Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.
« èpouse - moi ° myg »
" Sudi tak doktor kahwin dengan saya ? " " Pardon me ? "
🌠🌠🌠
Yoongi ' s side .
" Mickey - ah ~ Lena tak tidur malam tadi uhm ? " Seorang lelaki yang berkulit putih pucat itu mengusap - usap kepala seekor anjing putih yang sedang berehat di taman mini klinik haiwan miliknya itu .
" Woof woof !! " Mickey menggosok kepalanya ke tangan lelaki itu , dan itu sudah cukup membuatkan lelaki itu tertawa senang . " Aigoo , kamu lapar eh ? Papa pergi siapkan makanan untuk kamu dengan kawan - kawan , lepas tu papa nak cek kamu dah sihat ke belum . "
Lelaki yang memakai kot putih dan tag nama 'Min Yoongi' itu mengangkat tubuh Mickey dan membawanya masuk ke dalam klinik , diikuti dengan anjing - anjing yang dirawatnya .
" Selamat pagi , Doktor Min . "Moon Hyera , jururawat yang bertugas di bahagian kaunter sejak kliniknya dibuka 3 tahun lepas menegurnya apabila melihat dirinya masuk ke dalam klinik .
Yoongi hanya tersenyum nipis dan mengangguk . " Pagi , Hyera . Ada appointment ke harini ? " Yoongi menurunkan Mickey ke lantai dan pergi ke kaunter . Hyera hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya .
" Ada , lebih kurang dalam lima untuk harini ? Tuan Mickey nak tengok keadaan Mickey tengahari nanti , doc . " Yoongi mengangguk perlahan . Wajah Hyera itu dipandang .
" Makanan untuk semua haiwan dah renew kan ? Saya nak sediakan makanan untuk diorang ni . "
" Ah , ya . Stok baru sampai malam tadi . Saya dah pindahkan dekat stor belakang . " Yoongi hanya melemparkan senyuman apabila mendengar penjelasan Hyera itu .
" Okay noted . Nanti ada apa - apa , panggil saya dekat bilik ya ? " Yoongi memandang anjing - anjing yang mengikutinya dari tadi itu . " Come anak - anak papa . Papa nak bagi makanan . "
Dan Yoongi pun terus berlalu ke bilik belakang untuk memberi makan kepada haiwan yang dirawat di kliniknya itu .
🌠🌠🌠
" Argh , Kim Yohan ! Buat slow - slowlah !! "
Geunyoung mengetap bibirnya , cuba menahan kesakitan di bahagian bahunya apabila sepupu jauhnya , Kim Yohan sedang berusaha untuk mewarnakan kembali tattoo yang sudah semakin memudar itu.
" Tch , tahanlah sikit ! Yakuza jenis apa kau ni , kalau setakat touch-up tattoo balik pun rasa sakit bagai nak rak . " Yohan menayangkan senyuman sinis , melihatkan Geunyoung yang seperti sudah mahu menangis itu .
Geram dengan sikap Yohan itu , Geunyoung terus menondongkan pistol ke kepala sepupunya itu . " Jangan cuba nak hina aku eh ! Sedar sikit yang kau boleh hilang nyawa kau bila - bila masa je ! "
Yohan menggulingkan anak matanya , langsung tidak gentar walaupun pistol sudah berada di dahinya . Alat untuk mewarnakan tattoo itu diletakkan ke tepi dan hasil kerjanya itu dipandang dengan penuh rasa bangga .
" Oi , tuan puteri . Tattoo kau dah siap . " Geunyoung memandang ke bawah untuk melihat tattoo yang baru diperbetulkan itu . Senyuman puas muncul di wajahnya .
Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.
" Uwah , tattoo gue udah kembali lawa ! " Geunyoung tersengih sebelum pistolnya itu diletakkan kembali ke ribanya .
Kenapa dia melukis tattoo bermotifkan bunga di bahunya ? Itu menandakan yang dia merupakan seorang yakuza , and yes . Seorang yakuza perempuan yang pertama dalam sejarah keluarganya --- Lebih tepatnya .
Dan kenapa di bahu ? Supaya dia dapat menyembunyikan identitinya , walaupun ditentang ayahnya .
Kepala Kim Yohan yang muda 3 tahun darinya itu digosok , tanda berterima kasih kepadanya .
" Terima kasih , uhm ? " Yohan hanya mampu melepaskan keluhannya . Inilah yang dia lemah dengan perangai sepupunya itu , bersifat seperti seorang dominan semasa pertarungan , tetapi bersikap manis dalam kehidupan sebenarnya .
Tidak , seorang Kim Yohan tidak menyukai seorang Jung Geunyoung melebihi sepupu , dia cuma risaukan Geunyoung tidak akan mampu mengawal emosinya apabila bertarung dengan musuh mereka --- Jika melibatkan orang yang disayanginya .
" Ya , no problem . " Yohan bangkit dan mengambil baju yang dikenakan oleh Geunyoung , yang digantung di pintu almari . Apabila dia berpusing kembali ke belakang , dia lihat Geunyoung yang hanya mengenakan singlet hitam itu sudah berdiri dan ingin keluar .
" Kau nak pergi mana pulak ? Pakai dulu baju kau ni ! " Geunyoung hanya menggelengkan kepalanya sebelum pintu bilik rehat anak buahnya itu dibuka .
" Aku nak practice dengan pedang samurai yang baru sampai semalam tu . Wanna join ? " Kening terbentuknya itu diangkat , mengajak Yohan menjadi lawannya untuk berlawan pedang .
Dan semua orang di markas itu tahu , jika yakuza manis itu mengajak mereka untuk melakukan perkara berkaitan hal markas ataupun kegiatan haram mereka itu , itu merupakan sebuah arahan dan wajib dituruti . Yohan hanya menyunggingkan sebuah senyuman , yang cukup sinis pada pandangan Geunyoung .
" And you know I have to obey to all of your words right , cik muda Geunyoung ? "Wajah Geunyoung dipandang sebelum bicaranya kembali diteruskan . " Wanna bet ? "
Geunyoung hanya mengukirkan senyuman sinisnya . " Of course . "