Matamu adalah secangkir rindu
Tanpa takaran
Sedikit perbincangan
Dalam setiap pertemuan
Mata, juga bibir dan payudaramu
Adalah ruang tanpa batasan
Menyadarkanku tentang arti ke sempurnaan
Dan aku menari dengan bayangan
Terus menari penuh ke indahan
Di antara sorot mata
Bibir yang sedikit bergetar mengeja aksara
Dan di antara payudara
Aku merayakan; bayangan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Antologi Puisi
PoetrySekumpulan realita yang saya tangkap dalam setiap ruang lalu menjadikannya sebuah Puisi. Saya ingin menulis. Apa yang saya lihat dan apa yang saya dengar ingin saya tulis! Jangan lupa Komen dan Vote ya sayang heuheu .. [GRATIS!] Selamat membaca Sela...
