38. Delio Feeling

42.6K 2.2K 79
                                        

"Kamu udah mendingan? Kakak mau nanya sesuatu sama kamu" Aksa bertanya pada Aileen membuat semua yang ada di dalam ruangan menatap mereka berdua.

"Iya Kak, Aileen udah mendingan kok"

"Kamu kenapa bisa ada di toilet?"

"Sa, lo gausah aneh-aneh deh nanya nya"

"Re..." Keenan menegur Rea agar adiknya itu memilih bahasa yang benar.

"Maaf kak"

"Aileen niatnya mau cuci muka sebelum masuk kelas kak"

"Lain kali jangan pergi sendiri. Kamu bisa minta tolong sama kakak-kakak kamu, kamu juga bisa minta tolong sama Delio dan Aksa " Arion mengelus rambut Aileen dengan sayang sambil melirik Delio dan Aksa yang masih setia memenuhi ruang rawat Aileen.

"Tapi kan Kak, kemaren it-"

"Atau Kakak suruh bodyguard buat nemenin kamu" Aladri memotong pembicaraan Aileen, sebelum gadis itu menyelesaikan perkataannya.

Aileen menghembuskan nafasnya dengan berat. Toh mau menolakpun tidak akan bisa "Iya lain kali Aileen gak akan pergi sendiri lagi"

Baby take my hand

I want to be my husband

Cause youre my ironman

And i love you 3000

"Kak handphone Aileen mana?"

"Ini" Rea memberikan handphone dengan case barbie itu pada Aileen.

"Siapa?" Aladri bertanya pasalnya Aileen hanya melihat layar yang memperlihatkan nama si pemanggil tanpa menggeser ikon warna hijau.

"Rio kak..."
Jawaban dari Aileen membuat Delio bertanya-tanya. Apa hubungan Aileen dan Alterio sudah dekat? Pasalnya Delio saja tidak pernah menghubungi Aileen sama sekali, nomor Aileen hanya sebagai penghias diantara nama kontak yang indah di handphone milik Delio.

"Mau ngapain lagi sih dia?!" Aksa memang tidak suka dengan Alterio sejak pertama kali bertemu.

"Mau kakak yang angkat?" Arion menawarkan diri karena melihat Aileen hanya terus diam.

"Engga usah Kak, biar Aileen aja"

'Hallo'

'Aileen'

'Kenapa?'

'Gapapa, gimana keadaan lo?

'Aku udah baikkan'

'Oh syukur deh'

'Aku udah denger semuanya, kamu yang ngasih tau Kak Aksa kalo aku ga ada di kelas'

'Oh lo udah tau'

'Iya. Emmm makasih karna kamu mereka nyariin aku"

Percakapan Aileen di telepon tak luput dari pandangan semuanya. Apalagi Delio tidak pernah mengganti pandangannya. Pandangan dan pendengarannya hanya pada Aileen yang masih sibuk berbincang dengan temannya itu.

'Iya sama-sama. Yauda gue tutup, lo istirahat. Cepet sembuh'

'Iya makasih' Aileen menganggukkan kepalanya meskipun dia tahu bahwa Alterio tidak akan melihatnya.


"Si Go Rio Rio ngomong apa aja?"

"Dih Kak Aksa kebiasaan deh, kepo banget"

"Yaelaaah Leen.....Kakak cuman mau tau doang"

My Possessive Brother's (TELAH TERBIT) (Part Of Possessive)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang