Bagaimana jika seorang gadis polos sengaja melepas keperawanannya untuk sahabatnya sendiri. Karena ia takut jika sang kekasih tau bahwa ia tidak berpengalaman dalam hal tersebut.
Sang sahabat bersedia membantu, namun mereka berdua malah terjebak aka...
....Setetes embun membunuhku Embun di pagi yang syahdu
Entah apa dan mengapa Ku hanya bisa bertanya kepada dunia
Dunia sudah terlalu tua Renta dan Tak berdaya
Tak Ada jawab darinya Membuatku menjadi Lara
Rasa sakit ku Tak membunuhku Rasa sejuk embun pagi yang membunuhku
Misteri dunia yang terlupa Takkan ada yang mencari jawabnya
Cukup disini terima saja Kau dan dia sama saja
Dunia ini sudah tua Dan terlupa oleh waktu dan manusia...
* ** ***
[No details proofreading. Jadi, jika kalian menemukan kesalahan pada cerita ini, jgn sungkan untuk memberitahukanku. Thx.]
Malam itu, James dan Nadine baru saja selesai menonton konser Coldplay. Tapi, mereka tak langsung pulang ke flat mereka. Mereka harus menjemput bayi mereka di rumah sang Nenek.
*Ting.. nung..
Suara bel pintu rumah neneknya James bergema. Sang Nenek segera membukakan pintu.
"Kalian lama sekali.." Keluh sang Nenek.
"Maaf, Nek." Sesal keduanya.
"Ya sudah, cepat masuk. Di luar dingin."
Keduanya pun masuk ke dalam rumah tersebut. Tiada yang mereka pikirkan kecuali Emma, bayi mereka.
"Nek, di mana Loulou?" Tanya James.
"Di kamarmu.." Jawab sang Nenek.
"Apakah ia sudah tidur?" Kini giliran Nadine yang bertanya.
"Syukurlah ia baru saja tertidur. Bayi kalian itu benar-benar telah menyiksaku.."
"Maafkan kami, Nek.." Ucap keduanya lagi. Mereka tak menyadari jika sang Nenek salah bicara.
"Eh! Oops! Nenek hanya bercanda saat mengatakannya.."
"Hah? Bercanda apanya, Nek?" Tanya James.
"Oh, apa kau tak dengar? Nenek tadi berkata bahwa Loulou itu bayi kalian. Haha.. Kalian mengasuhnya seperti bayi kalian sendiri."
James dan Nadine saling menatap, mereka hampir kena serangan jantung karena degupan jantung mereka sangat kencang.
"Haha... Nenek jangan bercanda.." Ujar James dengan tawa palsunya yang terdengar canggung. Begitupun dengan tawa canggung Nadine.
"Haha.. Jika kalian punya bayi nanti, kalian sudah tau cara merawatnya karena kalian sudah berpengalaman." Celetuk sang Nenek.
"I..iya, Nek." Sahut keduanya.
Lalu mereka menuju kamar James untuk menjemput bayi mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.