Suaranya nyaring
Dalam semangkuk piring
Hanya itu yang membuatnya tersenyum
Tanpa sanggup melontarkan kata dalam bayangan spektrum
Seperti bunga
Yang sedang tumbuh
Ia menolak layu
Lalu mati untuk waktu yang singkat
Sebab hidup
Adalah tentang sebagian
Dari segala penolakan
Sebelum menerima ke adaan katanya
Dalam mangkuk yang nyaring
Ia melihat sosok wajah seorang manusia
Dengan dua taring
Sibuk melihat dirinya
Dalam bayang hening
Yang hampir membuatnya asing
Dalam semangkuk piring
Antara ia dan manusia bertaring
Mencoba tidak menjadi asing
Dan itu membuatnya sedikit berontak
Pada hening
Setidaknya itu membuatnya sadar
Dalam ruang hening
Jika manusia kini terlalu jauh memuja dirinya sendiri
Hingga kebenaran pun di jadikan alas atas nama agama
Bukan lagi atas nama kemanusiaan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Antologi Puisi
PoetrySekumpulan realita yang saya tangkap dalam setiap ruang lalu menjadikannya sebuah Puisi. Saya ingin menulis. Apa yang saya lihat dan apa yang saya dengar ingin saya tulis! Jangan lupa Komen dan Vote ya sayang heuheu .. [GRATIS!] Selamat membaca Sela...
