagi , Abi aja yang buang " Ucap Renan pada Al .

" Ndak mau , Al aja " Ucap Al sambil membalikan tubuh nya .

" Al , nurut sama Abi . Mau Abi marahin kamu ? " Tanya Renan dengan wajah yang galak .

Al tak mau mendengarkan ucapan Renan malah terus melangkah ke dapur untuk membuang pecahan itu , Renan menggelengkan kepala nya lalu ia mengambil beberapa pecahan Gucci itu .

Gucci itu Renan gak tahu berapa harga nya benda hanya Anin yang tahu , karna Anin yang memilihnya bukan Renan . Sepertinya ia perlu alat untuk membersihkan ini agar cepat .

Renan bangkit dari jongkok nya lalu melangkah ke arah tempat semua alat kebersihan di rumah ini dan baru saja sampai batas ruang televisi , Renan melihat Al yang membawa sapu serta pengki dari tempat alat kebersihan . Pinter juga anak nya ini , emang gak ada dua nya .

" Abi pinjam sebentar " Ucap Renan pada Al .

" Ndak , ini punya Al " Ucap Al sambil melewati Renan begitu saja .

Renan melihat ke arah Al yang lagi membersihkan pecahan Gucci itu , lantas Renan pun melangkah ke arah Al untuk membantu nya . Al kalau berbuat kesalahan pasti selalu bertanggung jawab dan tak mau di bantu sama siapa pun termasuk dia sendiri .

" Al duduk aja , biar Abi yang Bersihin semua nya " Ucap Renan Sambil mengambil sapu yang ada di dekat sofa .

" Al aja , Abi ndak ucah bantuin Al " Ucap Al sambil menarik sapu yang ada di tangan Renan .

BABY ALDRICH (Sequel Renandika ) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang