Chapter 18

9.4K 399 26
                                        

Icha terbangun dari tidur paginya karena ponselnya berbunyi menandakan notifikasi. Kemudian ia pun segera mengambil ponsel nya yang berada di atas nakas.

+628*********
Online

Hai Alisha:)

Siapa?

Ini gue Marchell yang tampan itu:b Save yaa no gue

Pd amat lo. Iya. Btw dapet no gue dari siapa?

Ada deh😘

Emot lo😑

Hhe sorry. Ehh nanti malam kita jalan yuk

Gimana nnti aja, gue bilang dulu sama abang-abang gue

Yaudah deh nanti kalau diizinin chat aja gue ya. Byee

Iya. Bye

------------------------------------------

'Tok.. Tokk.. Tokkk'

"Icha bangun. Kamu harus sekolah" ucap Vira dari balik pintu.

"Iya bun, Icha udah bangun kok" sahut Icha.

"Yaudah sekarang kamu cepat mandi, kita tunggu dibawah" ujar Vira sambil berlalu dari pintu.

"Iya bun"

Dengan langkah gontai, Icha pun segera bergegas ke kamar mandi. Tak membutuhkan waktu lama, Icha pun telah keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang sudah dibalut seragam. Kemudian ia pun memakai sedikit bedak bayi, dan memoles bibirnya dengan sedikit liptint. Setelah itu Icha pun segera menghampiri keluarganya di meja makan.

"Good Morning" sapa Icha.

"Morning sayang" kompak semuanya.

"Loh kok abang pake seragam sama kayak Icha?" tanya Icha heran pada Azka, Adit, dan Rafa.

"Ya kan kita mau sekolah di sekolah kamu Icha" jawab Rafa. Icha pun hanya ber'oh' ria.

"Yaudah sekarang kalian cepat makan, nanti terlambat ke sekolah" titah Alex.

"Gak papa kali Opa, kan yang punya sekolah nya juga Papa" sahut Rey santai.

"Mentang-mentang kalian anak pemilik sekolah, kalian jangan seenaknya, tetep harus menuruti tata tertib. Ngerti? " jelas Citra.

"Iya Mom" balas anak-anaknya.

"Yaudah sekarang cepat makan" lanjut Citra.

Kemudian mereka pun makan dengan khidmat.

"Icha hari ini kamu berangkat bareng Bunda yah" ucap Vira.

"Siap Bun"

"Kita ikut dong Bun" rengek Lio.

"No, ini khusus perempuan" sahut Vira sambil terkekeh. Semua pun ikut tertawa, kecuali Lio, Ia malah mendengus kesal.

"Yaudah sekarang yuk kita berangkat" ajak Vira yang diangguki oleh Icha.

Setelah berpamitan kepada keluarganya, Icha pun segera berangkat bersama Vira--Bundanya.

Possessive Brother's [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang