Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
***
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Namjoon dan Jungkook sama-sama berwatak keras dengan cara mereka sendiri.
Seperti halnya sekarang, keras kepala Jungkook sudah tidak bisa Namjoon biarkan dan juga toleransi lagi.
Pada pagi yang masih belum beranjak siang itu, Namjoon mendapatkan panggilan dari Hoseok yang kedua kalinya. Panggilan itu dimaksudkan untuk memberitahu Namjoon bahwa Jungkook sedang menghadap atasan mereka untuk menerima Namjoon kembali sebagai karyawan di perusahaan properti yang cukup ternama itu.
Segera dan tanpa melakukan apapun lagi, Namjoon meraih kardigan dan langsung menggunakan taksi agar lebih cepat sampai.
Namjoon yang hanya menggunakan pakaiam santai cukup mengejutkan semua rekan kerjanya. Kabar Namjoon mengundurkan diri sudah terdengar bahkan alasan Namjoon juga ikut menjadi bahan pembicaraan.
Posisi Namjoon yang cukup membuat semua orang iri kecuali Hoseok yang membuat setiap gerakan Namjoon menjadi bahan yang menyenangkan sebagai topik untuk membullynya dari belakang.
Namjoon benar-benar nekat.
Sok sekali, menolak promosi lalu mengundurkan diri.
Sebenarnya apa yang dia cari?
Adiknya tadi..
Oh itu adiknya..
Sudah. Rasanya Namjoon sangat ingin menutup semua mulut yang menghina Jungkook.
Namjoon sampai pada pintu ruang kerja atasannya. Sebelum ia membuka pintu sudah ada Hoseok yang mencegahnya.
Namjoon justru menatap datar Hoseok, "aku tau apa yang aku lakukan!"
Hoseok tidak bisa berbuat apa-apa kecuali melihat dan menyaksikan apa yang akan terjadi selanjutnya sambil tetap berhati-hati. Kalau-kalau Namjoon atau Jungkook semakin membuat keributan.
Namjoon semakin masuk dalam ruangan tersebut sambil menjaga kesopanan.
"Saya mohon Tuan tidak memecat kakak saya, dia sangat menyukai pekerjaan ini. Dia akan tetap pergi ke Australia sesuai yang ditugaskan padanya"
"Jungkook!"
Apa-apaan. Jungkook sungguh diluar jangkauan Namjoon kali ini. Dia yang berani menghadap atasannya sampai mengucapkan bahwa Namjoon akan pergi meninggalkannya.
"Saya akan tetap mengundurkan diri. Saya permisi. Maaf karena telah membuat Tuan dan semua yang ada di perusahaan ini tidak nyaman"
Namjoon harus lebih keras lagi.
"Tunggu!"
Langkah Namjoon yang membawa Jungkook terhenti saat perintah dari atasannya terdengar.