" RENAN ALDRICH "
Seruan Anin membuat Renan dan Al menoleh ke arah Anin yang berdiri di tangga menatap mereka dengan wajah yang kesal .
Renan pun langsung berdiri dari sofa lalu menghadap ke arah Anin sedangkan Al sudah turun dari sepeda nya .
" Kalian bukan nya tidur malah main , kamu juga Ren ini udah malam bukan nya suruh Al tidur malah di biarin aja " Ucap Anin dengan nada kesal .
" Aku tadi udah suruh Al buat tidur , tapi Al yang main sepeda aku aja baru keluar dari ruang kerja " Ucap Renan yang melirik ke arah Anin .
Al tak mendengar perdebatan orang tua nya malah mengambil pecahan Gucci itu untuk Al buang nanti .
" Rapihin tuh , udah malam malah bikin kerjaan aja . Al jangan ambil beling itu nanti tangan nya berdarah " Ucap Anin pada Al yang sedang mengambil pecahan Gucci .
" Al kamu ke kamar , tidur " Suruh Renan sambil mendekati Al yang masih saja mengerjakan pecahan itu .
" Ndak mau " Ucap Al sambil mengambil pecahan Gucci .
" Al " Ucap Renan dengan nada galak sambil menatap Al .
" Ndak mau , Al mau lapihin . Al yang bikin ini mama pecah " Ucap Al sambil menatap Renan dengan wajah kesal .
Anin gak tau mau marah atau tidak , mendengar ucapan Al rasa nya kagum . Al bisa bertanggung jawab sama kesalahan nya yang di perbuat .
" Kamu tidur aja yang , aku yang bersihin semua " Ucap Renan pada Anin .
" Ya memang kerjaan kamu , salah sendiri bukan nya lihatin anak main " Ucap Anin sambil melangkah naik ke lantai dua .
Renan menghembuskan nafas nya dan menjongkokkan diri nya untuk merapihkan pecahan yang di akibatkan oleh Al .
" Al kamu udah sana ke kamar aja " Suruh Renan .
" Ndak mau " Ucap Al sambil mengambil semua pecahan yang ukuran besar lalu ingin Al buang ke tong sampah .
" Al taruh lagi , Abi aja yang buang " Ucap Renan pada Al .
" Ndak mau , Al aja " Ucap Al sambil membalikan tubuh nya .
" Al , nurut sama Abi . Mau Abi marahin kamu ? " Tanya Renan dengan wajah yang galak .
Al tak mau mendengarkan ucapan Renan malah terus melangkah ke dapur untuk membuang pecahan itu , Renan menggelengkan kepala nya lalu ia mengambil beberapa pecahan Gucci itu .
Gucci itu Renan gak tahu berapa harga nya benda hanya Anin yang tahu , karna Anin yang memilihnya bukan Renan . Sepertinya ia perlu alat untuk membersihkan ini agar cepat .
Renan bangkit dari jongkok nya lalu melangkah ke arah tempat semua alat kebersihan di rumah ini dan baru saja sampai batas ruang televisi , Renan melihat Al yang membawa sapu serta pengki dari tempat alat kebersihan . Pinter juga anak nya ini , emang gak ada dua nya .
" Abi pinjam sebentar " Ucap Renan pada Al .
" Ndak , ini punya Al " Ucap Al sambil melewati Renan begitu saja .
Renan melihat ke arah Al yang lagi membersihkan pecahan Gucci itu , lantas Renan pun melangkah ke arah Al untuk membantu nya . Al kalau berbuat kesalahan pasti selalu bertanggung jawab dan tak mau di bantu sama siapa pun termasuk dia sendiri .
" Al duduk aja , biar Abi yang Bersihin semua nya " Ucap Renan Sambil mengambil sapu yang ada di dekat sofa .
" Al aja , Abi ndak ucah bantuin Al " Ucap Al sambil menarik sapu yang ada di tangan Renan .
KAMU SEDANG MEMBACA
BABY ALDRICH (Sequel Renandika )
Humor" Abiiiiiiiiiii ". Teriak Al " Kenapa Al ? ". Tanya Renan " Abi tuu mau matan ". Ucap Al " iya sebentar ". Ucap Renan " Abiiiiiiiiiii tu mau mandi ". Teriak Al " Ayokk mandi ". Ucap Renan Beginilah kehidupan seorang Renandika ketika mempunyai 2...
