Kini Arkan, Arsen, dan juga Sasha telah sampai di mansion Icha.
Ting Tong
"Ehh ada Non Sasha sama temen-temen, silahkan masuk" sapa Bi Ratih sambil membuka pintu.
"Em gak usah Bi. Ohh iya Bi, Sasha mau tanya nih, kok Icha gak masuk sekolah yah?" tanya Sasha.
"Ohh itu Non Icha lagi dirawat di rumah sakit" balas Bi Ratih.
"APAA!" kaget mereka bertiga.
"Bagaimana bisa Icha ada dirumah sakit Bi?" tanya Arsen penasaran.
"Saya juga gak tahu den, soalnya waktu itu bibi lagi ke pasar"
"Terus sekarang Icha ada dirumah sakit mana Bi?" tanya Icha.
"Non Icha ada dirumah sakit milik keluarga Non"
"Yaudah kalau gitu Sasha sama temen-temen pamit dulu yah Bi, makasih Bi. Assalamu'alaikum" pamit Sasha pada Bi Ratih.
"Iya Non, Wa'alaikumsalam"
****
"Dek cepat sadar yah, abang kangen sama canda tawa kamu" lirih Lio.
"Lio sebaiknya kamu pulang yah, kamu butuh istirahat" sahut Citra.
"Gak Mom, aku mau temenin Icha disini"
"Sayang, kamu gak usah khawatir, kan masih ada Mommy sama Bunda yang jaga Icha kamu pulang yah"
"Tapi Mom"
"Gak ada tapi-tapian Lio, Mommy gak mau kamu sakit"
"Yaudah deh Mom"
"Sekalian ajak abang-abangmu yang lain buat pulang, kasihan mereka gak tidur dark kemarin, dan bilang biar Mommy sama Bunda yang jaga Icha oke"
"Oke Mom, kalau gitu Lio pamit yah Mom, Bun. Nanti kalau Icha udah sadar kasih tahu Lio yah" pamit Lio.
"Iya sayang" balas Citra.
"Hati-hati dijalan yah Nak" tambah Vira.
"Kak kapan Icha akan sadar?" tanya Vira pada Citra.
"Kakak juga gak tahu Vir kapan Icha akan sadar, semoga aja Icha cepat sadar"
"Iya kak"
Setelah kepergian Lio, tiba-tiba pintu ruangan pun kembali terbuka dan menampilkan Sasha, Arkan, dan juga Arsen.
"Assalamu'alaikum Tante" kata Arkan dkk.
"Wa'alaikumsalam" balas Citra dan Vira bersamaan.
"Tan kita ke kesini mau jenguk Icha. Bolehkan?" tanya Arkan.
"Iya boleh dong, kan kalian temen nya Icha" balas Vira.
"Ohh iya tan gimana keadaan Icha sekarang?" tanya Sasha.
"Keadaan Icha sangat kritis dan saat ini dia dinyatakan koma" jawab Citra.
"Yaampun Icha, kenapa lo bisa kayak gini hiks...hiks..." tangis Sasha pecah ketika ia menghampiri brankar milik Icha.
KAMU SEDANG MEMBACA
Possessive Brother's [COMPLETED]
Fanfiction"Bang aku mau main keluar yah sama sahabat aku" izin nya. "Gak boleh" ucap para abangnya serempak. "Engkau tidak memiliki rasa takut untuk melindungiku, memberi pengetahuan, bahkan sering memarahiku karena perbuatanku. Akan tetapi, engkau tetaplah...
![Possessive Brother's [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/204754952-64-k781287.jpg)