[DIBUKUKAN]
Saat seseorang lebih merasa bahwa ia digilai, bukan dicintai. Memaksa wanita dengan rambut pendek bernama Ji yan menerima semua perlakuan Jeon Jungkook. Bahkan saat belum saling mengenal, pemuda Jeon itu dengan bibir manisnya berkata,
...
"Sudah siap Ji?" Tanya Jungkook, pria dengan rambut panjang itu menunggu istrinya memakai baju. Namun di detik berikutnya Ji yan keluar dengan gaun biru langit. Membuatnya menjadi super imut. Jungkook hanya tersenyum, seperti ada kebanggan tersendiri.
"Ayo sayang." Jungkook menggenggam tangan Ji yan, bahkan saat di dalam mobil genggaman tangannya tidak mau dilepas. Ji yan sedikit khawatir, apa tidak apa-apa kalau menyetir tangan satu, "Jung, kau bisa melepaskan tanganmu dulu. Kau harus menyetir dengan benar."
Jungkook menatap ke arah Ji yan, sedikit memicingkan matanya. "Kau tidak mau berpegangan tangan denganku ya?" Bibir pria itu sekarang dimanyunkan lagi, seperti biasa saat dia marah atau merajuk. "Bukan, nanti kalau sudah sampai saja kita berpegangan lagi, okay?"
Pria itu tidak menjawab, hanya melepaskan genggaman tangannya. Meraih kemudi dengan bibir maju. Membuat Ji yan terkekeh geli. Jungkook benar-benar lucu saat bibirnya maju. Itu juga salah satu hal yang ia sukai dari Jungkook.
Sekarang mereka sudah sampai taman bermain. Tumben sekali pria itu mengajaknya jalan-jalan seperti ini. Meski begitu, Ji yan tidak pernah mengeluh. Apa yang sekarang terjadi, seperti Ia bisa makan dengan baik, bertemu orang yang menyayanginya saja sudah sangat bersyukur.
Ji yan meraih tangan Jungkook, lalu menggenggamnya erat. Tangannya juga sangat pas dengan tangan Jungkook. Seperti memang sudah di takdirkan untuk menjadi pasangannya.
Jungkook membalas genggaman wanita di sebelahnya. Bibirnya jadi tersenyum lagi. Ia mengajak Ji yan bermain roller coaster. Ji yan hanya mengiyakan saja, terserah pria itu ingin apa. Ia hanya ingin Jungkook bahagia.
Selesai puas bermain wahana, mereka bermain ke rumah kaca. Jungkook menyuruh Ji yan berpose pada salah satu jendela kaca yang ada. Ji yan awalnya bingung, ia tidak pernah di suruh berpose sebelumnya. Tapi akhirnya dia lakukan juga.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sudah Jung?" Jungkook mengangguk, lalu kembali menggenggam tangan Ji yan untuk masuk kedalam. Saat masuk kedalam Jungkook sedikit takut, dimana jalan keluarnya. Ia sudah mengelilingi rumah ini 4 kali dan masih bingung. "Ji, jangan lepas tangan ya. Aku takut kau hilang."
"Iya. Um.. Jungkook, disana bukannya jalan keluar? Kenapa kita berputar-putar disini?"
--
Setelah puas bermain wahana dan keliling taman bermain, Jungkook mengajak Ji yan makan di restoran pinggir pantai. Ia ingin memakan seafood. Jungkook memesan beberapa makanan, ada udang bakar, gurita saus pedas, kepiting saus tiram dan masih banyak lagi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.