Serupa ciuman yang menghangatkan
Aku datang menemuimu saat kau merasa ke hilangan
Serupa mawar yang tumbuh di musim hujan
Kau meninggalkan pesanku tanpa balasan
Serupa harapan yang menginginkan sebuah ke pastian
Aku datang menemuimu saat kau merasa di hakimi oleh ke adaan
Serupa tangisan di sepertiga malam
Kau membiarkan rasa kecewaku menjerit pada lantunan doa-doaku setiap malam
Serupa tanpa rupa
Luka tanpa nama
Apa tanpa mengapa
Hampa tanpa bertanya
Itulah aku
Laki-laki yang tak tahu
Harus apa
Dan seperti apa
Mengartikan cinta
Untuk sebuah rasa
Yang kecewa
Tanpa balasan cinta
Yang menangis
Tanpa rasa rela
Yang ingin melupakan
Tanpa tangisan!
Rumtit memang
Membiarkan perasaan
Tanpa jawaban
Untuk hati yang tak ingin menemui ke hilangan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Antologi Puisi
PoesiaSekumpulan realita yang saya tangkap dalam setiap ruang lalu menjadikannya sebuah Puisi. Saya ingin menulis. Apa yang saya lihat dan apa yang saya dengar ingin saya tulis! Jangan lupa Komen dan Vote ya sayang heuheu .. [GRATIS!] Selamat membaca Sela...
