Amira pov
Aku tau kemunculanku tak berguna
Biarkan aku memantaunya dari kejauhan
Abigail pratama
Aku mengambil silet,Menyayat pola abstrak ditanganku.
Semenjak kepergian daniel,Aku kembali pada kegilaanku.
Air mata menetes tanpa bisa dicegah.
semua membuatku kalut.
Aku ingin memeluk abi,Wajah abi sangat terpuruk,Abigail tetaplah abigail.
Lelaki misterius sejak dulu .
Aku mengambil obat penenang,
Ingin rehat sejenak,Lelah dengan dunia.
Perlahan amira terlelap,Setelah mengkomsumsi obat.
Paginya amira mengikuti perkuliahan dengan kalut ,Nenek sedang kritis dan Amira tidak bisa meninggalkan kelas.
Ini kali pertamanya ia masuk kuliah,Amira tak mendengar ujar dosen, hanya fokus memikirkan nenek.
Seseorang mengetuk pintu,Abigail.
Menjumpai pak burhan yang sedang menerangkan.
"Baiklah amira kamu boleh keluar dari kelas saya,Ikutlah dengan abigail"
"Tapi pak, ini pertama kali saya masuk kelas"
"Ikuti saja amira, waktukmu tak banyak"
Pak burhan kembali menerangkan,Aku melangkah keluar setelah pamitan.
"Ada apa kak?mengapa harus keluar kelas?"
" kita harus pergi, ini genting.
Nanti sajaa kalau mau bertanya"
Ujar Abi menarik amira kemobil
Abi berhenti di bandara,Pesawat pribadi menunggu?
Ada apa ini?
amira ingin melayangkan protes,
Namun wajah khawatir abi lebih membuatnya takut.
Mount elizabet ,Rs ternama di Singapura.
Abigail melangkah cepat,Menarik amira yang pasrah.
Ruang terbuka,Menampilkan seluruh keluargaku dan juga abigail.
Ada apa ini?
Kulihat nenek terbaring
Dengan sadar ,Syukurlah nenek dapat ditangani segera.
"Mendekatlah nak,nenek ingin bicara padamu"Ujar mama
Aku melangkah mendekati nenek
"Amira nenek sudah besar,Nenek menyayangi amira.
Amira juga kan?"
"Tentu saja nek,Aku menyayangi nenek melebihi apapun didunia ini, Amira akan lakukan apapun untuk nenek"
"Buktikanlah kata katamu sayang,
Menikahlah dengan abigail sekarang .
Abi lelaki yang pantas untukmu"
Jantung amira seakan berhenti sejenak,Kalau ini sangat sukar amira lakukan.
Bagaimana bisa nenek berkata seperti itu??
"Nek sembuh lah dulu,Jangan memikirkan hal berat.
Amira akan menikah disaksikan nenek"
"Nenek tidak akan keruang operasi sebelum melihat ijab kabul kamu amira"
"Nek, menikah tak secepat kilat itu.
Mengurus semua dokumen segalanya
Dan Kak abi juga belum menyetujuinya"
Tanganku ditarik papa keluar ruangan.
"Sayang maaf bila papa lancang sekali padamu,Maafkan papa nak.
Nenek bersikeras setelah sadar tadi tak akan melanjutkan operasi setelah menikahkanmu dengan nak abi,Papa mengurus semua dokumen dan semua Sudah selesai.
Abi mau nak,
Mohon sangat nak,Maafkan papa.
Perlu papa bersujud untuk menebus dosa papa nak padamu?Maafkan papa"
Baru kali ini papa mengiba,Papa yang terkenal dingin dan karismatik dikalangan pembisnis mengiba.
Ah ayolah,Amira tidak akan membuat papanya lebih malu.
"Pa cukup, jika semua sudah dirancang Amira akan pasrah.
Maafin amira selama ini pa,Persiapkan semua.
Setengah jam dari sekarang,
Lakukan Agar nenek segera dioperasi"
Abigail keluar
"Kak maafkan aku,Maaf sekali.
Ini semua salah keluargaku,Bencilah padaku kak Tapi tidak dengan keluargaku"
Abigail tak bicara
Hanya merengkuh tubuh amira dalam dekapannya
"Everything its gonna be fine girl,
Ayo bersiap,Setengah jam kan?"
Amira dirias secepat kilat,Memakai kebaya putih yang sudah disediakan.
Pernikahan berjalan sesuai kemauan,Amira kini resmi menjadi istri Abi.
Semua menunggu operasi nenek,Amira sudah berganti pakaian biasa Begitupun abi.Tiga jam berlalu ,Dokter keluar.
"Alhamdulilah operasi berjalan lancar,pasien masih dalam bius.
Tapi bagaimanapun operasi di usia renta sangat rawan dan sensitive .
Untuk itu jaga jaga kesehatan nenek,Saya permisi"Ujar sang dokter,Semua orang dapat memancarkan senyuman
" nenek sudah baikan,Sekarang ajak amira pulang ya?
Besok masih kuliah, Datanglah malam sabtu kesini.
Sabtu minggu tidak masuk kan?
berangkatlah kesini"Ujar sang mama
"Iya ma,Jaga nenek ya ma.
Ada apa apa kabari amira,Amira harus balik"
Menyalami setiap keluarga disusul abi,Pulang menggunakan pesawat pribadi juga.
Mereka sekarang sudah sampai di bandara Jakarta.
Amira bingung,Sekarang iya harus kemana?
"Ikutlah ke apartemen ku amira,Dekat dengan kampus berjalan pun bisa.
Agar besok mengantisipasi kita telat"
"Ehm baiklah kak"
Mereka memesan taksi,Mengantar ke apartemen.
"Aku tau kamu tak ingin seranjang denganku,Disebelah kamarku ada kamar tamu,Pakailah.
Sementara kita tinggal disini,Barang sebentar lagi sampai.
Bersih-bersih lah dulu"
Sekarang amira bisa bernafas lega,Setidaknya abi memikirkan keselamatan jantungnya.
Amira bergegas kekamar sebelah amira,Menjernihkan pikirkan
Yang seperti mimpi saja.
Setengah jam amira keluar karena Suara ketukan pintu kamar membuyar lamunan amira yang hanya mengenakan handuk.
"Amira ini semua barang sudah sampai, semua perlengkapanmu dan makanan baru pesan,Makan dan istirahatlah.
Good night"
Amira membuka pintu perlahan,Menarik semua barang masuk secepat mungkin.
Menutup pintu tergesah ,Setelah makan amira akan istirahat.
Tubuhnya amat lelah,Ini terlalu cepat terasa.
KAMU SEDANG MEMBACA
secret AMIRA (END)
Romanceapa yang kamu harapkan didunia jika kasih sayang orangtua tak kau dapat dan cintamu juga tak berbalas apa yang diinginkan amira dalam sekejap bisa ia dapat kecuali CINTA DAN KASIH SAYANG i need die god please answer pray me lirih amira bertahanla...
